Musik

Dukung Program Pemerintah, Shinta Priwit Rilis Single ‘Kangen Kutho Solo’

Muchammad YaniMuchammad Yani - Rabu, 05 Mei 2021
Dukung Program Pemerintah, Shinta Priwit Rilis Single ‘Kangen Kutho Solo’

Shinta Priwit rilis single 'Kangen kutho Solo'. (Foto: istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MUSISI perempuan yang telah berkarya lebih dari 20 tahun, Shinta Priwit kembali melahirkan single baru berjudul Kangen Kutho Solo’pada 2 Mei 2021, sekaligus memperingati Hari Pendidikan Nasional.

Melihat dari judulnya yang memakai bahasa Jawa, Shinta berkata bahwa ia memang ingin menggunakan lirik Bahasa Ibu tersebut pada lagu terbarunya ini.

Baca juga:

Anoa Records Rilis Kompilasi Shoegaze dan Dream Pop Indonesia

“Lah abis piye, butuh waktu dan praktek lebih sering, aku lahir ning Jakarta, dadine saat ini aku abru bsia memulai dulu dari suatu hal yang aku senangi. Yaitu menyanyi dan menciptakan lagu, sing penting niatannya baik toh,” celoteh Shinta dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih pada Selasa (4/5).

Selain itu, ia juga ingin turut serta mengkampanyekan pelestarian penggunaan Bahasa Ibu (bahasa daerah), di mana penggunaan bahasa ini juga tengah digaungkan oleh Kemetrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Tentunya, Bahasa Ibu memberikan kontribusi positif dalam proses belajar, terutama kelas awal, khususnya di daerah. Apalagi dalam situasi PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh).

Baca juga:

48 Tahun God Bless, Single 'Mulai Hari Ini' Dirilis Ulang dengan Aransemen Baru

Kangen Kutho Solo bercerita tentang kerinduan seseorang yang sudah lama meninggalkan kota Solo, dan kerinduan terdalam ia ternyata kepada neneknya, suasana kota Solo.

Hal menarik lainnya terdapat pada bagian lirik yang diciptakan oleh Shinta Priwit. Bila diperhatikan, lirik yang disampaikan menceritakan tentang berbagai macam kuliner khas kota Solo. Pastinya ini merupakan salah satu cara untuk mempromosikan kuliner yang terdapat di kota yang dijuluki dengan kota budaya tersebut.

Artwork 'Kangen Kutho Solo'. (Foto: istimewa)
Artwork 'Kangen Kutho Solo'. (Foto: istimewa)

Pada single terbarunya, Shinta Priwit memasukan genre musik pop bercampur reggae. Dan dengan adanya lirik bahasa Jawa, lagu ini bisa dikatagorikan sebagai Pop Reggae Jawa.

Alasan lainnya dirilis pada saat menjelang Hari Raya, Shinta Priwit berkata kalau ini hadiah untuk para perantau yang ngga mudik, ngga pulang kampung, di mana para perantau khususnya orang Jawa, warga Solo dan sekitarnya pasti merasakan kerinduan akan kota asalnya.

Bisa dikatakan, bahwa Shinta turut mendukung program Pemerintah, Jangan Mudik. Lagu Kangen Kutho Solo sendiri ditujukan bukan hanya untuk orang Jawa dan warga Solo, menurut Shinta banyak sekali orang yang juga punya memori sendiri dengan Kota Solo meskipun bukan asli Kota Solo. (far)

Baca juga:

