EA Memprediksi NFT Jadi Bagian Penting Dunia Game Masa Depan

Yudi Anugrah NugrohoYudi Anugrah Nugroho - Minggu, 07 November 2021
 EA Memprediksi NFT Jadi Bagian Penting Dunia Game Masa Depan

CEO EA percaya konten digital game dapat menjadi bagian dari NFT di masa depan. (Foto: EA Games)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ELECTRONIC Arts (EA) mengerti bila satu game bisa jadi simbiosis mutualisme antara developer dan konsumen melalui microtransaction di kemudian hari. Apalagi dengan hadirnya blockchain, NFT, dan beberapa game dengan sistematis 'play-to-earn' membuat EA dapat memikirkan hal tersebut sebagai peluang besar dalam industri game di masa depan.

Baca juga:

PUBG Mobile Kedatangan Godzilla dan Kong di Arena Perang

CEO EA, Andrew Wilson, dikutip IGN, pada diskusinya dengan game 'play-to-earn' yang sempat marak di dunia blockchain berbasis uang kripto menyimpulkan skema tersebut menjadi salah satu bagian potensial dari gaming di masa depan.

NFT
Andrew Wilson percaya NFT sendiri bisa menjadi bagian penting di masa depan video game. (Foto: Video Games Chronicle)

"Yang kami ketahui tentang koleksi terus menerus adalah nilai dari kolektibilitas ternyata lebih bernilai untuk para kolektor, dan sepertinya dari konteks game yang telah kami buat dan live service yang telah kami sediakan kepada pemain, konten digital yang dapat dikoleksi bisa menjadi hal paling berarti di masa depan." Ujar Wilson.

Baca juga:

PUBG Mobile Kini Hadir Dalam Versi yang Lebih Ringan

Wilson memberikan konklusi untuk membuat dirinya dan perusahaan bisa lebih berinovasi dan lebih kreatif dengan hal tersebut. Mengingat beberapa konten dari game besutan EA juga memiliki banyak hal kolektif nan bergengsi.

Di antaranya adalah kartu FIFA Ultimate Team yang sempat menjadi pilihan terbaik bagi pencinta game sepak bola untuk mendapatkan pemain dari tim favoritnya, atau konten kosmetik dan utilitas yang ada pada game Apex Legends. Menjadikan konten digital tersebut sebagai NFT membuat developer atau konsumen dari game besutan EA tersebut memiliki ekosistem transaksinya sendiri menggunakan blockchain.

NFT
Membuat kartu FIFA Ultimate Team menjadi NFT dapat menjadi investasi besar di dunia game FIFA. (Foto: EA Games)

Apalagi NFT telah menjadi nilai investasi dengan menggunakan mata uang kripto seperti Bitcoin maupun Ethereum. Tetapi NFT dari pandangan sebagian orang dianggap sebagai hal negatif akibat eksploitasi dan transaksi berkedok penipuan, dan bahkan mata uang kripto pun didapat dari teknik mining menggunakan kartu VGA dianggap dapat merusak lingkungan.

Ada platform pro dan kontra di dunia game, seperti Steam tidak setuju dan memblokir seluruh game berbasis blockchain, dan Epic Games Store memperbolehkan developer untuk merilis game berbasis blockchain. (dnz)

Baca juga:

PUBG dan Tesla Berkolaborasi, Gamer Boleh Rakit Model Y

#X Games #Game
Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

The love we take is equal to the love we make

Berita Terkait

Fun
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Panduan TheoTown pemula untuk membangun kota stabil dan cepat berkembang, mulai dari jalan, listrik, pajak, hingga dense zone.
ImanK - Minggu, 11 Januari 2026
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Indonesia
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
BNPT mencatat sepanjang tahun 2025 terdapat sekitar 112 anak di 26 provinsi yang teridentifikasi terpapar paham radikalisme melalui ruang digital, baik melalui media sosial maupun gim daring.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
ShowBiz
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Simu Liu resmi membintangi film adaptasi game 'Sleeping Dogs' yang disutradarai Timo Tjahjanto. Kisah polisi undercover lawan Triad siap ke layar lebar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Indonesia
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Pemilik platform permainan daring dituntut untuk memberikan verifikasi dan keamanan terhadap siapa yang mengakses.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Lifestyle
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Gim ini menarik karena adegan pertarungan tangan kosong dan juga senjata apinya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Fun
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Film Live-Action terbaru “Street Fighter” akan tayang di bioskop pada 16 Oktober 2026
Wisnu Cipto - Minggu, 14 Desember 2025
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
ShowBiz
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Trailer perdana film Street Fighter dirilis di The Game Awards, menampilkan aksi Ryu dan Ken menuju Turnamen World Warrior. Tayang 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 13 Desember 2025
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Lifestyle
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Ajang IESF WEC 2025 ini dinilai sangat strategis untuk mematangkan tim
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Desember 2025
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Lifestyle
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Timnas MLBB putri memulai turnamen IESF WEC 2025 dengan hasil meyakinkan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 07 Desember 2025
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Indonesia
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Proses perekrutan seringkali dimulai dari aktivitas permainan yang terkesan normal
Angga Yudha Pratama - Selasa, 25 November 2025
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Bagikan