Kesehatan

Empat Tanda Kamu Sudah Kecanduan Masturbasi

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 19 Agustus 2019
Empat Tanda Kamu Sudah Kecanduan Masturbasi

Alangkah baiknya jika kamu enggak melakukan masturbasi (Foto: Pexels/Suliman Sallehi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

WAJAR-wajar saja kamu melakukan masturbasi. Terlebih jika kamu memasuki masa pubertas. Sudah hal biasa jika kamu menyendiri di kamar atau kamar mandi. Mengunci pintu lalu melakukan masturbasi.

Namun, masturbasi sebenarnya enggak baik kamu lakukan. Walaupun sebenarnya ada manfaatnya. Tapi lebih baik kamu hindari. Apalagi jika intenstas masturbasimu sudah berlebihan. Tandanya kamu sudah kecanduan.

Baca juga:

Mandi dengan Air Dingin Hentikan Kecanduan Masturbasi?

Kalau kamu kecanduan masturbasi, aktivitas harianmu pun dapat terganggu. "Betapapun seringnya Anda bermasturbasi, itu bukan masalah sampai mulai memengaruhi hidup Anda dengan cara negatif," Kata terapis kecanduan seks Dan Drake kepada Men's Health.

Berikut ini empat tanda kamu kecanduan masturbasi.

1. Kamu melukai diri sendiri

Masturbasi bisa bikin Mr.P bengkok (Foto: Pexels/rawpixel.com)

Beberapa pria sering melakukan mastrubasi sampai melukai diri mereka sendiri. Demikian kata Tobias Köhler, M.D., seorang ahli urologi di Southern Illinois University.

Luka-luka tersebut bisa ringan. Tapi bisa juga menjadi penyakit Peyronie (Mr.P bengkok). Jadi segera berhenti dari kebiasaan masturbasi jika kamu sudah melukai diri sendiri.

2. Pekerjaanmu terganggu

Pekerjaanmu bisa terbengkalai karena masturbasi (Foto: Pexels/Inzmam Khan)

Kebiasaan masturbasimu sudah terlalu berlebihan jika begini. Pekerjaanmu terganggu bahkan terbengkalai. Bukannya produktif saat bekerja di kantor. Kamu malah mencuri waktu di tengah-tengah pekerjaanmu. ya, untuk pergi ke kamar mandi melakukan itu.

Baca juga:

Dr. Nugroho Setiawan, Sp.And: Auto Masturbation Berdampak pada Psikologi Pelakunya

3. Mengganggu percintaan sebenarnya

Kebiasaan masturbasi bisa membuatmu enggak tertarik melakukan percintaan sebenarnya (Foto: Pexels/Gratisography)

Biasanya pria yang masturbasi terangsang karena hal tertentu. Contohnya seperti menonton film dewasa. Hal ini bisa berbahaya. Sebab saat melakukan percintaan yang sebenarnya. Kamu malah terngiang adegan-adegan di film dewasa tersebut. Dan terbiasa dengan 'permainan tangan' kamu sendiri ketika masturbasi.

Sehingga gerakan dalam bercinta yang kamu lakukan bukanlah apa-apa bagimu. Kamu lebih terangsang dengan caramu bermasturbasi. Ketimbang ketika melakukan foreplay hingga penetrasi dengan pasanganmu sebenarnya.

4. Selalu teringat dan ingin melakukan masturbasi

Setiap saat kamu selalu memikirkan masturbasi (Foto: Pexels/bruce mars)

Ketika bangun tidur kamu langsung ingin bermasturbasi. Ketika makan kamu pun memikirkan masturbasi. Bahkan ketika melakukan aktivitas lain. Masturbasi selalu ada di dalam benakmu. Jika kamu mengalami hal ini, kamu benar-benar sudah kecanduan masturbasi.

Sahabat Merah Putih alangkah baiknya jika kamu enggak melakukan masturbasi. Bagi yang sudah menjadikan masturbasi sebagai kebiasaan. Sebaiknya hentikan. Pelampiasan seks yang sebenarnya ialah kepada pasangan resmimu. (ikh)

Baca juga:

Terlihat Pendiam Tapi Ternyata Hiperseks, Kenali Tanda-Tandanya!

#Kesehatan #Bercinta
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan