Fadli Zon Resmikan Patung Pendiri Republik Indonesia

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 15 Agustus 2017
Fadli Zon Resmikan Patung Pendiri Republik Indonesia

Fadli Zon bersama patung pendiri Republik Indonesia di Rumah Budayanya (Foto: Twitter @fadlizon)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Rumah Budaya Fadli Zon kini bertambah koleksinya. Koleksi terbaru Rumah Budaya Fadli Zon berupa patung pendiri Republik Indonesia.

Hari ini Selasa (15/8) Fadli Zon meresmikan patung pendiri Republik Indonesia untuk mengenang jasa mereka dalam memperuangkan kemerdekaan.

"Ada empat pahlawan yang berkontribusi mendirikan republik ini yakni Soekarno, Muhammad Hatta, Sutan Syahrir dan Tan Malaka," kata Wakil Ketua DPR Fadli Zon ketika meresmikan patung ke empat pahlawan tersebut di Rumah Budaya Fadli Zon, Aia Angek Cottage, Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa.

Fadli Zon menambahkan ke empat tokoh pejuang bangsa tersebut, sudah bersusah payah merebut kemerdekaan Indonesia dari kolonial Belanda dimasa penjajahan.Masing-masing tokoh pendiri bangsa itu, ujarnya memiliki peran penting dalam merebut kemerdekaan dengan kelebihannya masing-masing.

Di Indonesia, menurutnya istilah pendiri bangsa lebih sering merujuk pada nama-nama yang terlibat dalam penyusunan struktur negara RI menjelang hari kemerdakaan.

"Peresmian patung ini juga dalam rangka merayakan kemerdekaan RI ke-72," ujar Fadli Zon yang juga seorang budayawan tersebut.

Politisi Gerindra itu sebagaimana dilansir Antara, menyebutkan istilah pendiri bangsa memiliki pengertian yang lebih luas dari itu, sebab kelahiran sebuah negara dibidani oleh para pejuang yang boleh jadi tidak terlibat dalam urusan-urusan teknis tersebut.

"Dalam kesempatan kali ini kita hanya membuat empat patung dari sekian banyak yang bisa disebut sebagai "The Founding Father"," kata Fadli Zon.

Membuat patung para tokoh bangsa tersebut sudah digagas sejak setahun yang lalu, namun baru bisa selesai sebulan lalu.

"Patung ini terbuat dari perunggu karya Bambang Win," sebutnya.

Bupati Tanah Datar, Irdinansyah memberikan apresiasi kepada Fadli Zon yang sudah membuat patung beberapa pendiri Republik tersebut.

"Sebagai warga negara yang baik, sudah seharusnya kita menghargai jasa para pahlawan," pungkas Fadli Zon.(*)

#Fadli Zon #Sumatera Barat #Tan Malaka #DPR
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
DPR Tagih Jaminan Kesejahteraan Atlet Pascapensiun di Samping Bonus Besar
Penghargaan ini bisa menjadi suntikan motivasi bagi atlet senior untuk menjaga performa
Angga Yudha Pratama - 2 jam, 59 menit lalu
DPR Tagih Jaminan Kesejahteraan Atlet Pascapensiun di Samping Bonus Besar
Indonesia
Lindungi Martabat Pekerja Migran, Pemerintah Diminta Penguatan Tata Kelola Penempatan dari Hulu ke Hilir
Selain perbaikan sistem, DPR RI mendorong sinergi yang lebih solid antara kementerian teknis, pemerintah daerah, dan perwakilan RI di luar negeri
Angga Yudha Pratama - Kamis, 29 Januari 2026
Lindungi Martabat Pekerja Migran, Pemerintah Diminta Penguatan Tata Kelola Penempatan dari Hulu ke Hilir
Indonesia
DPR Soroti Antrean Panjang RS Lokal, Pasien Lebih Nyaman Berobat ke Penang
Kendala utama di Indonesia bukan pada kualitas dokter, melainkan pada ekosistem layanan yang mencakup transparansi biaya dan efisiensi birokrasi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
DPR Soroti Antrean Panjang RS Lokal, Pasien Lebih Nyaman Berobat ke Penang
Indonesia
Isi Curhatan KPK ke DPR: SDM Minim, Masalah Gaji, Hingga Butuh Alat Canggih
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto mengungkapkan kendala utama lembaga antirasuah saat ini ke DPR.
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Januari 2026
Isi Curhatan KPK ke DPR: SDM Minim, Masalah Gaji, Hingga Butuh Alat Canggih
Berita Foto
Raker KPK dengan Komisi III DPR Bahas Harmonisasi UU KPK dengan KUHP & KUHAP
Ketua KPK Setyo Budiyanto (tengah) mengikuti rapat kerja (Raker) dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 28 Januari 2026
Raker KPK dengan Komisi III DPR Bahas Harmonisasi UU KPK dengan KUHP & KUHAP
Indonesia
Anggaran Kementerian PPPA 2026 Terjun Bebas, Nyawa Perempuan dan Anak Jadi Taruhan?
Selain masalah finansial, DPR RI menyoroti transformasi modus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
Anggaran Kementerian PPPA 2026 Terjun Bebas, Nyawa Perempuan dan Anak Jadi Taruhan?
Indonesia
Anggaran Kementerian PPPA Melorot, DPR RI Soroti Maraknya Kasus Child Grooming
Selain masalah anggaran, Azis menyoroti fenomena child grooming dan kekerasan berbasis digital yang kini menyasar anak-anak melalui media sosial
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
Anggaran Kementerian PPPA Melorot, DPR RI Soroti Maraknya Kasus Child Grooming
Indonesia
Komisi III DPR Desak Kasus Jambret Mati Karena Dikejar Hogi Minaya Dihentikan, Bukan Restorative Justice
anggota Komisi III DPR RI Rikwanto juga meminta agar kasus ini dihentikan karena menurutnya, tidak ada kasus lalu lintas.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Komisi III DPR Desak Kasus Jambret Mati Karena Dikejar Hogi Minaya Dihentikan, Bukan Restorative Justice
Indonesia
DPR RI Minta Polri Setop Kriminalisasi Hogi Minaya yang Bela Istri
Penegakan hukum itu bukan hanya soal menerapkan pasal, tetapi juga memastikan keadilan benar-benar dirasakan oleh masyarakat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
DPR RI Minta Polri Setop Kriminalisasi Hogi Minaya yang Bela Istri
Indonesia
DPR RI Endus Dugaan Kriminalisasi di Kasus Hogi Minaya, Korban Bela Diri Tak Bisa Dipidana
Safaruddin mengingatkan bahwa UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, khususnya Pasal 34, telah mengatur alasan pembenar bagi seseorang yang melakukan pembelaan diri terhadap ancaman
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
DPR RI Endus Dugaan Kriminalisasi di Kasus Hogi Minaya, Korban Bela Diri Tak Bisa Dipidana
Bagikan