Ekonomi Tiongkok Melemah, Indonesia Bisa Dapat Limpahan Investasi

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Februari 2024
 Ekonomi Tiongkok Melemah, Indonesia Bisa Dapat Limpahan Investasi

Rupiah. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perekonomian di negara maju akan tertekan, termasuk Jepang dan Inggris, ternyata terlebih dulu masuk ke jurang resesi. Kantor Kabinet Jepang melaporkan produk domestik bruto (PDB) secara tahunan telah berkontraksi sebesar 0,4 persen pada kuartal IV/2023, setelah revisi penurunan sebesar 3,3 persen pada kuartal sebelumnya. Pelemahan ekonomi juga terjadi pada Hong Kong dan Tiongkok.

Capital Market Director PT Mandiri Sekuritas Silva Halim menyebut pelemahan ekonomi di Hong Kong dan Tiongkok, bisa jadi peluang bagi sektor investasi Indonesia.

Baca Juga:

Jepang Resesi, Airlangga Pede Investasi ke Indonesia Malah Naik

"Sebenarnya justru Indonesia dan negara ASEAN lainnya diuntungkan," kata Silva dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (21/2).

Ia memaparkan, dari perspektif portofolio investor global, pelemahan ekonomi di Hong Kong dan Tiongkok mendorong mereka untuk mencari peluang investasi baru di kawasan Asia, sehingga ada kemungkinan Indonesia menjadi salah satu negara yang mereka pertimbangkan untuk berinvestasi.

Tren tersebut telah terlihat pada aliran investasi asing yang masuk ke bursa saham Indonesia sudah hampir menyentuh Rp20 triliun year-to-date (ytd).

"Jadi, kita lihat memang tren foreign inflow masih masuk terus, dan kita dapat benefit dari keadaan Hong Kong dan Tiongkok," katanya.


Indonesia, kata ia, merupakan pasar initial public offering (IPO) terbesar di Asia-Pasifik pada 2023, yang turut meningkatkan daya tarik negara di mata investor asing.

Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro juga meyakini pelemahan ekonomi Hong Kong dan Tiongkok menjadi peluang investasi Indonesia.

Dia mencontohkan kondisi yang terjadi di Singapura, di mana mereka mendapatkan limpahan positif dari pelemahan Hong Kong dan China pada tahun lalu. Dampak positif itu, juga terlihat di Indonesia.

"Aliran dari Tiongkok itu memang berpotensi, dan sudah terjadi di Indonesia. Ada aliran uang yang masuk dari Tiongkok dan Hong Kong ke Indonesia, dan juga dari negara-negara lain," ungkapnya.

Kunci bagi Indonesia untuk mempertahankan aliran investasi asing yang masuk adalah keberlanjutan transformasi ekonomi. Dengan tren pertumbuhan ekonomi yang berhasil dijaga di level 5 persen, kepercayaan investor terhadap Indonesia juga dapat terjaga. (*)

Baca Juga:

Chery hingga VinFast akan Investasi Mobil Listrik di Indonesia

#Resesi Ekonomi #Investasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Dorong Pembanguna Pusat Data Nasional 11 Gigawatt Demi Ekonomi Digital
Rencana tersebut turut didukung program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 100 gigawatt-peak (GWp).
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Pemerintah Dorong Pembanguna Pusat Data Nasional 11 Gigawatt Demi Ekonomi Digital
Indonesia
Danantara Siapkan Opsi Beli Pabrik Tekstil Buat Serap Tenaga Kerja
Pengembangan industri tekstil nantinya tidak hanya berfokus pada produksi barang jadi, tetapi juga mencakup penguatan kegiatan industri di sektor hulu dan antara.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Oktober 2026
Danantara Siapkan Opsi Beli Pabrik Tekstil Buat Serap Tenaga Kerja
Indonesia
Investasi di Era Prabowo Tembus Rp 3.923 Triliun, Bamsoet Ingatkan agar Rakyat Ikut Sejahtera
Besarnya nilai investasi tidak serta-merta menjamin masyarakat memperoleh pekerjaan layak dan pendapatan yang memadai.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Investasi di Era Prabowo Tembus Rp 3.923 Triliun, Bamsoet Ingatkan agar Rakyat Ikut Sejahtera
Indonesia
Singapura Masih Jadi Investor Asing Terbesar Indonesia, USD 14 Miliar Sampai September 2026
Penanaman modal asing (PMA) tercatat memberikan kontribusi sebesar Rp 777,8 triliun atau 50,5 persen
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Singapura Masih Jadi Investor Asing Terbesar Indonesia, USD 14 Miliar Sampai September 2026
Berita
Dampak Ekonomi Global terhadap Indonesia pada 2026, Ini Tantangannya
Dampak ekonomi global terhadap Indonesia pada 2026 mencakup suku bunga AS, inflasi, ekspor komoditas, investasi, dan tantangan APBN.
ImanK - Kamis, 15 Oktober 2026
Dampak Ekonomi Global terhadap Indonesia pada 2026, Ini Tantangannya
Indonesia
Rosan Ungkap Investasi Hilirisasi Naik Jadi 30 Persen, Total Investasi RI Tembus Rp 1.010,6 Triliun
Rosan melaporkan investasi Indonesia mencapai Rp 1.010,6 triliun pada Semester I-2026. Kontribusi hilirisasi naik menjadi 30 persen dari total nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
Rosan Ungkap Investasi Hilirisasi Naik Jadi 30 Persen, Total Investasi RI Tembus Rp 1.010,6 Triliun
Indonesia
Puluhan Ribu Kasus Premanisme Ganggu Dunia Usaha, Polri: Modusnya Ngerecokin sebelum Usaha Dimulai
Selain premanisme, Polri juga menangani ribuan kasus pungutan liar dan pemerasan.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Puluhan Ribu Kasus Premanisme Ganggu Dunia Usaha, Polri: Modusnya Ngerecokin sebelum Usaha Dimulai
Indonesia
Prabowo Anggap Investor Percaya Indonesia Sebagai Saudara
"Adalah masalah kehormatan bagi bangsa Indonesia untuk menjaga mitra-mitra kita. Mitra-mitra kita, kita anggap sebagai saudara-saudara kita," ujarnya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Prabowo Anggap Investor Percaya Indonesia Sebagai Saudara
Indonesia
Investasi Jakarta Capai Rp173,6 Triliun hingga Semester I 2026, Tertinggi di Indonesia
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan investasi Jakarta mencapai Rp173,6 triliun hingga semester I 2026 dan menjadi yang tertinggi di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Investasi Jakarta Capai Rp173,6 Triliun hingga Semester I 2026, Tertinggi di Indonesia
Indonesia
Prabowo Ungkap Investasi Rp 1.010 Triliun dan 1,4 Juta Lapangan Kerja Baru, Singgung MBG dan Kopdes Merah Putih
Prabowo menyebut investasi Indonesia mencapai Rp 1.010 triliun hingga Juni 2026 dan berkontribusi membuka sekitar 1,4 juta lapangan kerja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Prabowo Ungkap Investasi Rp 1.010 Triliun dan 1,4 Juta Lapangan Kerja Baru, Singgung MBG dan Kopdes Merah Putih
Bagikan