EMPAT venue untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang dibangun dengan menggunakan APBN dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) segera diserahterimakan kepada Pemerintah Provinsi Papua. Rencananya serah terima tersebut akan dilaksanakan pada Februari 2021.
Dilansir dari Antara, Jumat (15/1), empat bangunan fisik venue tersebut terdiri dari venue aquatik dan Istora di Kampung Harapan, kriket dan hoki (indoor/outdoor) di Doyo Baru Kabupaten Jayapura.
Baca Juga:
Mulai Langka, Makanan Khas Papua Ini Punya Banyak Manfaat untuk Tubuh
"Jadi, serah terima hasil pekerjaan fisik empat venue tersebut diagendakan awal bulan Februari 2021 nanti," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi Papua Alexander Kapisa kepada wartawan, melalui laman resmi PB PON Papua, Kamis (14/1).
Alexander Kapisa mengatakan, empat venue yang telah dibangun Kementerian PUPR itu sudah rampung 100 persen dikerjakan. Jika venue tersebut sudah diserahkan kepada pemerintah Provinsi Papua. Maka venue itu dapat segera dipakai oleh atlet Papua untuk melakukan latihan untuk pekan pesta olahraga terbesar di Indonesia itu.
"Venue yang akan diserahkan kepada provinsi itu venue aquatik, menyusul Istora dan juga yang ada di Doyo, seperti kriket dan hoki," ujarnya.
Alexander juga mengatakan bahwa, pihak Dinas Pemuda dan Olahraga Papua telah menyediakan manajemen atau kelembagaan yang nantinya akan mengelola venue-venue tersebut, bahkan termasuk biaya perawatannya.
Baca Juga:
"Kami siap menerima empat venue tersebut. Termasuk kelembagaan untuk mengelola venue pun kita sudah siapkan," Kata Alexander.
Jika empat venue itu sudah diserahkan kepada pemerintah Papua, konsentrasi Disorda berfokus pada pemeliharaan dan perawatannya. Selain itu, venue-venue tersebut jika sudah diserahkan dapat segera digunakan oleh para atlet untuk melakukan latihan dan adaptasi.
"Jika sudah diserahkan, sudah pasti bisa digunakan oleh atlet Papua untuk latihan," tambahnya.
PON XX Papua 2021 digelar pada 2 Oktober 2021 mendatang dan mempertandingkan 37 cabang olahraga, dengan 679 pertandingan yang diikuti sekitar 6.442 atlet dari 34 Provinsi di Indonesia. (Kna)
Baca Juga:

