Esensi Hari Lahir Pancasila dalam Pemberantasan Korupsi

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 01 Juni 2023
Esensi Hari Lahir Pancasila dalam Pemberantasan Korupsi

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di pelataran Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (1/6). (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di pelataran Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (1/6). Upacara diikuti oleh seluruh insan KPK secara khidmat.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Ketua KPK Firli Bahuri membacakan amanat dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Bahwa di tengah krisis yang melanda dunia, Indonesia termasuk satu dari sangat sedikit negara yang berhasil menanganinya.

“Capaian ini tidak terlepas dari hasil sumbangsih seluruh anak bangsa dengan semangat persatuan, kerja keras, dan gotong royong, sehingga mampu menghadapi tantangan dan terus melakukan terobosan,” kata Firli.

Baca Juga:

Jokowi Sebut Berkat Pancasila Kepemimpinan Indonesia Diakui Dunia

Firli melanjutkan, ideologi ini menjadi jangkar dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang harus dipegang teguh oleh rakyat untuk mendorong kemajuan dan pertumbuhan bangsa. Hal ini sesuai dengan tagline peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2023, “Aktualisasi Pancasila, Energi Pertumbuhan Indonesia”.

Saat ini, pemerintah dan seluruh komponen bangsa terus berjuang untuk menghadirkan pembangunan Indonesia sentris yang adil dan merata. Firli menuturkan melalui program-program kerja, pemerintah bekerja keras membangun daerah pinggiran, wilayah perbatasan dan pedesaan.

"Ini adalah perjuangan dari generasi ke generasi yang membutuhkan kesinambungan dan keberlanjutan," ujarnya.

Baca Juga:

Jokowi Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Puan Baca UUD 45

Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni juga memberikan makna yang sejalan dengan upaya pemberantasan korupsi di negeri ini. Pancasila menanamkan esensi kemanusiaan dan keadilan, di mana korupsi tentunya menjadi salah satu hambatan dalam upaya mewujudkannya.

Menutup amanatnya, Firli mengungkapkan seluruh rakyat dapat berjuang mewujudkan visi Indonesia 2045, yaitu menjadi Indonesia Maju, naik kelas dari negara berkembang menjadi negara maju, yang adil, sejahtera dan merata, serta berwibawa dalam percaturan pergaulan dunia.

"Tentunya, salah satu untuk mencapai tujuan besar itu adalah Indonesia harus bersih dari korupsi," pungkasnya. (Pon)

Baca Juga:

BPIP Singgung Pancasila Jangan Hanya Dihafal

#KPK #Hari Pancasila
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
KPK Pamerkan Barang Bukti OTT Rektor Universitas Jenderal Soedirman Akhmad Sodiq
etugas menunjukkan barang bukti uang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Rektor Unsoed di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (21/8/2026).
Didik Setiawan - 7 menit lalu
KPK Pamerkan Barang Bukti OTT Rektor Universitas Jenderal Soedirman Akhmad Sodiq
Berita Foto
Toyota Hilux Rangga Disulap KPK Jadi Mobil Tahanan Baru, Tampil Gagah dengan Hitam Doff
Petugas melakukan pengecekan mobil tahanan baru jenis Toyota Hilux yang terparkir di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (21/8/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 21 Agustus 2026
Toyota Hilux Rangga Disulap KPK Jadi Mobil Tahanan Baru, Tampil Gagah dengan Hitam Doff
Indonesia
Bukan Cuma Kerugian Rp 622 Miliar, Jaksa Ungkap Dampak Dugaan Korupsi Kuota Haji pada Jemaah
Jaksa KPK menilai dugaan korupsi kuota haji 2023-2024 tak hanya merugikan negara Rp622 miliar, tetapi juga berdampak pada hak masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 21 Agustus 2026
Bukan Cuma Kerugian Rp 622 Miliar, Jaksa Ungkap Dampak Dugaan Korupsi Kuota Haji pada Jemaah
Indonesia
Amplop SGD 14.000 Jadi Sorotan, KPK Periksa Stafsus Menhut dalam Kasus Bupati Kuansing
KPK memeriksa Stafsus Menhut Raja Juli Antoni, Andi Saiful Haq, sebagai saksi kasus Bupati Kuansing. Pemeriksaan terkait amplop SGD 14.000.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 21 Agustus 2026
Amplop SGD 14.000 Jadi Sorotan, KPK Periksa Stafsus Menhut dalam Kasus Bupati Kuansing
Indonesia
OTT Rektor Unsoed, KPK Temukan Uang Ratusan Juta yang Diduga Terkait Penerimaan Mahasiswa Baru
KPK menyita uang tunai ratusan juta rupiah dalam OTT Rektor Unsoed Akhmad Sodiq. Uang tersebut diduga terkait pengkondisian penerimaan mahasiswa baru.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 21 Agustus 2026
OTT Rektor Unsoed, KPK Temukan Uang Ratusan Juta yang Diduga Terkait Penerimaan Mahasiswa Baru
Indonesia
Rektor Unsoed Terjaring OTT KPK, Ada Dugaan Pengkondisian Penerimaan Mahasiswa Baru
KPK menangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq dalam OTT. Operasi tersebut diduga terkait pengkondisian penerimaan mahasiswa baru.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 21 Agustus 2026
Rektor Unsoed Terjaring OTT KPK, Ada Dugaan Pengkondisian Penerimaan Mahasiswa Baru
Indonesia
Gelar OTT, KPK Tangkap Rektor Universitas Jenderal Soedirman
Ketua KPK Setyo Budiyanto menutup rapat konstruksi perkara dan barang bukti yang disita dalam OTT terhadap pejabat Unsoed tersebut.
Frengky Aruan - Jumat, 21 Agustus 2026
Gelar OTT, KPK Tangkap Rektor Universitas Jenderal Soedirman
Indonesia
KPK Bantah OTT Bupati Bogor Rudy Susmanto
Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Bogor yang telah berada di Gedung KPK.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
KPK Bantah OTT Bupati Bogor Rudy Susmanto
Indonesia
KPK Bantah Isu OTT Bogor, Hanya Minta Keterangan Sejumlah Pihak
KPK menegaskan tidak ada OTT di Kabupaten Bogor terkait beredarnya isu 6 orang terjaring operasi senyap.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
KPK Bantah Isu OTT Bogor, Hanya Minta Keterangan Sejumlah Pihak
Indonesia
KPK Telah Sita Aset Rp 150 Miliar Dari Kasus Pemerasan TKA oleh Para Pejabat Imigrasi
Silmy Karim yang menjabat Direktur Jenderal Imigrasi periode 2023–2024, KPK juga menetapkan Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi periode 2024–2025 Saffar Muhammad Godam sebagai tersangka.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 20 Agustus 2026
KPK Telah Sita Aset Rp 150 Miliar Dari Kasus Pemerasan TKA oleh Para Pejabat Imigrasi
Bagikan