Forum Advokat Beri Dukungan pada PBNU Kawal Pancasila

Luhung SaptoLuhung Sapto - Kamis, 15 Juni 2017
Forum Advokat Beri Dukungan pada PBNU Kawal Pancasila

Anggota FAPP I Wayan Sudirta berbincang dengan Sekjen PBNU, Helmy Faishal di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (15/6). (MP/Fadhli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Forum Advokat Pengawal Pancasila (FAPP) menemui Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) guna membahas langkah bersama dalam melawan radikalisme. Pertemuan ini juga membahas cara menjaga Pancasila dan Bineka Tunggal Ika.

Sekretaris Jenderal PBNU, Helmy Faishal menerima kedatangan anggota FAPP secara tertutup. Namun, intinya ialah komitmen kebersamaan untuk terus menjaga Indonesia.

"PBNU kedatangan tamu dari teman-teman Advokat Pengawal Pancasila beliau menyampaikan jangan khawatir NU tidak sendirian mengawal Pancasila," ujar Helmy di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (15/6).

Helmy mengatakan menerima masukan dari FAPP terkait komitmen untuk mengawal Pancasila. Dia juga mengatakan pertemuan ini bersifat masukan saja.

"Ada beberapa hal yang disampaikan ke Presiden tapi sekali lagi saya tidak bisa menyebutkan karena ini bersifat tertutup tapi ini bersifat masukan-masukan," jelasnya.

Senada dengan Helmy, anggota FAPP, I Wayan Sudirta mengatakan pihaknya mendukung pemerintah dalam menjaga Pancasila. Siapapun yang mengganti Pancasila akan berurusan dengan hukum tanpa sikap represif.

"Jadi yang nomor satu Pancasila ini tegak. Mari kita hadapi siapapun yang mengganti Pancasila, mari kita sama-sama mendukung pemerintah kalau ada yang melanggar aturan, lalu siapapun yang mengganti Pancasila. Kita dorong Pancasila melalui jalur hukum tanpa bersikap represif," ujar Wayan.

Sementara itu. Ridwan Darmawan, Tim Hubungan Lembaga Forum Advokat Pengawal Pancasila mengatakan tujuan pertemuan ini adalah silaturahim dan ingin bersinergi dengan PBNU yang selama ini telah berdiri tegak paling depan untuk menjaga Pancasila dari rongrongan para penentang Pancasila.

"Tentu ini hanya silaturahim dan perkenalan bagi kami, ke depannya tentu kami akan bersinergi dalam hal penegakan hukum," ungkapnya.

"NU punya pengalaman panjang bagaimana bangun masyarakat, membela masyarakat, membela orang-orang kecil, yang sebenarnya juga sama sisi advokat itu juga membela orang kecil yang tertindas, selain mereka menghidupi dirinya sendiri," jelasnya.

Sesuai dengan tema mempertahankan Pancasila, Ridwan yakin tidak salah untuk mengunjungi NU. Hal ini guna mendapat masukan dan kerjasama dalam menjaga Pancasila dan Bineka Tunggal Ika.

"Saya yakin tidak salah kalau NU pertama yang kita kunjungi, untuk mendapat sejenis masukan lalu kemudian kita mencoba nanti mungkin ada kerjasama yang bisa kita lakukan," ucap Ridwan. (Fdi)

Baca juga berita lain terkait Pancasila di: Ini Harapan Fahri Hamzah Terkait Pembinaan Ideologi Pancasila

#PBNU #KH. Said Agil Siradj #Pancasila
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Tegaskan Politik Persatuan Nasional, Ajak Semua Elemen Bangsa Utamakan Rakyat
Presiden Prabowo Subianto menegaskan politik persatuan nasional dan mengajak seluruh elemen bangsa menjaga keberagaman serta mengutamakan kesejahteraan rakyat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Prabowo Tegaskan Politik Persatuan Nasional, Ajak Semua Elemen Bangsa Utamakan Rakyat
Indonesia
PBNU Umumkan Kepengurusan, Gudfan Arif Jadi Sekjen Geser Saifullah Yusuf
Struktur kepengurusan baru tersebut selanjutnya akan menjalankan mandat organisasi serta keputusan-keputusan yang dihasilkan dalam forum Muktamar Ke-35 NU.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
PBNU Umumkan Kepengurusan, Gudfan Arif Jadi Sekjen Geser Saifullah Yusuf
Indonesia
Gus Kikin Pimpin PBNU, Cak Imin Ucapkan Selamat Berjuang dan Semoga Istiqamah
Cak Imin mendoakan agar Gus Kikin diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan amanah memimpin PBNU selama lima tahun mendatang.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Gus Kikin Pimpin PBNU, Cak Imin Ucapkan Selamat Berjuang dan Semoga Istiqamah
Indonesia
Tutup Muktamar ke-35 NU, Prabowo Sampaikan Pesan untuk Gus Kikin dan Kiai Miftach
Prabowo Subianto menutup Muktamar ke-35 NU di Jombang. Ia memberi selamat kepada Gus Kikin dan Kiai Miftach serta berpesan soal pengabdian bagi bangsa.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 31 Agustus 2026
Tutup Muktamar ke-35 NU, Prabowo Sampaikan Pesan untuk Gus Kikin dan Kiai Miftach
Indonesia
Profil Gus Kikin, Ketum PBNU yang Juga Mantan Pelaut
Meski tumbuh besar di lingkungan pesantren Sunan Ampel Jombang, Gus Kikin memiliki rekam jejak yang terbilang unik.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Profil Gus Kikin, Ketum PBNU yang Juga Mantan Pelaut
Indonesia
Gus Kikin Peroleh 472 Suara dalam Pemilihan di Muktamar Ke-35 NU
KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031.
Frengky Aruan - Senin, 31 Agustus 2026
Gus Kikin Peroleh 472 Suara dalam Pemilihan di Muktamar Ke-35 NU
Indonesia
Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Indonesia
Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Rais Aam PBNU 2026-2031
Kiai Haji Miftachul Akhyar kembali dipercaya menduduki posisi Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk masa khidmat 2026-2031.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Rais Aam PBNU 2026-2031
Indonesia
Drama Muktamar NU: Idah Politik Ancam Gus Yusuf dan Gus Salam, Gus Yahya Turun Tangan
Muktamar Ke-35 NU memanas usai massa protes soal pencalonan Gus Yusuf Chudlori. Gus Yahya angkat bicara dan minta semua pihak tenang. Simak faktanya!
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Drama Muktamar NU: Idah Politik Ancam Gus Yusuf dan Gus Salam, Gus Yahya Turun Tangan
Indonesia
Calon Ketum PBNU Setujui Perubahan Pemilihan Ketum, Cabang Masih Miliki Kewenangan Ajukan 5 Calon
Demokrasi dalam tradisi NU tidak hanya dimaknai melalui pemilihan langsung, tetapi juga melalui musyawarah, mufakat, dan penghormatan terhadap keputusan forum tertinggi organisasi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Calon Ketum PBNU Setujui Perubahan Pemilihan Ketum, Cabang Masih Miliki Kewenangan Ajukan 5 Calon
Bagikan