Dua Gajah Meriahkan Pawai Pembukaan MTQ

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 15 April 2017
Dua Gajah Meriahkan Pawai Pembukaan MTQ

Ilustrasi MTQ (Antara FOTO)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Pelaksanaan MTQ di Aceh Utara tahun ini agak berbeda. Dalam pawai pembukaannya, panitia menyertakan gajah.

Sebanyak dua ekor gajah jinak dari Conservation Response Unit Cot Girek akan diturunkan untuk memeriahkan pawai kafilah MTQ Ke-33 di Aceh Utara, Provinsi Aceh pada 24 April 2017.

Sebagaimana dilansir dari Antara, Camat Cot Girek Usman di Lhokseumawe, Sabtu, menyebutkan dua ekor gajah yang diturunkan untuk memeriahkan acara pawai kafilah pada sore hari, menjelang pembukaan.

"Ini merupakan MTQ Ke-33 tingkat kabupaten, yang rencananya akan berlangsung pada 24 April ini. Sebelum pembukaan, para kafilah akan berkonvoi dan akan diturunkan dua ekor gajah jinak untuk memeriahkan pawai tersebut," katanya.

Gajah jinak tersebut akan memandu para peserta kafilah dengan berkeliling di kawasan penyelenggaraan MTQ, yaitu di Lapangan Raja Husen, Desa Cot Girek, Kecamatan Cot Girek.

Persiapan penyelenggaraan MTQ, kata Usman, sudah berjalan hampir 60 persen.

Pihaknya terus memantapkan berbagai persiapan, seperti pembangunan pentas utama dan pemasangan tenda.

"Para warga setempat sangat mendukung kegiatan MTQ tersebut, karena ini merupakan pertama kali pergelaran MTQ tingkat Kabupaten Aceh Utara digelar di Kecamatan Cot Girek," katanya.

Keuchik (Kepala desa) Cot Girek, Kecamatan Cot Girek, Razali membenarkan, bahwa dirinya juga sudah mengetahui pada saat kovoi kafilah nantinya akan diturunkan gajah jinak tersebut.

"Ya benar, dua ekor gajah jinak akan diikutkan untuk berpawai pada sore hari pembukaan, mudah-mudahan acara ini nantinya dapat berjalan seperti yang kita harapkan. Warga mendukung penuh kegiatan MTQ ini," ujarnya.

Sumber: ANTARA

#MTQ Tingkat Nasional Ke-26 #Aceh #Taman Nasional Gunung Leuser
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Berita
BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem, Aceh Tetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi hingga 20 April
Berdasarkan prakiraan BMKG, hampir seluruh wilayah Aceh berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang, khususnya pada periode 11 hingga 20 April 2026.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem, Aceh Tetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi hingga 20 April
Indonesia
DPR Dorong Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Aceh, Pemerintah Diminta Segera Bergerak
Komisi V DPR mendorong percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana di Aceh. Langkah tersebut dinilai sangat krusial.
Soffi Amira - Sabtu, 11 April 2026
DPR Dorong Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Aceh, Pemerintah Diminta Segera Bergerak
Indonesia
Banjir Bandang Kembali Terjang Aceh Tengah, Sebabkan 2 Jembatan Darurat Ambruk
Dua jembatan darurat baru dibangun setelah bencana hidrometeorologi akhir November 2025.
Frengky Aruan - Selasa, 07 April 2026
Banjir Bandang Kembali Terjang Aceh Tengah, Sebabkan 2 Jembatan Darurat Ambruk
Indonesia
Kayu Hanyutan di Aceh hingga Sumbar Dipakai Bangun Huntara Warga
Kayu hanyutan akibat banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar dimanfaatkan untuk hunian sementara hingga sumber PAD. Ini strategi pemerintah pascabencana.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
Kayu Hanyutan di Aceh hingga Sumbar Dipakai Bangun Huntara Warga
Berita Foto
Momen Haru Halalbihalal Idulfitri 1447 H Prabowo Subianto Bersama Warga Aceh Tamiang
Presiden Prabowo Subianto mencium seorang anak saat Halalbihalal usai melaksanakan shalat Idul Fitri 1447 H di Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (21/3/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 21 Maret 2026
Momen Haru Halalbihalal Idulfitri 1447 H Prabowo Subianto Bersama Warga Aceh Tamiang
Indonesia
Sebut Kondisi di Aceh Sudah Normal, Prabowo: Tak Ada Lagi Warga di Tenda Pengungsian dan Listrik 100 Persen Menyala
Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan proses pemulihan pascabencana banjir dan longsor yang melanda Provinsi Aceh berjalan sangat cepat.
Frengky Aruan - Sabtu, 21 Maret 2026
Sebut Kondisi di Aceh Sudah Normal, Prabowo: Tak Ada Lagi Warga di Tenda Pengungsian dan Listrik 100 Persen Menyala
Tradisi
Tradisi Meugang di Aceh: Momen Memasak Daging Bersama Jelang Lebaran
Tradisi Meugang di Aceh menjadi momen memasak dan menyantap daging bersama keluarga menjelang Idul Fitri, Idul Adha, dan Ramadan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 14 Maret 2026
Tradisi Meugang di Aceh: Momen Memasak Daging Bersama Jelang Lebaran
Indonesia
Hilang Sejak 1 Februari, Nelayan Aceh Dilaporkan Terdampar di Sri Lanka
Seorang nelayan asal Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar, terdampar di Sri Lanka setelah mesin perahu motor ditumpanginya rusak di Samudra Hindia.
Dwi Astarini - Sabtu, 14 Maret 2026
Hilang Sejak 1 Februari, Nelayan Aceh Dilaporkan Terdampar di Sri Lanka
Indonesia
Isu Stok BBM Tinggal 20 Hari, Polda Aceh Minta Warga tak Panik dan Terpancing
Polda Aceh meminta warga tak panik dan terpancing di tengah isu stok BBM tinggal 20 hari lagi. Polisi akan menindak tegas pelaku yang menimbun BBM.
Soffi Amira - Jumat, 06 Maret 2026
Isu Stok BBM Tinggal 20 Hari, Polda Aceh Minta Warga tak Panik dan Terpancing
Tradisi
Meugang, Tradisi Berbagi yang Menghangatkan Ramadan di Aceh
Meugang merupakan tradisi masyarakat Aceh dengan menyembelih dan memasak daging, umumnya sapi atau kambing, untuk disantap bersama keluarga.
Dwi Astarini - Rabu, 04 Maret 2026
Meugang, Tradisi Berbagi yang Menghangatkan Ramadan di Aceh
Bagikan