Emil Siapkan Rp 200 Miliar untuk Antisipasi Bencana Alam

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 21 November 2017
Emil Siapkan Rp 200 Miliar untuk Antisipasi Bencana Alam

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. (MP/Mauritz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Anggaran sebesar Rp 200 miliar disiapkan Pemkot Bandung untuk menanggulangi bencana yang bakal terjadi di kota tersebut. Beberapa bencana yang sering datang terutama di musim penghujan seperti saat ini ialah tumbang, banjir Cileuncang, dan longsor.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, selama ini pihaknya sudah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi dan meminimalisir bencana alam baik secara mikro maupun makro.

"Secara makro kita sudah lakukan sodetan Pasteur. Itu sudah rampung dan kita harapkan Pasteur enggak ada banjir heboh lagi. Tol air Pagarsih sedang berlangsung. Kemarin memang ada banjir di sana, tapi Insya Allah setelah proyek ini (tol air Pagarsih) beres, bisa mengatasinya," kata Emil kepada wartawan di Bandung, Selasa (21/11).

Tidak hanya itu, danau buatan pun dibangun di beberapa lokasi salah satunya yang sedang dikerjakan di kawasan Sarimas Ujung Berung. Kemudian, pembangunan gorong-gorong dan trotoar di 15 ruas jalan. "Gorong-gorongnya akan dibangun 1 meter x 1 meter," katanya.

Lalu, sebanyak 300.000 meter persegi gorong-gorong telah dilakukan perawatan, 3.000 sumur resapan dibangun dalam dua tahun terakhir. Dua proyek terakhir ini dibangun menggunakan dana PIPPK (Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan).

"Pemkot Bandung sudah lakukan sejumlah perbaikan, memang terjadi dinamika, tapi tidak kita biarkan. Antisipasi-antisipasi sudah dilakukan, kalau total dirupiahkan diatas Rp 100 miliar termasuk penataan 100 meter penataan sungai Cikapundung di Sukaluyu," katanya.

Namun, Emil pun mengaku tidak bisa menjamin 100 persen banjir akan teratasi. Sebab, kata Emil, kota maju seperti Paris pun tak luput dari banjir. "Kita tidak bisa jamin 100 persen banjir teratasi, tetapi kita berupaya agar banjir itu berkurang. Intinya, Pemkot Bandung bergerak setiap masalah," tegasnya.

Sementara itu, Kepala BMKG Bandung Tony Agus Wijaya mengatakan bahwa saat ini kota tersebut sedang dilanda musim hujan, mulai Oktober sampai Mei tahun depan atau selama 7 bulan.

"Puncaknya November dan Maret. Sekarang ini memang curah hujan tinggi dan nanti Maret juga," kata Tony.

Dikatakannya, pola hujan saat ini tidak seperti 20 tahun yang lalu, di mana polanya tidak teratur; kadang hujan lebat disertai angin. Hal ini dikarenakan kondisi lingkungan yang berubah dan juga dampak perubahan iklim serta anomali cuaca sehingga pola hujan tidak teratur.

"Normalnya itu pagi cerah, siang hingga sore hujan sampai sedang. Itu ciri pola hujan teratur. Tapi sekarang banyak berubah, hujan lebat tapi singkat," tandasnya. (Yugie Prasetyo)

#Ridwan Kamil #Bencana Alam #Wali Kota Bandung #BMKG #Cuaca Buruk
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Rumah sakit hingga sekolah terdampak bencana Sumatra kini sudah kembali beroperasi. Hal itu diungkapkan Ketua PRR Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Olahraga
BMKG Perkirakan Jakarta Diguyur Hujan Malam Ini, Cek Wilayah yang Berpotensi Basah
BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Jakarta berpotensi hujan ringan pada Sabtu malam. Simak prakiraan cuaca, suhu udara, dan kecepatan angin.
Frengky Aruan - Sabtu, 10 Oktober 2026
BMKG Perkirakan Jakarta Diguyur Hujan Malam Ini, Cek Wilayah yang Berpotensi Basah
Indonesia
Prakiraan Cuaca Jakarta Jumat 9 Oktober 2026, BMKG: Seluruh Wilayah Diprediksi Cerah
BMKG memprakirakan seluruh wilayah Jakarta cerah pada Jumat, 9 Oktober 2026. Simak suhu dan kelembapan di Kepulauan Seribu hingga Jakarta Timur.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
Prakiraan Cuaca Jakarta Jumat 9 Oktober 2026, BMKG: Seluruh Wilayah Diprediksi Cerah
Indonesia
Prakiraan Cuaca Indonesia Jumat (9/10): Waspada Hujan Petir di Sejumlah Wilayah
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga petir di sejumlah kota pada Jumat (9/10). Simak prakiraan cuaca di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
Prakiraan Cuaca Indonesia Jumat (9/10): Waspada Hujan Petir di Sejumlah Wilayah
Indonesia
Daftar Wilayah Siaga Hujan Lebat dan Angin Kencang 9 Hingga 11 Oktober 2026
Cek potensi hujan 9-11 Oktober 2026 di daerahmu! Temukan daftar wilayah status siaga hujan lebat dan ancaman angin kencang selengkapnya di sini.
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Oktober 2026
Daftar Wilayah Siaga Hujan Lebat dan Angin Kencang 9 Hingga 11 Oktober 2026
Dunia
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Sejauh ini, tim penyelamat telah menemukan setidaknya 1.455 jenazah, tetapi 5.285 orang lainnya masih dinyatakan hilang, termasuk ratusan warga negara asing.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Indonesia
BMKG Ingatkan Cuaca Signifikan 8 Oktober, Gelombang hingga 4 Meter Mengancam Sejumlah Perairan
BMKG mengingatkan potensi cuaca signifikan 8 Oktober, mulai awan Cb, hujan petir, gelombang 2,5-4 meter hingga banjir rob.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
BMKG Ingatkan Cuaca Signifikan 8 Oktober, Gelombang hingga 4 Meter Mengancam Sejumlah Perairan
Indonesia
Prakiraan Cuaca Jakarta Kamis 8 Oktober 2026, Berawan Tebal Seharian
Sebagian besar wilayah DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu akan didominasi cuaca cerah berawan hingga berawan tebal pada Kamis (8/10).
Yusuf Abdillah - Kamis, 08 Oktober 2026
Prakiraan Cuaca Jakarta Kamis 8 Oktober 2026, Berawan Tebal Seharian
Indonesia
Titik Panas Karhutla di Sumatera Melonjak, Ada 2.259 Titik
BMKG menyampaikan dengan kondisi asap yang masih tebal di Riau, pihaknya mengimbau untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap dampaknya pada kesehatan, terutama sistem pernapasan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Titik Panas Karhutla di Sumatera Melonjak, Ada 2.259 Titik
Indonesia
2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Tim petugas gabungan termasuk dari BPBD Pekalongan saat ini sedang melakukan kaji cepat terhadap dampak dari longsor ini.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
 2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Bagikan