Dukungan GNPF-MUI kepada Jenderal Gatot Disebut 'Testing the Water'

Luhung SaptoLuhung Sapto - Kamis, 07 Desember 2017
Dukungan GNPF-MUI kepada Jenderal Gatot Disebut 'Testing the Water'

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menjadi pembicara di Muhammadiyah. (MP/Fadhli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dukungan ormas Islam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) terhadap Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai calon presiden pada Pilpres 2019 dinilai hanya strategi politik. Tujuannya, untuk mengukur respon publik sebelum mengambil sikap resmi.

"GNPF sebenarnya sedang test the water mengusung Gatot. Ini kan untuk menguji apakah Gatot diterima atau tidak oleh masyarakat," ujar Direktur Populi Center Usep Akhyar saat dihubungi MerahPutih.com, Kamis (7/12).

Padahal, kata dia, wacana Jenderal Gatot disebut-sebut sebagai capres sudah sejak lama dan telah direspon oleh masyarakat.

Menurut Usep, munculnya nama Gatot sebagai capres di Pilpres 2019 merupakan hal positif. Pasalnya, sejak reformasi bergulir tokoh-tokoh yang muncul sebagai kandidat RI 1 hanya diisi oleh muka-muka lama.

"Secara normatif saya kira baik-baik saja. (Gatot jadi kandidat capres), agar ada variasi calon yang muncul di tengah masyarakat jadi tidak monoton itu-itu saja," tandasnya.

Dia menilai, pesta demokrasi elektoral 2019 harus munculkan calon-calon alternatif, agar regenerasi kepemimpinan nasional dapat berjalan dengan baik.

"Sebanyak mungkin saya kira alternatif-alternatif (capres) itu dimunculkan. saya kira itu bagus dalam konteks regenerasi. Cuma selama ini dari beberapa survei yang muncul masih Pak Jokowi dan Pak Prabowo," ujarnya.

Sebelumnya, GNPF-MUI menyatakan sedang melirik Gatot untuk didukung menjadi capres di 2019. Juru Bicara GNPF-MUI Kapitra Ampera mengatakan Jenderal Gatot layak menjadi pesaing Jokowi di Pilpres 2019. Alasannya, Gatot dinilai selama ini dekat dengan ulama.

Jenderal Gatot akan memasuki masa pensiun pada Maret 2018 mendatang. Posisinya akan diganti oleh Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Hadi Tjahjanto yang kemarin telah dinyatakan lolos uji kelayakan dan kepatutan di Komisi I DPR. (Pon)

Baca juga berita lain terkait Jenderal Gatot Nurmantyo di: Mengkaji Siapa Layak Gantikan Gatot Nurmantyo

#Jenderal Gatot Nurmantyo #Calon Presiden #Pilpres 2019
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
KPU Minta Maaf Bikin Gaduh soal Dokumen Capres-Cawapres, Apresiasi Masukan Masyarakat
KPU akhirnya minta maaf atas kegaduhan dokumen capres-cawapres. KPU kini telah membatalkan keputusan tersebut untuk merahasikan dokumen capres dan cawapres.
Soffi Amira - Selasa, 16 September 2025
KPU Minta Maaf Bikin Gaduh soal Dokumen Capres-Cawapres, Apresiasi Masukan Masyarakat
Indonesia
Perlunya Tuntaskan RUU Perampasan Aset, Anies: Koruptor Harus Dimiskinkan
Bagi Anies tidak ada pilihan lain selain memiskinkan koruptor.
Frengky Aruan - Rabu, 17 Januari 2024
Perlunya Tuntaskan RUU Perampasan Aset, Anies: Koruptor Harus Dimiskinkan
Indonesia
Anies Ingin Perbaiki Proses Rekrutmen di KPK, dari Pimpinan sampai Staf
Anies juga berjanji mengembalikan standar etika yang tinggi di tubuh KPK jika terpilih.
Frengky Aruan - Rabu, 17 Januari 2024
Anies Ingin Perbaiki Proses Rekrutmen di KPK, dari Pimpinan sampai Staf
Indonesia
Para Wali Kota se-Indonesia Siapkan Berbagai Isu Bagi Calon Presiden
Apeksi akan mengundang para capres yang mudah-mudahan sudah definitif di bulan Juli nanti untuk mendengarkan gagasannya dan visinya untuk Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Maret 2023
Para Wali Kota se-Indonesia Siapkan Berbagai Isu Bagi Calon Presiden
Bagikan