Jutaan Orang Ternyata Masih Pakai Windows XP
Ternyata masih banyak orang yang menggunakan windows xp (Foto: gizmodo)
BERDASARKAN data dari NetMarketShare, sistem operasi Windows XP Microsoft yang pertama kali diluncurkan tahun 2011, masih digunakan jutaan pengguna. Windows versi jadul ini bahkan berjalan di banyak perangkat, meski telah lama dimatikan tepatnya sejak 2014.
Seperti yang dilansir dari Techradar, pada bulan lalu sebanyak 1,26% dari semua komputer dan laptop di seluruh dunia, masih menggunakan OS jadul tersebut.
Baca juga:
Semakin Terhubung, Pengguna Facebook Akan Bisa Melihat Instagram Stories
Menariknya, angka yang diraih oleh Windows XP lebih besar dibanding sistem operasi yang usianya masih muda seperti Windows 8 (0,57%), ChromeOS (0,42%) serta Windows Vista (0,12%).
Seperti yang diketahui Windows XP secara resmi telah mencapai masa akhir penggunaanya pada 14 April 2014. Itu berarti Microsoft tak menyediakan pembaruan secara teknis, serta keamanan penting untuk OS itu selama lebih dari enam tahun.
Perkiraan menunjukkan sekarang ada lebih dari dua miliar komputer yang beredar di seluruh dunia. Jika akurat, berarti 25,2 juta PC terus berjalan pada Windows XP yang sangat tidak aman.
Untuk Windows 10, kini sudah digunakan lebih dari 60% dari seluruh komputer di dunia. Angka itu naik lebih dari 50% dari 12 bulan lalu.
Angka-angka tersebut menyoroti dominasi pasar abadi Microsoft, meskipun komputer Apple Mac terkenal. Saingan terdekat non-Microsoft berdasarkan pangsa pasar adalah Mac OS X 10,15 dengan 3,49%, diikuti oleh Mac OS X 10,14 (2,96%) dan 10,13 (1,44%).
Baca juga:
Pakistan Blokir Tinder dan Sejumlah Aplikasi Kencan, Ini Penyebabnya
Kenaikan pesat Windows 10 mencerminkan penurunan yang setara dalam persentase mesin dengan Windows 7, yang turun dari 31,53% menjadi 22,31% selama setahun terakhir.
Dengan Windows 7 yang telah mencapai akhir masa pakainya pada Januari, penting bagi pengguna untuk meningkatkan ke OS terbaru Microsoft untuk melindungi dari kerentanan yang belum ditambal.
Microsoft tidak akan lagi memberikan tambalan keamanan untuk sistem operasi yang sudah ketinggalan zaman. Penjahat dunia maya dapat mendedikasikan sumber daya untuk mengembangkan malware yang dirancang khusus untuk mengeksploitasi kelemahan lama.
Mengingat banyaknya kumpulan komputer yang masih berjalan pada sistem operasi yang tidak didukung, cakupan serangan potensial tetap signifikan.
Sebaiknya bagi pengguna yang ingin tetap aman sebisa mungkin memperbarui ke OS Windows, Mac, atau Linux terbaru. (Ryn)
Baca juga:
Usai TikTok dan WeChat, AS akan Cekal Aplikasi Tiongkok Lainnya?
Bagikan
Berita Terkait
OPPO Reno 15 Pro dan Reno 15 Pro Max Ikut Debut, Bawa Chipset Dimensity Baru dan Baterai Besar
OPPO Reno 15 dan Reno 15F Resmi Meluncur, Harganya Dibanderol Mulai Rp 9,6 Juta
Adu Kamera Kamera Xiaomi 17 Ultra Leica Edition vs Vivo X300 Pro: Mana yang Lebih Gahar?
Bocoran Spesifikasi OPPO Find X9s Terungkap, Punya 2 Kamera 200MP dan Baterai 7.000 mAh
Jadi HP Lipat Pertama di 2026, OPPO Find N6 Bawa Kamera 200MP dan Baterai 6.000 mAh
OPPO Reno 15 Hadir dengan Sentuhan Baru, Bakal Punya Varian Warna Starry Pink
Vivo X300 Ultra Sudah Dapat Sertifikasi EEC, Sinyal Peluncuran Makin Dekat?
Xiaomi 17 Ultra Sudah Raih Sertifikasi Global, Siap Meluncur Lewat Baterai 6.000mAh
Rilis Sebentar Lagi, Spesifikasi OPPO Reno 15, Reno 15 Pro, dan Reno 15 Pro Mini Terungkap
OPPO Find X9 Ultra Dipastikan Bawa Kamera Ganda 200MP, Meluncur Tahun Depan!