Emosi, Alasan WS Sebarkan Berita Hoax Ustaz di Bogor Dibacok Orang Gila

Luhung SaptoLuhung Sapto - Jumat, 09 Februari 2018
Emosi, Alasan WS Sebarkan Berita Hoax Ustaz di Bogor Dibacok Orang Gila

WS (27) warga Desa Rambatan Kulon, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu diamankan karena menyebarkan berita hoax. (MP/Mauritz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polres Indramayu mengamankan seorang pria berinisal WS (27) tahun pelaku penyebar berita hoax tentang seorang ulama di Bogor menjadi korban pembacokan orang gila waspada PKI.

WS yang diamankan di Desa Trusmi, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon ini langsung dibawa ke Mapolres Indramayu untuk dimintai keterangan terkait tindakannya tersebut.

Ditemui di Mapolres Indramayu usai diperiksa, warga Blok Tambak Mas RT 10 RW 02 Desa Rambatan Kulon, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu itu mengaku menyesal telah menyebarkan berita hoax tersebut melalui akun Facebook-nya.

"Saya menyesal telah menyebarkan berita hoax tersebut," ucapnya.

Ia mengaku mendapatkan berita hoax tersebut dari postingan salah akun Facebook dan tanpa mengecek kebenarannya WS lalu menyebarkan berita hoax tersebut melalui akun Facebook-nya.

"Jadi saya pun sendiri tidak mengkroscek terlebih dahulu apa yang saya share. Dan itu saya share dari akun (Facebook) bernama Wiwin Wina Masihono Martodiwiryo," ungkapnya.

WS yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang ini juga mengaku menyebarkan berita hoax tersebut karena terbawa emosi dan tidak ada tujuan apapun.

"Itu saya share karena emosi melihat berita mengenai seorang ustad dibacok seperti berita sebelumnya itu, saya terbawa emosi, langsung share saja, tidak ada maksud apapun," ucapnya.

"Saya menyesal sekali telah menyebarkan berita hoax tersebut karena saya tidak mencari tahu terlebih dahulu (kebenaran kabar tersebu)," ucapnya lagi.

Dalam kesempatan tersebut, WS meminta maaf atas perbuatannya yang telah menyebar luaskan berita hoax tersebut.

Di tempat yang sama Kapolres Indramayu, AKBP Arif Fajarudin menghimbau kepada masyarakat dalam menerima suatu berita atau informasi agar mempelajari dulu kebenaran informasi tersebut dan tidak memposting berita yang belum jelas kebenarannya.

"Kami menghimbau kepada masyarakat agar dalam menerima suatu berita atau informasi agar mempelajari dulu kebenaran informasi tersebut dan tidak memposting berita yang belum jelas kebenarannya," kata Arif. (*)

Berita ini berdasarkan laporan Mauritz, kontributor Merahputih.com untuk Cirebon dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya di: Pembunuh Ustaz di Bandung Dinyatakan Gila, Begini Reaksi Masyarakat

#Berita Hoax
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Hoaks! Komdigi Bantah Kabar Pemadaman Internet Nasional 25-27 September 2026
Komdigi membantah kabar adanya pemadaman internet nasional pada 25-27 September 2026. Kabar tersebut dipastikan hoax.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Hoaks! Komdigi Bantah Kabar Pemadaman Internet Nasional 25-27 September 2026
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pesisir Banten dan Lampung Darurat Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau?
Banten dan Lampung darurat tsunami akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Namun, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pesisir Banten dan Lampung Darurat Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah Prabowo dan Gibran Ambil Alih Pengesahan RUU Perampasan Aset?
Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka, dikabarkan mengambil alih pengesahan RUU Perampasan Aset.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah Prabowo dan Gibran Ambil Alih Pengesahan RUU Perampasan Aset?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah WNI yang Tidak Bayar Pajak Bakal Dicabut Status Kewarganegaraannya?
WNI yang tidak membayar pajak akan dicabut status kewarganegaraannya. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Jumat, 07 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah WNI yang Tidak Bayar Pajak Bakal Dicabut Status Kewarganegaraannya?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Demo Ajakan Tidak Bayar Pajak, Ramai Jadi Perbincangan
Media sosial tengah viral adanya ajakan demo tidak bayar pajak. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Kamis, 06 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Demo Ajakan Tidak Bayar Pajak, Ramai Jadi Perbincangan
Indonesia
Pemerintah Telusuri Penyebar Video Hoaks Kerusuhan, Menko Polkam: Bakal Ditindak Tegas
Pemerintah kini menelusuri video hoaks kerusuhan di media sosial. Menko Polkam, Djamari Chaniago, akan menindak tegas penyebarnya.
Soffi Amira - Rabu, 05 Agustus 2026
Pemerintah Telusuri Penyebar Video Hoaks Kerusuhan, Menko Polkam: Bakal Ditindak Tegas
Indonesia
Jakarta Diterpa Isu Kerusuhan, Pramono: Kondisi Tetap Aman dan Nyaman
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yakin Jakarta tetap aman di tengah adanya isu kerusuhan.
Soffi Amira - Selasa, 04 Agustus 2026
Jakarta Diterpa Isu Kerusuhan, Pramono: Kondisi Tetap Aman dan Nyaman
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri ESDM Bahlil Kabarnya Bakal Sita TV karena Tidak Bayar Pajak, Benarkah?
Menteri ESDM, Bahlil Lahadaila, kabarnya akan menyita TV para penunggak pajak. Apakah informasi itu benar?
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri ESDM Bahlil Kabarnya Bakal Sita TV karena Tidak Bayar Pajak, Benarkah?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Emas 74 Kg Febrie Adriansyah Disebut Palsu, Begini Penjelasannya
Viral emas 74 kg milik Febrie Adriansyah disebut palsu. Lalu, apakah informasi tersebut dibenarkan?
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Emas 74 Kg Febrie Adriansyah Disebut Palsu, Begini Penjelasannya
Dunia
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Bendera Iran tak Dikibarkan di Pembukaan Piala Dunia 2026
Bendera Iran dikabarkan tak dikibarkan saat pembukaan Piala Dunia 2026. Apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Senin, 29 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Bendera Iran tak Dikibarkan di Pembukaan Piala Dunia 2026
Bagikan