Film

Enggak Selalu Bahagia, Film Animasi Juga Hadir dengan Kisah Kelam

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 12 November 2021
Enggak Selalu Bahagia, Film Animasi Juga Hadir dengan Kisah Kelam

Film animasi dengan kisah kelam dan menyeramkan. (Foto: IMDb)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

FILM animasi identik dengan jalan yang ceria dan bahagia. Premis itu menjadi salah satu faktor yang mampu menarik perhatian anak-anak untuk menontonnya. Tapi ternyata tak selamanya demikian. Banyak film animasi yang memiliki arti mendalam, hingga membuat orang dewasa yang menonton ikut terhanyut dengan ceritanya.

Sejak lama, para pembuat film dari berbagai negara mampu membalikkan pandangan tersebut. Mereka berhasil menghadirkan film animasi yang memiliki jalan cerita kelam dan cenderung 'gelap'. Memaksa penontonnya berpikir untuk bisa sampai ke gagasan utama yang disuguhkan. Berikut beberapa di antaranya, seperti dilansir laman Screen Rant.

Baca juga:

Kenalkan Inklusi, Karakter LGBTQ Dimunculkan dalam Animasi Anak

1. Spirited Away

Salah satu film terpopuler dari Studio Ghibli ini menceritakan seorang gadis berusia sepuluh tahun yang tidak sengaja melakukan perjalanan ke dunia magis. Jika belum pernah menyaksikan film ini mungkin ide ceritanya terdengar tidak janggal dan umum diterapkan di film animasi. Namun jika kamu amati, terdapat beberapa adegan yang menakutkan.

Salah satunya adalah adegan dimana orang tua sang gadis berubah menjadi babi rakus yang mmelahap seluruh makanan di depan mereka. Selain itu, ada pula adegan yang memperlihatkan roh aneh bernama No Face. Roh dengan tubuh jangkung dan wajah berwarna putih itu, diperlihatkan dalam sebuah adegan tengah menelan para karyawan pemandian air panas.

Berbagai adegan aneh tersebut punya makna mendalam tentang kehidupan. Studio Ghibli berhasil membungkus hal itu secara apik lewat animasi khas mereka. Meski dengan sederet hal-hal mengerikan itu, Spirited Away dapat disaksikan oleh semua umur.

2. Soul

Soul dapat dikatakan sebagai salah satu film animasi buatan Pixar yang paling emosional. Berbeda dengan film terdahulunya Inside Out yang juga menyajikan cerita yang mampu membangkitkan emosi penonton lewat cerita ringan.

Film ini justru membuat penonton selalu mempertanyakan kebahagiaan, kepuasaan, dan kemauan untuk hidup. Tema-tema berat yang diangkat dalam film ini dirasa sulit untuk dipahami oleh orang dewasa, apalagi anak-anak.

Pertanyaan serius seperti 'mengapa saya berada di sini' dan 'apa tujuan saya hidup', menjadi salah satu gagasan yang ditonjolkan dalam Soul. Penonton dewasa pun diajak berpikir saat menyaksikan film ini.

Baca juga:

'Luca’, Film Animasi Terbaru Pixar yang Sarat Isu Sosial

3. The Hunchback of Notre Dame

Film ini dianggap sebagai salah satu film animasi Disney yang terlalu gelap bagi anak-anak. Terdapat hal-hal yang seharusnya tidak disaksikan oleh anak-anak.

Seperti sikap munafik yang ditunjukkan tokoh Wali Kota Frollo kepada Esmeralda, sikap rasis yang dirasakan Esmeralda dan rekan-rekan kerjanya, Quasimodo yang diolok-olok karena fisiknya yang kurang sempurna, dan lainnya.

4. Coraline

Film ini dimulai dengan kisah yang menyenangkan. Gadis muda bernama Caroline memulai penjelajahannya ke dunia paralel rahasia yang membuat seluruhnya tampak sempurna.

Namun, setelahnya Caroline mengetahui seluruh kebenaran di dunia itu, kebenaran mengenai kejahatan. Dalam situasi ini Caroline diberikan kesempatan untuk tinggal secara permanen dalam dunia pararel tersebit. Namun seketika seluruhnya berubah menjadi menakutkan.

