Dua Tempat di Indonesia yang Terdapat Salju Selain Puncak Jayawijaya

Muchammad YaniMuchammad Yani - Selasa, 17 April 2018
Dua Tempat di Indonesia yang Terdapat Salju Selain Puncak Jayawijaya

Gunung Semeru (Instagram/wandi_ngaprak)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TENTUNYA semua orang tahu kalau Indonesia adalah negara yang hanya memiliki 2 iklim atau biasa disebut tropis. Hal tersebut lantaran Nusantara tepat berada digaris khatulistiwa.

Namun bukan berarti Indonesia tak memiliki salju seperti negara-negara subtropis. Contohnya saja Gunung Jayawijaya yang ada di Papua. Di sana kita bisa melihat salju abadi layaknya Gunung Himalaya di Tibet.

Salju ini terbentuk lantaran Gunung Jayawijaya memiliki ketinggian 4.884 Mdpl yang merupakan gunung tertinggi di Indonesia. Sayangnya, akibat pemanasan global salju ini semakin lama semakin menyusut. Bahkan dikabarkan akan lenyap seiring berjalannya waktu.

Sebenarnya ada lho beberapa lokasi lagi yang ternyata juga terdapat 'salju'. Meski tak sebanyak Gunung Jayawijaya, keeksotisan 'salju' tersebut menambah keindahan di beberapa tempat ini.

Dataran Tinggi Dieng

'Salju di Dataran Tinggi Dieng (Instagram/bikinkerenindonesia)
'Salju' di Dataran Tinggi Dieng (Instagram/bikinkerenindonesia)

Salah satu daerah yang memiliki penampakan 'salju' adalah Dataran Tinggi Dieng. Hal ini lantaran daerah yang terletak di Jawa Tengah itu kerap memiliki suhu udara hampir di bawah nol derajat celcius.

Karena terdapat suhu yang sangat dingin itu di sekitar Dataran Tinggi Dieng muncul embun upas. Embun inilah yang kerap disebut sebagai 'salju' Dieng.

Kabut di Dataran Tinggi Dieng (Instagram/bikinkerenindonesia)
Kabut di Dataran Tinggi Dieng (Instagram/bikinkerenindonesia)

Fenomena yang mengagumkan ini membuat Dieng dijuluki Eropanya Indonesia. Julukan lainnya adalah Negeri di Atas Awan, karena seringnya kabut turun di dataran ini.

Ranu Kumolo

Sama seperti Dataran Tinggi Dieng, Ranu Kumolo di puncak Gunung Semeru pun terdapat 'salju' yang terbentuk dari embun-embun di sana.

Bahkan belum lama ini fenomena 'salju' di Ranu Kumolo membuat geger terutama para pendaki. Sebenarnya 'salju' di Runu Kumolo hampir terjadi di setiap tahun, sayangnya fenomena alam ini kurang tenar dibandingkan 'salju' di Dataran Tinggi Dieng.

'Salju' di Ranu Kumolo (Instagram/bagus_ary)

Belum lama ini beberapa orang kembali menemukan gumpalan es di puncak gunung. Hal ini lantaran jika saat musim pancaroba dari musim penghujan ke kemarau puncak Gunung Semeru memiliki suhu dingin bahkan mampu mencapai nol derajat celcius.

Sahabat MerahPutah itulah dua tempat yang memiliki salju selain puncak Gunung Jayawijaya di Indonesia. Cukup membanggakan bukan? Bagi yang senang hiking tentunya fenomena ini menjadi satu hal yang tak bisa dilupakan.

#Gunung Semeru #Wisata Dieng
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Indonesia
Gunung Semeru Erupsi 2 Kali dalam Hitungan Menit, Kolom Abu Capai 700 Meter
Gunung Semeru erupsi dua kali pada Sabtu pagi dengan tinggi kolom abu 700 meter. Warga diminta waspada dan menjauhi zona bahaya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 02 Mei 2026
Gunung Semeru Erupsi 2 Kali dalam Hitungan Menit, Kolom Abu Capai 700 Meter
Indonesia
Jalur Pendakian Semeru Dibuka Setelah Tutup 5 Bulan, Dilarang Sampai Puncak
Balai Besar TNBTS resmi membuka jalur pendakian Gunung Semeru mulai 24 April 2026. Kuota 200 orang per hari, batas akhir Ranu Kumbolo, tiket wajib online.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 April 2026
Jalur Pendakian Semeru Dibuka Setelah Tutup 5 Bulan, Dilarang Sampai Puncak
Indonesia
Semeru 5 Kali Erupsi Pagi Ini, Tinggi Semburan Paling Rendah Setengah KM
Gunung Semeru saat ini berada pada status Level III (Siaga).
Wisnu Cipto - Kamis, 16 April 2026
Semeru 5 Kali Erupsi Pagi Ini, Tinggi Semburan Paling Rendah Setengah KM
Indonesia
Gunung Semeru 7 Kali Erupsi Menjelang Senin Siang, Tinggi Letusan hingga 1.100 Meter
"Erupsi Gunung Semeru dengan letusan tertinggi terjadi pada pukul 06.51 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.100 meter di atas puncak."
Frengky Aruan - Senin, 06 April 2026
Gunung Semeru 7 Kali Erupsi Menjelang Senin Siang, Tinggi Letusan hingga 1.100 Meter
Indonesia
Semeru 11 Kali Erupsi, Tinggi Letusan hingga 1.200 Meter
Letusan tertinggi terjadi saat erupsi pukul pukul 05.47 WIB.
Dwi Astarini - Minggu, 15 Maret 2026
Semeru 11 Kali Erupsi, Tinggi Letusan hingga 1.200 Meter
Indonesia
Wisata Ranu Regulo Kaki Semeru Ditutup Imbas Cuaca Ekstrem, Ratusan Wisatawan Terdampak
Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terpaksa menutup sementara kawasan wisata Ranu Regulo mulai Minggu (8/3) hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Wisnu Cipto - Senin, 09 Maret 2026
Wisata Ranu Regulo Kaki Semeru Ditutup Imbas Cuaca Ekstrem, Ratusan Wisatawan Terdampak
Indonesia
Semeru 5 Kali Erupsi dan Luncuran 3 Awan Panas, Besuk Kobokan Area Paling Rawan
Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak, serta menjauhi sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 km dari puncak.
Wisnu Cipto - Jumat, 13 Februari 2026
Semeru 5 Kali Erupsi dan Luncuran 3 Awan Panas, Besuk Kobokan Area Paling Rawan
Indonesia
Hari Ini Gunung Semeru 6 Kali Erupsi, Ini Rinciannya
Gunung Semeru juga mengalami 3 kali Harmonik dengan amplitudo 10-11 mm, dan lama gempa 118-360 detik, kemudian 1 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 7 mm, S-P 19 detik dan lama gempa 39 detik,.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
Hari Ini Gunung Semeru 6 Kali Erupsi, Ini Rinciannya
Indonesia
Awan Panas Semeru 5 KM ke Arah Besuk Kobokan, Area Bahaya Diperluas Hingga 17 KM
Badan Geologi menegaskan ancaman aktivitas vulkanik Gunung Semeru di Jawa Timur masih tinggi dan berada pada Level III atau Siaga.
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Awan Panas Semeru 5 KM ke Arah Besuk Kobokan, Area Bahaya Diperluas Hingga 17 KM
Indonesia
Semeru Mengamuk Minggu Malam, Kolom Abu Raksasa Selimuti Langit Jatim
Masyarakat tidak boleh beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Semeru Mengamuk Minggu Malam, Kolom Abu Raksasa Selimuti Langit Jatim
Bagikan