Pemerintah Jepang Edit Foto Resmi Kabinetnya, Baju PM Baru Terlihat Berantakan

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 07 Oktober 2024
Pemerintah Jepang Edit Foto Resmi Kabinetnya, Baju PM Baru Terlihat Berantakan

PM Baru Jepang bakal adakan Pemilu lebih cepat. (Foto: Unsplash/Romeo A)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Jepang telah mengakui foto resmi kabinet barunya telah diedit agar para anggotanya tampak tidak berantakan. Sebelumnya memang beredar spekulasi di media sosial foto resmi kabinet baru Jepang telah diedit.

Foto-foto yang diambil oleh media lokal menunjukkan perdana menteri baru, Shigeru Ishiba, dan menteri pertahanannya mengenakan kemeja putih berpotongan kecil yang terlihat di balik jas mereka. Namun, dalam foto resmi yang dikeluarkan kantor perdana menteri pada hari Kamis pekan kemarin sudah menampilkan sosok keduanya dengan pakaian lebih rapi.

Setelah banyak ejekan daring, seorang juru bicara pemerintah pada hari Senin mengatakan ada sedikit penyuntingan pada foto tersebut, demikian diberitakan BBC, Senin (7/10).

Juru bicara Yoshimasa Hayashi mengatakan kepada wartawan bahwa gambar tersebut telah disunting karena foto kelompok yang diambil oleh kantor perdana menteri akan dilestarikan selamanya sebagai kenang-kenangan.

Baca juga:

Bom Bekas Perang Dunia II Meledak di Bandara Jepang

Ia menambahkan bahwa pengeditan kecil biasanya dilakukan pada foto-foto ini. Komentarnya muncul setelah serangkaian ejekan di media sosial.

"Ini lebih mengerikan daripada foto bersama di semacam klub lansia saat bertamasya ke sumber air panas. Benar-benar memalukan," tulis seorang pengguna di X.

Pengguna lain mengatakan anggota kabinet mengenakan jas dengan ukuran yang salah. Ada juga yang menyebut celana mereka tidak terlihat proporsional.

Foto itu diambil pada hari Kamis setelah pertemuan pertama kabinet baru Jepang. Beberapa hari sebelumnya, Ishiba menggantikan perdana menteri yang akan lengser, Fumio Kishida, sebagai ketua partai yang berkuasa di negara itu.

Baca juga:

PM Baru Jepang Umumkan Pemilu Dadakan, Mestinya Tahun Depan

Ia secara resmi dilantik sebagai perdana menteri pada hari Selasa. Ishiba telah mengumumkan rencana untuk mengadakan pemilu cepat pada tanggal 27 Oktober.

"Penting bagi pemerintahan baru untuk dinilai oleh rakyat sesegera mungkin," katanya dalam konferensi pers di Tokyo, dilaporkan Reuters belum lama ini.

Pemilu, yang akan berlangsung lebih dari setahun sebelum jadwalnya, akan menentukan partai mana yang menguasai majelis rendah parlemen. (ikh)

#Jepang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
34 Nyawa Melayang, Jepang Masih Selidik Keterkaitan 9 Kasus dengan Gempa Kumamoto
Jumlah korban tewas gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, naik jadi 34 orang. Otoritas masih menyelidiki 9 kematian terkait bencana.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
34 Nyawa Melayang, Jepang Masih Selidik Keterkaitan 9 Kasus dengan Gempa Kumamoto
Dunia
Hitungan Jam, Korban Gempa Jepang Melonjak Drastis: Siang Ini 28 Orang
Jumlah korban tewas gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, melonjak menjadi 28 orang. Mal Aeon dan pabrik Nippon Paper jadi titik terparah, 10.000 warga mengungsi, listrik dan air bersih terganggu.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Hitungan Jam, Korban Gempa Jepang Melonjak Drastis: Siang Ini 28 Orang
Dunia
Korban Gempa Jepang Bertambah Jadi 17 Orang, Mal Aeon Titik Terparah
Gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, menewaskan 17 orang. Mal Aeon dan pabrik Nippon Paper jadi titik terparah. 10.000 warga mengungsi, listrik dan air bersih terbatas.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Korban Gempa Jepang Bertambah Jadi 17 Orang, Mal Aeon Titik Terparah
Indonesia
Cak Imin Sebut Skema Kerja Sama SSW Kunci Perluasan Kesempatan Kerja di Jepang
Memperluas akses pekerja Indonesia memperoleh kesempatan bekerja di Jepang melalui jalur yang legal, aman, dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Cak Imin Sebut Skema Kerja Sama SSW Kunci Perluasan Kesempatan Kerja di Jepang
Indonesia
Jepang Tambah Personel Pencarian Warga Hilang Akibat Gempa Magnitude 7,1 di Kumamoto
Jumlah personel Pasukan Bela Diri Jepang (SDF) yang dikerahkan untuk penanganan gempa di Prefektur Kumamoto ditingkatkan menjadi 4.600 orang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Jepang Tambah Personel Pencarian Warga Hilang Akibat Gempa Magnitude 7,1 di Kumamoto
Dunia
Korban Tewas Sementara Gempa Jepang 13 Orang, Ratusan Terjebak Reruntuhan Mal Aeon
Gempa magnitudo 7,1 mengguncang Kumamoto, Jepang, menewaskan 13 orang. Mall Aeon ambruk, puluhan terjebak, 200 orang selamat. Pemerintah bentuk satuan tugas darurat.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
Korban Tewas Sementara Gempa Jepang 13 Orang, Ratusan Terjebak Reruntuhan Mal Aeon
Dunia
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Mencapai Ratusan
Sejumlah penumpang kereta cepat juga dilaporkan mengalami luka-luka saat gempa terjadi.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Mencapai Ratusan
Dunia
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Diduga Tewas dalam Ledakan Mal
Gempa dahsyat itu menyebabkan sejumlah orang terjebak dan diduga tewas akibat ledakan di sebuah pusat perbelanjaan yang sebagian bangunannya runtuh.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Diduga Tewas dalam Ledakan Mal
Dunia
Gempa Bumi Magnitude 7,1 Guncang Wilayah Kyushu, Jepang, Peringatan Tsunami dengan Gelombang 1 Meter
Badan Meteorologi Jepang (JMA) juga mengeluarkan peringatan tsunami dengan perkiraan tinggi gelombang mencapai 1 meter setelah gempa terjadi.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa Bumi Magnitude 7,1 Guncang Wilayah Kyushu, Jepang, Peringatan Tsunami dengan Gelombang 1 Meter
Dunia
Gempa M 7,1 Kumamoto Jepang Picu Peringatan Tsunami, Listrik 48 Ribu Rumah Padam
Gempa magnitudo 7,1 mengguncang Kumamoto, Jepang, memicu peringatan tsunami dan menyebabkan pemadaman listrik di 48 ribu rumah.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa M 7,1 Kumamoto Jepang Picu Peringatan Tsunami, Listrik 48 Ribu Rumah Padam
Bagikan