Dua Menteri Mundur, Pemerintahan PM Inggris Boris Dalam Krisis
Presiden Jokowi bertemu dengan PM Inggris Boris Johnson di sela-sela pelaksanaan G7 di Elmau, Jerman, Senin (27/06/2022). (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)
MerahPutih.com - Pemerintah Perdana Menteri Boris Johnson terus mengalami krisis kepercayaan dan kepemimpinan. Dua menterinya sudah menyatakan mundur dari kabinet.
Setelah Menteri Keuangan Rishi Sunak menyatakan mundur, menyusul Menteri Kesehatan Sajid Javid juga melakukan hal yang sama.
Baca Juga:
Bertemu PM Inggris dan PM Kanada, Jokowi Tekankan Spirit Kolaborasi
Javid menyatakan dirinya sudah hilang kepercayaan terhadap kemampuan PM Johnson menjalankan pemerintahan bagi kepentingan nasional setelah skandal-skandal bermunculan.
Ia mengatakan banyak anggota parlemen dan masyarakat juga telah kehilangan kepercayaan pada Johnson.
"Dengan rasa menyesal saya katakan, bagaimanapun, jelas bagi saya bahwa keadaan ini tidak akan berubah di bawah kepemimpinan Anda. Dan karena itu kepercayaan saya pada Anda juga hilang," kata Javid dalam surat kepada PM Johnson.
Wakil Partai Buruh Angela Rayner meminta menteri kabinet yang tersisa untuk mengundurkan diri.
"Beberapa anggota kabinet tiba-tiba menemukan hati nurani," katanya dilansir bbc .
Ia menilai, dengan kondisi saat ini, Boris Johnson sudah tidak cocok menjadi perdana menteri.
"Dia seharusnya sudah pergi sejak lama," katanya.
PM Boris telah menunjuk dua pengganti menterinya yang mundur, yakni Sekretaris Pendidikan Nadhim Zahawi mengantikan Rishi Sunak dan Steve Barclay menjadi menggantikan Sajid Javid.
Zahawi sebelumnya menjabat sebagai menteri pendidikan. Posisinya itu sekarang diisi oleh Michelle Donelan, yang sebelumnya merupakan menteri muda pendidikan. (*)
Baca Juga:
Rusia-Ukraina Berkonflik, Inggris Diusulkan Jadi Tuan Rumah Eurovision 2023
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Jual Laut dan Hutan di Sumatra ke Inggris Seharga Rp 90 Triliun
China Dituduh Meretas Ajudan Para Perdana Menteri Inggris
Kerja Sama Kemaritiman Indonesia–Inggris Buka 600 Ribu Lapangan Kerja, DPR: Siapkan Pekerja yang Terampil
Kerja Sama Maritim Indonesia - Inggris Bakal Serap 600 Ribu Pekerja
Presiden Prabowo Janjikan Indonesia Dapat Keuntungan Ekonomi setelah Pertemuan dengan PM Inggris di London
Ditemani Jajaran Konglomerat Indonesia, Presiden Prabowo Bertemu Pengusaha Inggris
Prabowo Senang Dialog Pendidikan Dengan Russell Group Yang Menaungi 24 Universitas Riset Produktif
Prabowo Tiba di London, Dijadwalkan Bertemu PM Keir Starmer dan Raja Charles III
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
Agenda Prabowo Dalam Lawatan ke Inggris dan Swiss