MerahPutih.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara perintahkan bank bumn, yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara), bersinergi dengan BUMN yang melakukan penyaluran kredit atau bantuan pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Menteri BUMN Erick Thohir meminta BUMN memiliki satu data yang terintegrasi, sehingga bantuan pemerintah dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN) dapat disalurkan secara merata, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Kemarin, khususnya untuk usaha mikro kita coba sinergikan BUMN yakni Pegadaian dan PMN untuk bisa mempunyai program satu data," ujarnya.
Baca Juga:
Catat, Cicilan UMKM Terdampak Corona Ditunda 1 Tahun dengan Bunga Ringan!
Ia menyebutkan, Himbara ini berperan penting dalam penyaluran berbagai bantuan yang terdapat pada program PEN mulai dari untuk UMKM, subsidi gaji pekerja hingga bantuan upah untuk tenaga pendidik non-PNS.
"Kita ingin mendukung program pemerintah ke depan bahwa data-data ini akurat dan bisa dipertanggungjawabkan," katanya dikutip Antara.
Pemerintah pada tahun 2020 ini, mempunyai program PEN yang fokus pada enam bidang yang meliputi kesehatan Rp97,26 triliun, perlindungan sosial Rp234,33 triliun, sektoral K/L dan Pemda Rp65,97 triliun, UMKM Rp114,81 triliun, pembiayaan korporasi Rp62,22 triliun, serta insentif usaha Rp120,6 triliun.
Baca Juga:
Begini Kesulitan UMKM Indonesia Rebut Pasar Global