Enam Warga Isoman Meninggal, Pemda DIY Tingkatkan Pengawasan

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 19 Februari 2022
Enam Warga Isoman Meninggal, Pemda DIY Tingkatkan Pengawasan

Tim BPBD DIY melakukan kampanye pengetatan kembali protokol kesehatan. (Foto: MP/Humas BPBD DIY)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kasus COVID-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta mengalami peningkatan beberapa waktu belakangan. Terjadi peningkatan juga terhadap warga yang menjalani isolasi mandiri (isoman) karena mengalami gejala ringan.

Pemda DIY mencatat, sebanyak enam pasien COVID-19 yang tengah melakukan isolasi mandiri meninggal dunia. Pemda akan meningkatkan pengawasan dan pemeriksaan kesehatan pada seluruh warga yang sedang isoman.

Kepala Pelaksanaan BPBD DIY Biwara Yuswantana menjelaskan, seluruh warga yang meninggal saat sedang isoman adalah lansia. Rinciannya dua warga Gunungkidul berusia 54 tahun dan 92 tahun.

Baca Juga:

Status Warna Pada PeduliLindungi akan Berubah Otomatis Pasca Isoman

"Kemudian dua warga Kota Jogja berusia 60 tahun dan 64 tahun. Lalu warga Kulonprogo berusia 91 tahun dan 72 tahun,"jelas Biwara di Yogyakarta, Jumat (18/2).

Sebagian besar yang meninggal memiliki komorbid. Awalnya mereka menunjukkan gejala ringan. Namun di pertengahan isoman, kondisi memburuk lantaran memiliki komorbid.

Oleh karena itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinkes DIY serta kabupaten dan kota untuk melakukan pemantauan secara intens terhadap warga yang isoman.

“Dari Dinkes akan mengonsolidasikan jajarannya supaya pemantauan dan pendampingan terhadap isoman lebih insentif karena memang dalam banyak hal, awal isoman ringan tapi di tengah isoman ternyata kondisinya meningkat (berat). Ini kemudian yang membuat beberapa kasus fatalisme sampai meninggal dunia,” katanya.

Baca Juga:

Pemkot Yogyakarta Salurkan Makanan Bagi Warga Isoman

Nantinya warga lansia dan warga yang rumahnya tidak memenuhi persyaratan isoman wajib dibawa ke tempat isolasi terpadu (isoter).

Ia menjelaskan, pemerintah kabupaten di empat wilayah dan satu kota saat ini sudah menyediakan isoter. Beberapa pemerintah tingkat kecamatan juga menyediakan tempat untuk isoman. Sejumlah isoter masih kosong dan mampu menampung pasien baru.

Selama Februari 2022, BPBD DIY mencatat ada 26 warga yang dimakamkan dengan protokol COVID-19 di berbagai wilayah. Mereka terdiri atas terkonfirmasi positif COVID-19, suspek, hingga kategori infeksius. Sementara warga yang melakukan isoman diperkirakan mencapai 4.600.

"Memantau kondisi pasien saat isoman menjadi kunci untuk mencegah fatalitas yang berdampak pada kematian. Sehingga ke depan akan terus dimaksimalkan untuk pencegahan. Pak dukuh juga puskesmas terutama untuk memantau warga yang kondisi bisa meningkat keparahannya,” tutupnya. (Patricia Vicka/Yogyakarta)

Baca Juga:

Ketua Komisi E Minta Anies Segera Kirim Sembako bagi Pasien COVID-19 Isoman

#Isolasi Mandiri #Yogyakarta #Kasus COVID-19 #COVID-19
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Penghentian sementara dilakukan untuk memastikan keselamatan sementara setelah terjadinya gempa bumi.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Olahraga
Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Bantul Yogyakarta, Bikin Panik
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,5 mengguncang Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya pada Selasa (27/1) pada pukul 13.15 WIB.
Frengky Aruan - Selasa, 27 Januari 2026
Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Bantul Yogyakarta, Bikin Panik
ShowBiz
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
Lagu ini menegaskan filosofi 'Takhta untuk Rakyat'.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
ShowBiz
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Lagu ini dibalut nuansa ringan dan ceria, terinspirasi dari pengalaman berlibur di Yogyakarta
Wisnu Cipto - Minggu, 18 Januari 2026
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Indonesia
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Libur panjang akhir pekan kerap dimanfaatkan masyarakat untuk menjelajahi kota-kota dengan nyaman dan aman bersama keluarga dengan naik kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Indonesia
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Hingga Senin (29/12) penjualan tiket Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode 18 Desember 2025–4 Januari 2026 telah mencapai 3.517.528 tiket.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Indonesia
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Posisi berikutnya ditempati oleh Semarang dengan 32.962 penumpang, Surabaya sebanyak 22.846 penumpang, Purwokerto sebanyak 22.139 penumpang, dan Bandung dengan 21.186 penumpang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Prabowo memerintahkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyurati para bupati dan wali kota terkait dengan arahan tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Teramati 4 kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Bagikan