Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Elijah Woods Kisahkan Berbagai Emosi dalam ‘Hey There Elijah’

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 02 Oktober 2024
Elijah Woods Kisahkan Berbagai Emosi dalam ‘Hey There Elijah’

Elijah Woods resmi rilis EP 'Hey There Elijah'.(Foto: George Pimentel)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - LEWAT enam lagu dalam EP Hey There Elijah, musisi dan produser multi-platinum asal Kanadam Elijah Woods merangkum berbagai emosi dalam perjalanan hidupnya. EP baru ini menampilkan sisi artistik Woods yang serbadinamis.

Hey There Elijah menjadi jendela bagi para penikmat musiknya untuk menelisik berbagai pengalaman hidup yang membentuk Woods selama beberapa tahun belakangan ini. “Hey There Elijah merupakan perpaduan dari berbagai emosi yang kemudian bertemu sebelum aku menginjak umur 30. Lirik-liriknya introspektif tentang cinta dan cerita-cerita pribadi. Semuanya merangkum segala hal yang aku lewati dalam beberapa tahun terakhir ini. Bagiku, EP ini merupakan usahaku untuk menjadi lebih dewasa,” kata Woods dalam keterangan yang diterima Merahputih.com.

Menyatukan ruang musik pop yang nostaljik dengan sentuhan indie-rock, EP baru Woods ini dipastikan menjadi penjelajahan akan kompleksinya hidup ini, dikemas dengan sound yang terdengar familier, tapi juga baru secara bersamaan.

Baca juga:

Kisah Introspektif Elijah Woods dalam EP ‘Hey There Elijah’



EP baru Woods ini dirilis setelah kesuksesan tur Asia pertamanya yang digelar selama Mei lalu. Woods mengunjungi Jakarta sebagai musisi pembuka konser Niall Horan. Tur elijah tersebut turut mengunjungi Bangkok, Kuala Lumpur, Manila, Hong Kong, Tokyo, Singapura, dan Seoul.

Ia bahkan tampil di Seoul Jazz Festival dan berbagi panggung dengan Lauv, Jeremy Zucker, dan JP Saxe. Saat ini Indonesia duduk di peringkat ke-4 dalam daftar negara-negara yang paling sering mendengarkan musik Woods.(dwi)

Baca juga:

Elijah Woods Beri Semangat di Masa Gelap lewat ’Sunlight’

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
HIVI! Rilis Single 'MAIN', Ajak Pendengar Menikmati Hidup dan Berdamai dengan Keadaan
HIVI! merilis single terbaru 'MAIN' yang mengangkat pesan tentang menikmati hidup, berdamai dengan keadaan, dan tetap bersyukur.
Ananda Dimas Prasetya - 51 menit lalu
HIVI! Rilis Single 'MAIN', Ajak Pendengar Menikmati Hidup dan Berdamai dengan Keadaan
ShowBiz
Setelah Vakum Hampir 20 Tahun, The Monophones Comeback Lewat Single 'Yang Hilang dan Kembali'
Hampir dua dekade tanpa karya baru, The Monophones akhirnya kembali. Lewat single 'Yang Hilang dan Kembali', mereka menghadirkan aransemen akustik yang hangat.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 10 menit lalu
Setelah Vakum Hampir 20 Tahun, The Monophones Comeback Lewat Single 'Yang Hilang dan Kembali'
ShowBiz
Tyla Punya Cara Baru Memperkenalkan Budaya Afrika Lewat 'That Girl', Simak Lirik Lagunya
Tyla merilis single terbaru 'That Girl' lagu utama menuju album A*POP. Lagu ini terinspirasi dari kenangan masa kecil dan menjadi upaya memperkenalkan budaya Afrika.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 57 menit lalu
Tyla Punya Cara Baru Memperkenalkan Budaya Afrika Lewat 'That Girl', Simak Lirik Lagunya
ShowBiz
Arti Lagu 'Mengheningkan Cipta', Simbol Penghormatan untuk para Pahlawan
Lagu ini bukan sekadar pelengkap upacara, melainkan juga pengingat akan jasa, pengorbanan, serta semangat para pahlawan.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Arti Lagu 'Mengheningkan Cipta', Simbol Penghormatan untuk para Pahlawan
ShowBiz
Grammy Awards 2027 Resmi Tambah Kategori Best Asian Pop Music Performance
Recording Academy resmi menambahkan kategori Best Asian Pop Music Performance pada Grammy Awards 2027. Musik Asia memasuki babak baru.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Grammy Awards 2027 Resmi Tambah Kategori Best Asian Pop Music Performance
ShowBiz
Makna Lagu 'Could It Be Magic' Donna Summer, Kisah Cinta Penuh Harapan
Lagu ini menjadi salah satu karya yang memperlihatkan karakter vokal khas Donna Summer sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu ikon musik pada era 1970-an.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Makna Lagu 'Could It Be Magic' Donna Summer, Kisah Cinta Penuh Harapan
ShowBiz
BTS Resmi Nyatakan Boikot Grammy, tak Majukan Karya Mereka Malah Lebih Memilih Dukung Musik yang Universal
Keputusan ini secara luas ditafsirkan sebagai bentuk protes terhadap kategori baru Best Asian Pop Music Performance yang diperkenalkan Recording Academy.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
BTS Resmi Nyatakan Boikot Grammy, tak Majukan Karya Mereka Malah Lebih Memilih Dukung Musik yang Universal
ShowBiz
eńau Gandeng Momo untuk Aransemen Baru 'Sudah Tahu Tuhan Kita Berbeda'
Lagu ini mengisahkan sepasang insan yang saling mencintai, tetapi harus dihadapkan pada perbedaan keyakinan yang menjadi penghalang besar.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
eńau Gandeng Momo untuk Aransemen Baru 'Sudah Tahu Tuhan Kita Berbeda'
ShowBiz
'Ceritanya Jatuh Cinta' Aku Jeje, Lagu Viral tentang Indahnya Jatuh Hati
Secara keseluruhan, Ceritanya Jatuh Cinta mengisahkan seseorang yang sedang dimabuk asmara.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
'Ceritanya Jatuh Cinta' Aku Jeje, Lagu Viral tentang Indahnya Jatuh Hati
ShowBiz
OM New Eleng Hadirkan Album 'Berjoget Sampai Ponyo', Perpaduan Orkes Melayu Klasik dan Modern
Setelah tujuh tahun perjalanan musik, OM New Eleng akhirnya merilis album penuh perdana 'Berjoget Sampai Ponyo'.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
OM New Eleng Hadirkan Album 'Berjoget Sampai Ponyo', Perpaduan Orkes Melayu Klasik dan Modern
Bagikan