Teknologi

Finplus dan Avantee Mengedukasi Mahasiswa Manfaat Fintech Lending

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 18 Februari 2020
Finplus dan Avantee Mengedukasi Mahasiswa Manfaat Fintech Lending

FINPLUS dan Avantee berkolaborasi menggelar sesi diskusi mengenai financial technology peer-to-peer lending (Foto: Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

FINPLUS dan Avantee berkolaborasi menggelar sesi diskusi mengenai financial technology peer-to-peer lending dengan tema Fintech Discussion Vol.1: Have We Reached #AccessibleFinancial Yet? beberapa waktu lalu. Demikian menurut berita pers yang diterima merahputih.com.

Sesi diskusi yang dihelat di Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Kota Bandung itu bertujuan memperkenalkan layanan keuangan fintech kepada seluruh mahasiswa. Diskusi ini juga mengedukasi peran serta manfaat fintech bagi perekonomian di Indonesia, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca juga:

Membidik Merchant Sampai ke Pelosok

Acara ini juga menjai wadah berbagi pengetahuan, pandangan, dan tren perkembangan fintech lending agar mahasiswa semakin mengerti dan memahami mengenai layanan keuangan digital. Diskusi tersebut juga diharapkan dapat memperkuat penetrasi fintech lending di Kota Bandung, Jawa Barat.

Sesi diskusi yang bertujuan untuk memperkenalkan layanan keuangan fintech kepada mahasiswa (Foto: Istimewa)

Berdasarkan data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada laporan statistik fintech lending, provinsi Jawa Barat memiliki nilai penyaluran pinjaman mencapai 22 triliun, berada di peringkat 2 setelah DKI Jakarta.

Shintya Maulida, Marketing Communication Manager dari Finplus mengatakan "Fintech hadir di kalangan masyarakat untuk mempermudah akses pengkreditan bagi masyarakat yang belum terlayani,".

Baca Juga:

Tidak Bersaing, Fintech di Indonesia Saling Kolaborasi

Penelitian dari Google & Temasek /Bain, e-Conomy SEA 2019, menginformasikan mengenai penetrasi layanan keuangan di Indonesia menunjukan populasi Indonesia sebanyak 98 juta berada di kategori Underbanked, yaitu memiliki rekening namun tidak memiliki akses kredit.

98 populasi Indonesia berada di kategori Underbanked, yaitu memiliki rekening namun tidak memiliki akses kredit (Foto: Pexels/Pixabay)

Di lain sisi, ada juga 198 juta masyarakat Indonesia berada di kategori Unbanked, tidak memiliki rekening dan juga tidak memiliki akses pengkreditan dan layanan keuangan lainnya.

Fitraniah First Stelwar, HRD Manager dari Avantee mengatakan, masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memahami fintech lending. Adapun yang sudah paham, hanya mengetahui fintech lending sebagai sarana peminjaman.

"Kenyataannya, fintech lending juga dapat digunakan sebagai sarana alternatif investasi," tutur Fitraniah. (ikh)

Baca Juga:

Tiga Faktor Ini Hambat Pemerataan Digital Payment di Indonesia

#Fintech #Teknologi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Tekno
Pengguna iPhone 18 Pro Burgundy Keluhkan Perubahan Warna di Kamera, ini Penyebabnya
Pengguna iPhone 18 Pro Burgundy mengeluhkan perubahan warna di sekitar kamera. Namun, penyebabnya sangat sepele.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Pengguna iPhone 18 Pro Burgundy Keluhkan Perubahan Warna di Kamera, ini Penyebabnya
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Dunia
Finlandia Hentikan Pembangunan Dua Pusat Data Google, Khawatirkan Kerusakan Lingkungan
Penghentian itu dilakukan di tengah kekhawatiran atas penebangan lebih dari 300 hektare hutan.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Oktober 2026
Finlandia Hentikan Pembangunan Dua Pusat Data Google, Khawatirkan Kerusakan Lingkungan
Tekno
Apple Rencanakan 2 Peluncuran Produk di Oktober, Diperkirakan Lini Mac
Diprediksi, produk yang akan diluncurkan dalam acara tersebut yakni MacBook Ultra.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Apple Rencanakan 2 Peluncuran Produk di Oktober, Diperkirakan Lini Mac
Tekno
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Bawa Warna Baru dan Baterai 5.700 mAh
Samsung Galaxy S27 Ultra kini mulai mengungkap bocoran warnanya. HP itu juga membawa baterai 5.700 mAh.
Soffi Amira - Selasa, 06 Oktober 2026
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Bawa Warna Baru dan Baterai 5.700 mAh
Tekno
Vivo Y600k Turbo Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 9.020 mAh dan Harga Rp 7,4 Juta
Vivo Y600k Turbo resmi meluncur dengan baterai jumbo 9.020 mAh. HP ini dibanderol seharga Rp 7,4 juta.
Soffi Amira - Selasa, 06 Oktober 2026
Vivo Y600k Turbo Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 9.020 mAh dan Harga Rp 7,4 Juta
Tekno
Xiaomi 18 Ultra Kabarnya Batal Meluncur, ini Alasan dan Bocoran Spesifikasinya
Xiaomi 18 kabarnya batal meluncur. Penyebabnya kemungkinan karena harganya yang terlalu mahal.
Soffi Amira - Senin, 05 Oktober 2026
Xiaomi 18 Ultra Kabarnya Batal Meluncur, ini Alasan dan Bocoran Spesifikasinya
Tekno
Honor Magic 9 Meluncur Global Januari 2027, Siap Tantang Samsung Galaxy S27
Honor Magic 9 dijadwalkan meluncur global Januari 2027. HP ini akan menjadi pesaing Samsung Galaxy S27.
Soffi Amira - Senin, 05 Oktober 2026
Honor Magic 9 Meluncur Global Januari 2027, Siap Tantang Samsung Galaxy S27
Tekno
Bocoran Harga OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max, Tembus Rp 28 Juta?
Harga OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max kini bocor. HP tersebut dibanderol mulai dari harga Rp 28 jutaan.
Soffi Amira - Senin, 05 Oktober 2026
Bocoran Harga OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max, Tembus Rp 28 Juta?
Tekno
POCO C95 Pro Meluncur dengan Baterai 7.500 mAh, Harganya Mulai Rp 2,3 Juta
POCO C95 Pro kini sudah resmi meluncur. HP tersebut membawa bateai 7.500mAh dan dibanderol mulai Rp 2,3 juta.
Soffi Amira - Kamis, 01 Oktober 2026
POCO C95 Pro Meluncur dengan Baterai 7.500 mAh, Harganya Mulai Rp 2,3 Juta
Bagikan