Edelman Trust: Bahaya Jika Jokowi Gagal Memimpin

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Selasa, 03 Februari 2015
Edelman Trust: Bahaya Jika Jokowi Gagal Memimpin

Jika Jokowi gagal memimpin, akan timbul kekecewaan rakyat terhadap demokrasi (Foto: Antarafoto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Beberapa minggu terakhir ini muncul beberapa persepsi tentang turunnya tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah. Menurunnya tingkat kepercayaan publik tersebut juga dianggap mempengaruhi popularitas Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

Namun Edelman Trust Barometer mempersepsikan sebaliknya. Berdasarkan hasil risetnya, Edelman Trust Barometer menegaskan menurunnya kepercayaan publik tersebut bukan semata-mata karena Jokowi, tapi pemerintah secara keseluruhan.

Head of Public Affairs Edelman Trust Barometer untuk Asia Tenggara, Stephen Lock, mengatakan bahwa hasil riset yang diselenggarakan pada Oktober-November 2014 lalu, bersamaan dengan pencabutan subsidi Bahana Bakar Minyak (BBM) menunjukkan pandangan masyarakat terhadap pemerintahan dalam jangka panjang.

Menurut survei, kepercayaan publik tersebut bersifat rapuh dan harus diperhatikan dengan baik. Jika masyarakat tidak melihat perubahan berarti atau pemerintah kembali terlibat skandal-skandal yang sama dengan apa yang terjadi di pemerintahan sebelumnya, kesabaran dan kepercayaan masyarakat akan menurun dengan cepat.

BACA JUGA: Tingkat Kepercayaan Publik pada Pemerintahan Jokowi Masih Tinggi

"Bahkan bila Jokowi gagal memimpin, akibatnya mungkin saja lebih membahayakan, seperti kekecewaan terhadap proses demokrasi itu sendiri," kata Stephen di Jakarta, Selasa (3/2).

Dalam kesempatan itu, Stephen menambahkan bahwa Edelman Trust Barometer adalah survei tahunan ke-15 yang mengangkat topik kepercayaan dan kredibiltas institusi di mata publik. Survei yang dilakukannya kali ini adalah yang ke tujuh dan dimotori oleh firma riset Edelmen Berland dan dilakukan dengan cara wawancara online.

Survei kali ini melibatkan 1000 responden umum dan 200 orang yang melek informasi. Sementara di tingkat dunia, survei ini melibatkan 33 ribu responden dari 27 negara. Responden yang melek informasi sudah memenuhi kriteria dalam surveinya dengan pendidikan terakhir S1, pengadilan di kuratil teratas (untuk umurnya sesuai negara asal masing-masing), rajin membaca dan menonton berita umum maupun bisnis beberapa kali dalam seminggu.

"Mereka juga mengikuti isu kebijakan publik melalui berita, setidaknya beberapa kali dalam seminggu. Hasilnya menunjukkan bahwa Indonesia terus menjadi salah satu negara dengan tingkat kepercayaan tertinggi di dunia," kata Stephen. (hur)

 

BERITA LAINNYA:

Rombongan Konvoi Polisi Tabrak Siswi SMK Hingga Tewas

Sprindik Keluar, Kabareskrim Pastikan Abraham Samad Bakal Jadi Tersangka

 

# Head Of Public Affairs Edelman Trust #PR Jokowi-JK #Survei #Presiden Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Survei yang berlangsung pada 13–22 April 2026 ini melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi melalui metode multi-stage random sampling
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Fun
Berburu Takjil Jadi Tradisi Favorit Gen Z dan Milenial saat Ramadan, Survei Populix Ungkap Faktanya
Survei Populix mengungkap berburu takjil menjadi aktivitas ngabuburit paling populer bagi Gen Z dan milenial. 41 persen menganggap tradisi ini tak tergantikan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Maret 2026
Berburu Takjil Jadi Tradisi Favorit Gen Z dan Milenial saat Ramadan, Survei Populix Ungkap Faktanya
Indonesia
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Presiden Prabowo mengundang para mantan presiden dan wakil presiden RI ke Istana Kepresidenan, bahas situasi nasional dan geopolitik global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Survei Metro TV Ungkap 100 Responden Tak Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo
Beredar unggahan hasil survei yang mengungkap 100 responden tak puas dengan kinerja Presiden Prabowo. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 25 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Survei Metro TV Ungkap 100 Responden Tak Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo
Indonesia
Survei Indikator Politik Indonesia: Kepercayaan Publik ke TNI 93 Persen, DPR 56 Persen
Survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan TNI menjadi lembaga paling dipercaya publik dengan 93 persen, sementara DPR terendah dengan 56 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 09 Februari 2026
Survei Indikator Politik Indonesia: Kepercayaan Publik ke TNI 93 Persen, DPR 56 Persen
Indonesia
Survei Indikator Politik: Baru 13 Persen Publik yang Sangat Puas Kinerja Presiden Prabowo
Survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan 13 persen masyarakat sangat puas terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Gen-Z menjadi kelompok paling puas.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 09 Februari 2026
Survei Indikator Politik: Baru 13 Persen Publik yang Sangat Puas Kinerja Presiden Prabowo
Indonesia
Kesuksesan MBG Bakal Pengaruhi Persepsi Atas Kinerja Prabowo
Responden yang merasa sangat puas sebanyak 12,2 persen, kemudian yang cukup puas sebanyak 60,6 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Februari 2026
Kesuksesan MBG Bakal Pengaruhi Persepsi Atas Kinerja Prabowo
Indonesia
Survei DFW Temukan 3 Kendala Besar Koperasi Merah Putih
Kebingungan pengurus koperasi Merah Putih juga dipengaruhi regulasi yang tumpang tindih.
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Januari 2026
Survei DFW Temukan 3 Kendala Besar Koperasi Merah Putih
Indonesia
Hasil Survei LSI Denny JA: Soeharto Jadi Presiden RI yang Paling Disukai
Hasil survei LSI Denny JA mengungkapkan, bahwa Soeharto menjadi Presiden RI yang paling disukai publik.
Soffi Amira - Sabtu, 08 November 2025
Hasil Survei LSI Denny JA: Soeharto Jadi Presiden RI yang Paling Disukai
Indonesia
Hasil Survei: Menkeu Purbaya Masuk Bursa Capres-Cawapres 2029, Unggul Jauh dari Gibran
Menkeu Purbaya masuk bursa Capres-Cawapres 2029. Ia unggul jauh dari Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.
Soffi Amira - Rabu, 29 Oktober 2025
Hasil Survei: Menkeu Purbaya Masuk Bursa Capres-Cawapres 2029, Unggul Jauh dari Gibran
Bagikan