Pilpres 2019

Dukung Jokowi, Pakde Karwo Tegaskan Tidak Akan Hengkang dari Demokrat

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 15 Agustus 2018
Dukung Jokowi, Pakde Karwo Tegaskan Tidak Akan Hengkang dari Demokrat

Gubernur Jatim yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Soekarwo. (MP/Budi Lentera)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Perbedaan dukungan DPP Partai Demokrat dengan DPD Partai Demokrat Jawa Timur menempatkan posisi Soekarwo atau akrab disapa Pakde Karwo dilematis.

Pasalnya, Partai Demokrat melalui Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan bergabung dengan koalisi Gerindra yang mengusung Prabowo Subianto sebagai capres di Pilpres 2019.

Sementara itu, DPD Partai Demokrat Jawa Timur dalam Rakorda tanggal 21 Juli 2018 mendukung Jokowi untuk lanjut ke periode 2019-2024. Keputusan itu dihasilkan melalui pemungutan suara.

Dalam kondisi dilematis seperti ini, Pakde Karwo yang juga Gubernur Jawa Timur menyatakan tidak akan keluar dari Partai Demokrat.

"Tidak hengkang dan tidak ada itu," ujarnya membantah isu kepindahannya ke Partai NasDem di hadapan wartawan di Surabaya, Rabu (15/8).

Soekarwo
Pakde Karwo saat memberikan keterangan kepada awak media (MP/Budi Lentera)

Soekarwo ramai diberitakan di media sosial akan berlabuh ke Partai NasDem dan meletakkan jabatannya dari Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Jatim, sekaligus keluar sebagai kader.

Sebagaimana dilansir Antara, ramainya warganet membicarakan isu tersebut, pada Senin (13/8), Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memanggil secara khusus Pakde Karwo di kediamannya.

"Waktu itu ramai di media sosial dan saya dihubungi beliau untuk ngobrol-ngobrol biasa," ucap orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut.

Pakde Karwo juga menegaskan tidak mudah meninggalkan Partai Demokrat yang dipimpinnya selama dua periode, termasuk menjaga konsolidasi dengan kader internal maupun pihak-pihak lain.

"Tidak mudah untuk ke luar dari partai, apalagi sudah hampir 10 tahun saya kelola. Jadi isu itu tidak benar dan tidak ada hengkang," kata suami Nina Kirana tersebut.

Di sisi lain, beberapa waktu lalu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPW Partai NasDem Jatim Ipong Muchlissoni mengaku siap menyambut jika Pakde Karwo hengkang dari Partai Demokrat, bahkan disebutnya siap menyediakan karpet merah.

"NasDem telah membuka pintu dan menyiapkan karpet merah untuk Pakde Karwo. Tapi karena ini NasDem maka karpetnya warna biru tua," katanya sembari tertawa.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Gubernur Anies Ditagih Tuntaskan Janji-Janji Kampanye

#Pilpres 2019 #Gubernur Jatim Soekarwo #Partai Demokrat #Presiden Jokowi
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron buka suara soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen caleg perempuan.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Indonesia
Demokrat Tolak Usulan KPK, Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Urusan Internal
Demokrat menolak usulan KPK terkait masa jabatan ketum parpol. Demokrat menilai, kebijakan itu merupakan urusan internal partai.
Soffi Amira - Jumat, 24 April 2026
Demokrat Tolak Usulan KPK, Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Urusan Internal
Indonesia
Partai Demokrat Salurkan Bantuan untuk Kelompok Prasejahtera di Momen Paskah, Diharapkan Meringankan Beban di Tengah Gejolak Kebutuhan
Partai Demokrat melakukan kegiatan sosial dengan penyaluran sembako di Gereja Katolik Santo Andreas, Kedoya, Jakarta Barat, Minggu (12/4).
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Partai Demokrat Salurkan Bantuan untuk Kelompok Prasejahtera di Momen Paskah, Diharapkan Meringankan Beban di Tengah Gejolak Kebutuhan
Indonesia
Bicara dengan Gen Z di Jakarta, AHY Tekankan Kota Global Harus Berakar pada Identitas Lokal
AHY menegaskan modernisasi kota harus tetap berakar pada identitas lokal saat berdialog dengan generasi Z di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Maret 2026
Bicara dengan Gen Z di Jakarta, AHY Tekankan Kota Global Harus Berakar pada Identitas Lokal
Indonesia
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Presiden Prabowo mengundang para mantan presiden dan wakil presiden RI ke Istana Kepresidenan, bahas situasi nasional dan geopolitik global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Berita Foto
AHY Beri Penghargaan ke Deddy Corbuzier dalam Perayaan Imlek Nasional 2026
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono berikan penghargaan kepada Stafsus Menhan Bidang Komunikasi dan Publik, Deddy Corbuzier saat Perayaan Imlek.
Didik Setiawan - Kamis, 19 Februari 2026
AHY Beri Penghargaan ke Deddy Corbuzier dalam Perayaan Imlek Nasional 2026
Berita Foto
Atraksi Barongsai Meriahkan Perayaan Imlek Nasional 2026 Partai Demokrat di Jakarta
Atraksi barongsai meriahkan perayaan Imlek Nasional Partai Demokrat di Jakarta, Rabu (18/2/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 18 Februari 2026
Atraksi Barongsai Meriahkan Perayaan Imlek Nasional 2026 Partai Demokrat di Jakarta
Berita Foto
Motivator Merry Riana Bareng Komunitas Tionghoa Resmi Bergabung dengan Partai Demokrat
Motivator sekaligus penulis buku Merry Riana menyampaikan sambutan saat Penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Demokrat di Jakarta, Senin (9/2/2026).
Didik Setiawan - Senin, 09 Februari 2026
Motivator Merry Riana Bareng Komunitas Tionghoa Resmi Bergabung dengan Partai Demokrat
Indonesia
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Demokrat dan Golkar menegaskan reshuffle Kabinet Merah Putih merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo, usai Thomas Djiwandono mundur dari Wamenkeu.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Indonesia
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Susilo Bambayng Yudhoyono (SBY) dikaitkan dengan isu ijazah palsu Jokowi. Partai Demokrat pun menegaskan, bahwa hal itu merupakan fitnah.
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Bagikan