Teknologi

Flying 3D Printer, Solusi Bangunan Rusak

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 28 September 2022
Flying 3D Printer, Solusi Bangunan Rusak

Sebuah inovasi printer 3D yang dapat terbang kini sedang dikembangkan. (Foto: Unsplash/Jason Blackeye)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETIAP bangunan pasti memiliki usianya sendiri seperti manusia. Beberapa bangunan yang sudah cukup tua tentu memiliki sejumlah masalah. Misalnya ujung dinding yang retak, bagian yang amblas, atau permukaan bolong.

Pada beberapa kondisi, kerusakan ini bisa diperbaiki secara manual. Namun, di gedung dan bangunan yang berbahaya nan tinggi, kerusakan ini menguras tenaga, risiko, dan anggaran yang besar untuk memperbaikinya. Untuk itu, flying 3D printer dihadirkan untuk mengatasi masalah tersebut.

Baca Juga:

Manfaat Drone untuk Industri Pertambangan di Indonesia

Dikutip BBC, flying 3D printer adalah sebuah mesin cetak 3 dimensi yang dapat terbang dengan menggunakan bantuan drone. Inovasi mesin cetak ini mengikuti metode dan konsep kerja yang dimiliki lebah saat mereka membangun sarangnya.

Flying 3D printer berguna untuk memperbaiki bangunan di bagian yang sulit dijangkau. (Foto: Unsplash/Pierrick Barfety)


Cara kerja dari mesin ini adalah mengikuti desain cetakan awal yang sudah diperintahkan melalui sistem blueprint. Lalu, drone akan terbang dan mulai memperbaiki bangunan sesuai struktur awal, seperti sedang mencetak kertas di printer.

Flying 3D printer merupakan hasil riset dan pengembangan dari tim di University of Bath di Somerset, Inggris. Tujuan dari pembuatan flying 3D printer adalah untuk memudahkan setiap pemilik bangunan memperbaiki kerusakan di dalam dan luar gedung mereka. Terutama bagi bangunan yang mengalami kerusakan akibat bencana. Adanya mesin cetak terbang ini akan menghemat pengeluaran sekaligus mengurangi risiko kerja.

Baca Juga:

Tren Penggunaan Drone di 2022

Project investigator Dr Richard Ball menyebutkan bahan cetak yang digunakan dalam 3D printer ini bersifat ringan dan cepat kering. Hal ini penting supaya bangunan flying printer tadi bisa bekerja secara efektif di berbagai lingkungan dan situasi.

Printer terbang ini tidak perlu selalu dikendalikan oleh remote, tetapi pengguna tetap bisa mengawasinya via monitor. (Foto: Unsplash/Ian Baldwin)


Setiap flying 3D printer memiliki sistem fully autonomous atau dapat bekerja secara otomatis tanpa dikendalikan oleh pengendali jarak jauh. Skala toleransi kesalahannya juga tergolong kecil, yaitu sekitar 5 mm dari desain blueprint. Meski begitu, setiap orang bisa mengawasi pergerakan drone lewat monitor dan menghentikan kerjanya jika diperlukan. Hal ini untuk mengantisipasi jika terjadi kesalahan dalam proses pencetakan.

Flying 3D printer sudah diujicobakan dan terbukti berhasil. Melalui uji coba, tim membuat sebuah struktur bangunan silinder setinggi 2,05 meter dengan bahan busa berbasis poliuretan. Ada pula uji coba struktur bangunan silinder setinggi 18 sentimeter dengan bahan dan struktur seperti semen. (mcl)

Baca Juga:

Helikopter Drone, Inovasi Logistik Aman

#Drone #Teknologi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Tekno
Apple Bawa Layar Sentuh ke MacBook Pro, Intip Fitur dan Spesifikasi Lengkapnya
Apple memperkenalkan MacBook Pro terbaru dengan layar sentuh OLED tandem, chip M5 Pro dan M5 Max, Dynamic Island, serta baterai hingga 24 jam.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
Apple Bawa Layar Sentuh ke MacBook Pro, Intip Fitur dan Spesifikasi Lengkapnya
Tekno
iPhone Air 2 Bakal Punya 2 Kamera dan Baterai Lebih Besar? ini Bocoran Spesifikasinya
iPhone Air 2 kini siap berbenah. HP itu akan membawa dua kamera hingga baterai lebih besar.
Soffi Amira - Kamis, 29 Oktober 2026
iPhone Air 2 Bakal Punya 2 Kamera dan Baterai Lebih Besar? ini Bocoran Spesifikasinya
Tekno
Apple Umumkan MacBook Layar Sentuh Pertama, Diluncurkan 6 November
MacBook Pro dengan PROLED XDR Display, laptop pertama Apple yang dilengkapi layar sensitif sentuhan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
 Apple Umumkan MacBook Layar Sentuh Pertama, Diluncurkan 6 November
Tekno
Layar iPhone Duo Retak di Titik yang Sama, Komponen Engsel ini Diduga Jadi Penyebabnya
Penyebab layar iPhone Duo yang retak kini mulai terungkap. Ada komponen engsel yang kemungkinan jadi biangnya.
Soffi Amira - Kamis, 29 Oktober 2026
Layar iPhone Duo Retak di Titik yang Sama, Komponen Engsel ini Diduga Jadi Penyebabnya
Tekno
Kisah Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva Gunakan Samsung Galaxy S26 Ultra Bentuk 'Tentara' Pemenangan Pemilu
Sejak menerima Galaxy S26 Ultra setelah kemunduran pada putaran pertama pemilihan presiden Brasil, ia beralih menggunakan WhatsApp untuk kampanye daring.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
 Kisah Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva Gunakan Samsung Galaxy S26 Ultra Bentuk 'Tentara' Pemenangan Pemilu
Tekno
Redmi K100 Resmi Meluncur dengan Baterai 10.000mAh, ini Spesifikasi dan Harga Lengkapnya
Redmi K100 akhirnya resmi meluncur dengan baterai 10.000mAh. Berikut ini spesifikasi beserta harga lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 28 Oktober 2026
Redmi K100 Resmi Meluncur dengan Baterai 10.000mAh, ini Spesifikasi dan Harga Lengkapnya
Tekno
Layar iPhone Duo Bermasalah, Pemasok Engsel Ancam Tempuh Jalur Hukum
Pemasok engsel iPhone Duo, FineMTEC, siap menempuh jalur hukum soal kerusakan layar HP lipat tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 28 Oktober 2026
Layar iPhone Duo Bermasalah, Pemasok Engsel Ancam Tempuh Jalur Hukum
Lifestyle
PEVS 2026 Hadirkan Lebih dari 38 Merek, Perluas Eksplorasi Mobilitas Berbasis Elektrifikasi
Memperkuat posisi PEVS sebagai wadah bagi pelaku industri untuk memperkenalkan teknologi, memperluas jaringan bisnis, dan menjangkau konsumen secara langsung.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
PEVS 2026 Hadirkan Lebih dari 38 Merek, Perluas Eksplorasi Mobilitas Berbasis Elektrifikasi
Tekno
Apple Respons Keluhan Layar iPhone Duo, Bagaimana Nasib Pengguna yang Terdampak?
Apple menanggapi soal layar iPhone Duo yang retak. Pengguna bisa menggantinya dengan unit baru.
Soffi Amira - Selasa, 27 Oktober 2026
Apple Respons Keluhan Layar iPhone Duo, Bagaimana Nasib Pengguna yang Terdampak?
Tekno
Apple Tanggung Jawab Penuh, Tegaskan akan Ganti iPhone Duo yang Punya Masalah Layar
Apple sigap menyatakan akan mengganti ponsel iPhone Duo yang mengalami masalah pada layarnya.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
 Apple Tanggung Jawab Penuh, Tegaskan akan Ganti iPhone Duo yang Punya Masalah Layar
Bagikan