Dian Sastro Berbagi Pengalaman Syuting Film Bermodal Ponsel

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'A Million Stars', Debut Singkat Waxtape dengan Energi Punk 90-an
'A Million Stars' menjadi kelanjutan dari demo EP Waxtape yang dirilis pada 2023.
Dwi Astarini - 24 menit lalu
'A Million Stars', Debut Singkat Waxtape dengan Energi Punk 90-an
Lifestyle
'Sujud di Altar-Nya, Ajakan Menyerahkan Beban kepada Tuhan
Lagu ini mengangkat tentang penyerahan diri kepada Tuhan ketika seseorang berada dalam situasi sulit.
Dwi Astarini - 42 menit lalu
'Sujud di Altar-Nya, Ajakan Menyerahkan Beban kepada Tuhan
ShowBiz
'Matematika Tuhan Berbeda', Tentang Belajar Menerima Perhitungan Tuhan
Pertanyaan tentang perjalanan hidup tersebut menjadi dasar karya terbaru Arda Hatna berjudul 'Matematika Tuhan Berbeda'.
Dwi Astarini - 2 jam, 4 menit lalu
'Matematika Tuhan Berbeda', Tentang Belajar Menerima Perhitungan Tuhan
ShowBiz
SMLHD Bawa Kepenatan Rutinitas ke Hip-Hop Jawa 'Rutinitas Radong'
'Rutinitas Radong' lahir sebagai respons terhadap kejenuhan anak muda dalam menghadapi keseharian yang berulang dan terasa monoton.
Dwi Astarini - 2 jam, 15 menit lalu
SMLHD Bawa Kepenatan Rutinitas ke Hip-Hop Jawa 'Rutinitas Radong'
ShowBiz
'Another Cycle', Cara Falaci Membaca Siklus Zaman yang kian Cepat dan Menuntut
'Another Cycle' lahir dari berbagai bentuk perenungan yang mereka alami ketika berhadapan dengan dinamika sosial dan politik yang terasa semakin suram.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
'Another Cycle', Cara Falaci Membaca Siklus Zaman yang kian Cepat dan Menuntut
ShowBiz
RAMENGVRL Comeback Lewat '#COWOBARU', Kisah #BADDIE yang Tak Takut Ditinggal
RAMENGVRL kembali bermusik lewat single #COWOBARU setelah sempat mengambil jeda. Lagu ini bercerita tentang luka, kecewa, dan kisah baru seorang #Baddie.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
RAMENGVRL Comeback Lewat '#COWOBARU', Kisah #BADDIE yang Tak Takut Ditinggal
ShowBiz
Filsummer Buka Perjalanan Musik lewat EP 'Bubuka', Padukan Midwest Emo dan Musik Sunda
Filsummer membuka perjalanan musik lewat debut EP 'Bubuka' yang memadukan Midwest Emo dengan unsur musik tradisional Sunda.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
Filsummer Buka Perjalanan Musik lewat EP 'Bubuka', Padukan Midwest Emo dan Musik Sunda
ShowBiz
Purbaya Yudhi Sadewa Unggah Foto di TikTok, Pakai Lagu 'Wasap Mamen' DJiamputh & Andi Mbendol
Purbaya Yudhi Sadewa kembali menarik perhatian lewat unggahan TikTok. Ia membagikan foto dengan lagu 'Wasap Mamen' dengan caption “Udah siap belum?”
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
Purbaya Yudhi Sadewa Unggah Foto di TikTok, Pakai Lagu 'Wasap Mamen' DJiamputh & Andi Mbendol
ShowBiz
Kangen Band Batal Bubar, Dodhy Ungkap Alasan Pilih Lanjutkan Perjalanan
Kangen Band batal bubar setelah Dodhy dan para personel kembali bertemu. Dodhy meminta maaf kepada penggemar dan memastikan band tetap melanjutkan perjalanan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
Kangen Band Batal Bubar, Dodhy Ungkap Alasan Pilih Lanjutkan Perjalanan
ShowBiz
Kangen Band Mendadak Dibubarkan, Andika Mahesa Justru Mengaku Tak Tahu Apa yang Terjadi
Dodhy Hardiyanto mengumumkan pembubaran Kangen Band. Andika Mahesa mengaku belum mengetahui alasan keputusan tersebut dan memilih menunggu penjelasan personel.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
Kangen Band Mendadak Dibubarkan, Andika Mahesa Justru Mengaku Tak Tahu Apa yang Terjadi
Bagikan