Festival Suling Tambur, Upaya Pemkab Raja Ampat Kenalkan Kesenian Tradisional Papua

Rina GarminaRina Garmina - Sabtu, 29 Juli 2017
Festival Suling Tambur, Upaya Pemkab Raja Ampat Kenalkan Kesenian Tradisional Papua

Tari Suling Tambur. (Foto: ANTARA/Olha Mulalinda)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SUARA dapat ditiru. Untuk main seruling, Anda kini tak perlu memiliki alat musik. Cukup unduh aplikasi yang dapat menirukan suara seruling di ponsel atau tablet. Setelah itu, Anda bisa puas bermain.

Tapi, kurang afdol bila Anda hanya mengetahui suaranya. Agar mengenal lebih dekat budaya Indonesia, mengetahui alat musiknya akan lebih baik. Apalagi bila Anda dapat membeli langsung alat musik dari daerah asalnya. Di Indonesia ada beberapa daerah yang masih memproduksi seruling. Salah satunya, Papua.

Bila berkunjung ke Danau Sentani di Kabupaten Jayapura, Anda akan menemukan para perajin seruling bambu. Seruling ini dibuat dari bambu yang disayat tipis, lalu dihaluskan memakai ampelas. Bambu sepanjang 70 sentimeter tersebut kemudian diberi lubang-lubang kecil menggunakan besi panas.

Proses pembuatan seruling memerlukan waktu minimal tujuh hari karena perajin harus menjemurnya di bawah terik matahari. Tak ketinggalan, diberi pula sebuang lubang yang berguna untuk meniup seruling. Untuk mendapatkan suara nan merdu, Anda harus pandai membuka dan menutup lubang-lubang pada seruling. Dan tentu saja, Anda harus mengetahui nada lagu yang akan dimainkan.

Tari Suling Tambur

Di Papua, ada satu tarian tradisional bernama Tari Suling Tambur yang para penarinya menggunakan seruling atau suling dan alat musik tambur untuk menghasilkan bunyi-bunyian. Tarian ini dipopulerkan William Ottow dan Johan Gottlob Geissler saat membawa masuk injil pertama kali di Papua.

Pemerintah Kabupaten Raja Ampat di Provinsi Papua Barat menjadikan suling tambur sebagai media untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Itu sebabnya mereka menggelar Festival Suling Tambur di Pantai Waisai Torang Cinta (WTC), Raja Ampat.

"Festival ini bertujuan pula meningkatkan ekonomi serta menumbuhkan kecintaan generasi penerus terhadap Suling Tambur dan industri kerajinan tradisional yang merupakan warisan para leluhur," ungkap Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati.

Festival Suling Tambur baru pertama kali diadakan dan dimeriahkan 18 distrik Kabupaten Raja Ampat. Sedang liburan di Raja Ampat? Jangan lupa mampir ke festival yang digelar pada 28 – 30 Juli 2017 ini, ya. (*)

Sumber: ANTARA

Raja Ampat merupakan destinasi tepat untuk liburan. Kira-kira, objek wisata apa saja yang dapat Anda kunjungi selama di sana? Dapatkan jawabannya pada artikel ini: Pemkab Raja Ampat Tetapkan Pulau Fam Jadi Kawasan Konservasi.

#Raja Ampat #Wisata #Papua
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Rina Garmina

Cooking Mama :)
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Pemerintah didesak untuk memperkuat perlindungan terhadap warga sipil di Papua.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Indonesia
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Aparat bersama tokoh masyarakat terus melakukan upaya untuk menemukan dan mengevakuasi korban lainnya.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Indonesia
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Yosina ditemukan bersama Demerina Uamang, 23, salah satu dari sembilan perempuan yang sebelumnya menjadi korban penculikan pada 17 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Indonesia
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Korban ditemukan dalam kondisi lemah di Kampung Bela 1, Distrik Alama, Kabupaten Mimika.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Indonesia
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Hingga saat ini masih terjadi perbedaan pandangan di tingkat daerah mengenai kriteria Orang Asli Papua dalam UU Otsus Papua.
Wisnu Cipto - Senin, 14 September 2026
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Travel
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Industri pariwisata Indonesia berada di ambang era baru yang sangat dinamis.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Indonesia
Temuan Ladang Ganja di Yahukimo, Diduga Jadi Sumber Dana Operasional OPM
Satgas menemukan sekitar 21.400 tanaman ganja yang disebut dalam kondisi siap panen.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Temuan Ladang Ganja di Yahukimo, Diduga Jadi Sumber Dana Operasional OPM
Bagikan