Earth Defense Force 6 Tembus 600 Ribu Kopi, Penjualan Terus Melonjak
(Foto: Gematsu)
MerahPutih.com - Game Earth Defense Force 6 resmi mencetak rekor baru! D3 Publisher dan pengembang Sandlot mengumumkan bahwa total penjualannya kini telah melampaui 600.000 unit di seluruh dunia.
Game aksi bertema pertempuran melawan invasi alien ini pertama kali dirilis untuk PlayStation 5 dan PlayStation 4 di Jepang pada 25 Agustus 2022. Sejak pertama kali meluncur, game ini mendapatkan respons positif dari penggemar.
Selanjutnya, rilis diperluas ke Asia pada 14 Maret 2024, dan akhirnya tersedia secara global di PlayStation 5, PlayStation 4, serta PC melalui Steam dan Epic Games Store pada 25 Juli 2024, demikian diberitakan Gematsu, Jumat (21/6).
Sebelumnya, Earth Defense Force 6 dilaporkan telah terjual 550.000 unit per 6 September 2024. Artinya, dalam lima bulan terakhir, game ini berhasil menambah 50.000 unit lagi ke dalam catatan penjualannya.
Baca juga:
Gamer PC Bersiap! GTA V Dapatkan Update Gratis dengan Fitur Eksklusif Next-Gen
Dengan angka yang terus meroket, apakah ini pertanda bahwa Earth Defense Force 6 akan menembus angka satu juta dalam waktu dekat? Kita tunggu saja, sebab penjualan game ini hingga sekarang masih mengalami peningkatan. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme