Erick Thohir Masuk Bursa Ketum PBSI
Menteri BUMN Erick Thohir saat menyampaikan sambutan dalam peringatan HUT Ke-22 Kementerian BUMN secara virtual. ANTARA/Dokumentasi Kementerian BUMN/pri.
MerahPutih.com - Kepengurusan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) era Wiranto akan segera berakhir. Sejumlah nama-nama tenar masuk ke dalam bursa ketua umum. Salah satunya adalah Erick Thohir.
"Kalau dilihat dari catatan yang ada, jarang ada ketua umum PBSI yang menjabat dua periode. Jadi wajar jika muncul nama-nama baru," ucap pengamat bulu tangkis Broto Happy Wondomisnowo di Jakarta, Selasa (7/7)
Baca Juga
Menpora Jadi Ketua INAFOC, Eks Anggota PSSI: Mau Dibanned FIFA Lagi
Wiranto yang saat ini menjabat sebagai ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) periode 2019-2024 terpilih menjadi ketua umum PP PBSI secara aklamasi pada Musyawarah Nasional di Surabaya, 31 Oktober 2016. Saat itu menggantikan posisi Gita Wirjawan.
Saat PP PBSI dipegang Gita Wirjawan (2012-2016), sederet prestasi memang mampu diraih termasuk mengembalikan medali emas Olimpiade 2016 lewat pasangan Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir. Namun, prestasi itu tidak membawanya bisa bertahan.
"Pak Gita cukup bagus. Tapi tetap satu periode saja. Begitu juga sebelumnya. Soerjadi 1993-1997, Subagyo HS 1997-2001, Chairul Tanjung 2001-2004, Sutiyoso 2004-2008, Djoko Santoso 2008-2012," ujarnya dilansir Antara
Menurut Broto, nama Erick Thohir itu dimunculkan oleh mantan pebulu tangkis yang juga juara dunia 1993 Joko Suprianto. Menteri BUMN Erick Thohir dinilai sebagai kandidat terkuat untuk dipilih sebagai nakhoda organisasi bulu tangkis nasional dalam Musyawarah Nasional (Munas) PP PBSI akhir tahun nanti.
“Meskipun tidak punya suara di Munas, saya lebih mengunggulkan Pak Erick Thohir. Di antara nama-nama yang masuk bursa, saya tetap lebih mengunggulkan nama Pak Erick sebagai calon kuat Ketua Umum PBSI masa bakti 2020-2024. Dia tokoh muda dan dari sisi kapasitas dan kapabilitas, juga sangat mumpuni,” komentar pahlawan Piala Thomas 1994, 1996, dan 1998.
Mantan pemain nasional yang kini menjadi pelatih di klub Victory Kota Bogor, dari semua segi, Menteri BUMN tersebut memiliki keunggulan. Saat ini Erick termasuk orang kuat dengan menjadi pembantu Presiden Joko Widodo. Jejaring internasional juga demikian luas.
Bicara soal pengalaman dalam mengelola organisasi olahraga, Erick juga begitu kental. Mulai dari organisasi basket nasional dan regional, Ketua Komite Olimpiade Indonesia, hingga yang terakhir menjadi Ketua Penyelenggara Asian Games 2018 yang memetik sukses besar, baik dari sisi penyelenggaraan maupun prestasi.
Sejumlah tokoh masuk dalam bursa menjadi nakhoda organisasi tepok bulu nasional periode 2020-2024. Selain Erick, kandidat lain yang muncul dari insan bulutangkis nasional adalah Menristek Bambang Brodjonegoro, Kepala Staf Kantor Kepresidenan Moeldoko, dan Kapolri Jenderal Idham Azis.
Baca Juga
Jokowi Minta Timnas Indonesia U-20 Tampil Maksimal di Piala Dunia U-20
Muncul pula nama mantan Menteri Hukum dan HAM Hamid Awaluddin untuk meramaikan persaingan. Bahkan, kendati saat ini sudah menjabat sebagai Ketua Umum PB Wushu Indonesia (2017-2021), Menko Perekonomian Airlangga Hartarto pun tetap masuk bursa.
"Dengan kapasitas, kapabilitas, dan jejaring luas yang dia miliki, semuanya itu akan memudahkan Pak Erick dalam mengelola PBSI menjadi organisasi yang modern, maju, dan berprestasi. Mungkin Pak Erick bisa menjadi alternatif terbaik untuk dipilih oleh Pengprov PBSI dalam Munas nanti,” tegas Joko. (*)
Bagikan
Berita Terkait
Menpora Ultimatum 3 Federasi Bereskan Masalah Dualisme Kepengurusan
Indonesia Mundur Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Junior 2026, BWF Cari Pengganti
Timnas Indonesia Akan Jajal Bulgaria, Kepulauan Salomon, atau St. Kitts Nevis, Erick Thohir: Ujian Bersaing di Level Dunia
Tim Bulu Tangkis Indonesia Bidik 2 Gelar Juara di Indonesia Masters 2026, Ganda Putra Punya Peluang Besar
John Herdman Resmi Menjadi Pelatih Kepala Timnas Indonesia, Bidik Piala Dunia 2030
Pasangan Ganda Putri Apri/Fadia dan Lanny/Tiwi Tidak Diteruskan, Komposisi Baru Dibuat
Kirim 290 Atlet, Menpora Targetkan RI Bawa Pulang 83 Emas ASEAN Para Games
Prabowo Lontarkan Gurauan ke Kapten TNI Rizki Juniansyah Usai Dapat Bonus Rp 1 Miliar
Sakit, Gregoria Dapatkan Protected Ranking BWF
Erick Thohir Ungkap Skema Bonus Atlet SEA Games 2025 Masih Dibahas Kemenkeu