Dua Pria Mencurigakan Diduga Pelaku Pembunuhan Editor Metro TV, Ini Penjelasan Polisi

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 24 Juli 2020
Dua Pria Mencurigakan Diduga Pelaku Pembunuhan Editor Metro TV, Ini Penjelasan Polisi

Tim penyidik gabungan melakukan pengecekan ulang TKP penemuan jenazah editor Metro TV. (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dua saksi kasus kematian editor Metro TV, Yodi Prabowo menyebut ada dua pria mencurigakan pada hari kematian Yodi Rabu 8 Juli 2020. Terkait hal ini, polisi minta jangan berandai-andai kalau yang dimaksud kedua saksi ini adalah pembunuh Yodi.

"Tidak ada itu (orang mencurigakan). jangan berandai-andai. penyidik lebih tahu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (23/7).

Baca Juga

Polisi Janji Blak-blakan Hasil 'Lidik' Kematian Editor Metro TV

Meski kasus kematian Yodi sudah hampir dua pekan tidak terungkap, polisi mengklaim pihaknya sudah menemukan titik terang. Untuk itu, polisi meminta bersabar dan menyerahkannya ke mereka dalam mengungkap.

Polisi tidak mau langsung percaya pada pengakuan saksi lalu kemudian mencurigai orang seenaknya. Menurut dia ada tahapan untuk mengungkap suatu kasus.

"Penyidik pokoknya sudah tahu semua intinya, kemarinkan sudah diperiksa, jangan berandai dan digiring ke sana. Nanti, kalau ada orang mau keluar dicurigai juga," ucap Yusri.

Polisi cari barang bukti lain untuk ungkap kematian Yodi Prabowo (Antaranews)
Polisi cari barang bukti lain untuk ungkap kematian Yodi Prabowo (Antaranews)

Dua warga sebagai saksi dilibatkan dalam olah Tempat Kejadian Perkara terbaru pada Senin (20/7). Dua warga itu bernama Syahrul dan Elvin yang menyampaikan petunjuk baru terkait adanya dua pria mencurigakan.

Saksi Syahrul (60), mengatakan pada Rabu (8/7) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB, melihat dua orang dengan gerak-gerik mencurigakan berjalan melewati warungnya. Namun, kedua orang itu saat jalan dalam waktu tak bersamaan.

"Enggak bareng-bareng jalannya. Ada jeda 20 menitan lah," kata Syahrul saat ditemui awak media di warungnya.

Menurut dia, pria pertama melintas di depan warungnya sekitar pukul 02.00. Syahrul mengatakan, pria itu mengenakan setelan kantoran.

Pada waktu itu juga, sepeda motor milik Yodi Prabowo juga ditemukan petugas ronda. Syahrul menjelaskan, kedua orang tersebut berjenis kelamin laki-laki.

"Dia pakai kemeja krem (lengan) pendek, celana bahan warnanya kayak gitu (coklat). Terus pakai kacamata," ujar dia.

Berselang 20 menit, muncul pria kedua melintas dari arah yang sama. Kali ini, Syahrul maupun Elvin tak menegurnya. Tapi, mereka tetap memperhatikan gerak-gerik pria tersebut lantaran wajah tertutup bagian kupluk jaket.

"Kalau yang kedua ini enggak terlalu kelihatan mukanya. Soalnya dia tutupin pakai jaket kupluk warna hijau. Tapi ,badannya sama, agak gemuk terus tinggi," lanjut Syahrul.

Setelah sekitar 200 meter dari warungnya, pria tersebut sudah tak terlihat kembali lagi. Ia mengaku sempat menegur salah satu pria tersebut. Namun, pria itu menjawab seadanya.

"Karena saya tahu dia orang asing, makanya saya tanya mau ke mana? Dia cuma bilang ke atas. Dia sambil terima telepon pakai tangan kiri," ujar pria 60 tahun itu.

Awalnya, Syahrul curiga dua pria itu pencuri yang mengincar sepeda motor warga. Pun, sampai akhirnya ia mendengar kabar tentang penemuan jasad Yodi di pinggir tol JORR pada Jumat (10/7). Saat itu, hati Syahrul tak tenang. Ia merasa mesti laporkan dua pria mencurigakan itu.

"Saya harus lapor, dalam hati bilang begitu. Akhirnya hari Sabtu 11 Juli 2020 saya lapor ke Pak RW, baru habis itu ke Polsek (Pesanggrahan)," kata syahrul.

Baca Juga

CCTV Gelap, Pelaku Pembunuhan Editor Metro TV Terancam Tak Terungkap

Yodi Prabowo ditemukan sudah tak bernyawa di pinggir Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Ulujami, Pesanggarahan, Jakarta Selatan, Jumat (10/7). Saat ditemukan, korban mengenakan jaket hijau, celana hitam, tas selempang hitam, memakai sepatu dan masih mengenakan helm.

Berdasarkan data yang dihimpun, korban pertama kali ditemukan oleh seorang saksi setelah melihat sepeda motor di sebuah warung bensin dalam keadaan mesin sudah dingin. Beberapa saat kemudian, sejumlah anak yang sedang bermain layangan di pinggir jalan tol melihat ada sesosok mayat laki-laki yang tergeletak. (Knu)

#Metro TV
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Survei Metro TV Ungkap 100 Responden Tak Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo
Beredar unggahan hasil survei yang mengungkap 100 responden tak puas dengan kinerja Presiden Prabowo. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 25 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Survei Metro TV Ungkap 100 Responden Tak Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo
Indonesia
Akhirnya, Jasad Wartawan Metro TV Korban Ledakan Speedboat Basarnas Ditemukan Setelah 7 Hari
Akhirnya, jenazah Sahril Helmi wartawan Metro TV biro Maluku Utara (Malut), korban terakhir ledakan Speedboat Rigid Inflatable Boat (RIB) 04 Basarnas Ternate berhasil ditemukan.
Wisnu Cipto - Sabtu, 08 Februari 2025
Akhirnya, Jasad Wartawan Metro TV Korban Ledakan Speedboat Basarnas Ditemukan Setelah 7 Hari
Bagikan