Caroline mendapatkan ancaman bahwa kedua matanya akan digantikan dengan kancing yang dijahit langsung di kulitnya. Jangankan anak-anak, bagi orang dewasa adegan ini terlihat cukup mengerikan. Seperti adegan di film horor maupun thriller. (cit)

Baca juga:

Studio Ghibli Akhirnya Menjawab Berbagai Pertanyaan Seputar 'Princess Mononoke'

#Film #Film Animasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Kritik Arie Kriting soal FFI: Ketika Film Diapresiasi, Pemainnya Tak Masuk Nominasi
Arie Kriting mempertanyakan absennya Irma Rihi dari nominasi FFI lewat Women From Rote Island dan Na Willa serta menyoroti representasi perempuan Timur.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Kritik Arie Kriting soal FFI: Ketika Film Diapresiasi, Pemainnya Tak Masuk Nominasi
ShowBiz
Andrew Koji Sempat Tak Percaya Diri Perankan Ryu di Film Live-Action 'Street Fighter'
Andrew Koji mengaku sempat ragu memerankan Ryu di film Street Fighter. Simak tantangan mendalami karakter, kisah turnamen, dan 14 adegan pertarungan utama.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Andrew Koji Sempat Tak Percaya Diri Perankan Ryu di Film Live-Action 'Street Fighter'
ShowBiz
Demi Perankan Chun-Li di 'Street Fighter', Callina Liang Jalani Latihan Intensif dan Konsumsi 12 Telur Sehari
Callina Liang menjalani latihan bela diri 5–6 hari sepekan dan mengonsumsi 12 telur sehari demi memerankan Chun-Li di film Street Fighter.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Demi Perankan Chun-Li di 'Street Fighter', Callina Liang Jalani Latihan Intensif dan Konsumsi 12 Telur Sehari
ShowBiz
Bukan Cuma Adu Jurus, Film Live-Action 'Street Fighter' Juga Sajikan Komedi yang Menggelitik
Film Street Fighter tayang 14 Oktober 2026 di bioskop Indonesia. Simak sinopsis Ryu dan Ken, 14 adegan pertarungan, serta daftar pemainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Bukan Cuma Adu Jurus, Film Live-Action 'Street Fighter' Juga Sajikan Komedi yang Menggelitik
ShowBiz
Daftar Lengkap Nominasi Kids’ Choice Awards 2026, Alex Warren Jadi Pembawa Acara
Simak daftar nominasi Kids’ Choice Awards 2026 dalam kategori film, musik, serial TV, olahraga, kreator, gim, dan podcast. Alex Warren menjadi host.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Daftar Lengkap Nominasi Kids’ Choice Awards 2026, Alex Warren Jadi Pembawa Acara
ShowBiz
Daftar Lengkap Nominasi Piala Citra FFI 2026, dari Film hingga Skenario Terbaik
Daftar lengkap nominasi FFI 2026 untuk 22 kategori Piala Citra, mulai dari Film Cerita Panjang Terbaik hingga Penulis Skenario Asli Terbaik.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Daftar Lengkap Nominasi Piala Citra FFI 2026, dari Film hingga Skenario Terbaik
ShowBiz
Baru Debut, Bernadus Raka Masuk Nominasi Sutradara Terbaik FFI 2026
Dalam nominasi Sutrada Terbaik FFI, Bernadus bersaing dengan Edwin, Joko Anwar, Wregas Bhanuteja, dan Kimo Stambuel.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Baru Debut, Bernadus Raka Masuk Nominasi Sutradara Terbaik FFI 2026
ShowBiz
Teror Penjara hingga Kritik Sosial, Film 'Ghost in the Cell' Borong 13 Nominasi FFI 2026
Ghost in the Cell karya Joko Anwar masuk 13 nominasi FFI ke-46. Simak daftar kategori, latar cerita, perjalanan di Berlinale 2026, dan jajaran pemainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Teror Penjara hingga Kritik Sosial, Film 'Ghost in the Cell' Borong 13 Nominasi FFI 2026
ShowBiz
FFI 2026 Umumkan Nominasi Utama Pria Terbaik, Nicholas Saputra Bersaing dengan Marthino Lio
Nicholas Saputra jadi aktor yang paling banyak masuk nominasi Aktor Terbaik.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
FFI 2026 Umumkan Nominasi Utama Pria Terbaik, Nicholas Saputra Bersaing dengan Marthino Lio
ShowBiz
FFI 2026 Umumkan Nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik, Christine Hakim hingga Shenina Cinnamon Saingan untuk Piala Citra
Jika tahun ini Christine Hakim kembali memenangi nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik, dia resmi mengoleksi total enam piala.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
FFI 2026 Umumkan Nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik, Christine Hakim hingga Shenina Cinnamon Saingan untuk Piala Citra
Bagikan