MerahPutih Bisnis - Wayang gunungan lazimnya muncul saat adegan pembuka wayang kulit. Namun, wayang gunungan juga bisa menjadi suvenir cantik.
Ketika membuat wayang gunungan sebagai suvenir, pakar batik dan pemilik Dudung Tie Dye & Batik Dudung Alisyabana hanya berpikir memberikan tampilan berbeda.
"Kami memang sengaja membuat wayang dengan tampilan yang berbeda. Saat itu, saya ingin membuat wayang gunungan agar lebih menarik," jelasnya saat dijumpai merahputih.com di sela-sela pameran INACRAFT, JCC Senayan, Jakarta, Jumat (22/4).
Dudung menjelaskan ukuran suvenir wayang gunungan bervariasi mulai dari 1 sentimeter sampai 3 meter. Untuk ukuran mini biasanya digunakan sebagai suvenir sedangkan yang ukuran "jumbo" bisa untuk mempercantik ruang keluarga.
"Biasanya ukuran kecil banyak dipesan untuk suvenir pernikahan, sedangkan yang ukuran besar digunakan untuk desain interior ruangan, dekorasi pengantin, pokoknya macam-macam," terangnya.
Dudung mengatakan harga wayang gunungan buatannya dibanderol mulai dari Rp15 ribu sampai Rp90 juta. Dalam satu bulan ia bisa menerima pesanan 1.000-1.500 wayang gunungan untuk suvenir pernikahan. Kalau dihitung rata-rata omzet per bulan Dudung dapat mencapai Rp150 juta.
Ke depan, Dudung ingin mengembangkan wayang dan batik dengan menggunakan logam terbuat dari perak. Ia tidak khawatir Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) akan menggerus para pelaku bisnis lokal.
"Saya selalu optimis produk Indonesia lebih unggul dari produk luar negeri yang banyak beredar di pasar dalam negeri. Apabila semua produk dalam negeri dikemas lebih apik pasti banyak diminati oleh masyarakat dalam maupun luar negeri," tandasnya. (Abi)
BACA JUGA: