Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Teknologi

Quadrotors, Drone Canggih untuk Pemandu di Alam Liar

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 13 Oktober 2021
Quadrotors, Drone Canggih untuk Pemandu di Alam Liar

Drone ini diciptakan khusus melintasi alam liar. (Foto: Unsplash/Allessio Soggetti)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DI masa depan manusia tidak perlu lagi khawatir tersesat di alam liar. University of Zurich dan Intel Corporation di Swiss berkolaborasi menciptakan drone canggih yang mampu melintasi alam liar. Drone ini diciptakan khusus sebagai pemandu ketika seseorang tersesat di hutan.

Drone bernama Quadrotors tersebut tak hanya mampu menembus hutan. Drone ini bisa terbang melalui jalur pegunungan, dan hanggar pesawat. Selain itu, drone ini diciptakan untuk melintasi zona bencana, sehingga nantinya diharapkan berfungsi untuk membantu tim penyelemat mengetahui lokasi korban, demikian menurut artikel ilmiah Science Robotics.

Baca Juga:

Tiongkok Pamerkan Drone Bawah Air Seperti Ikan Sungguhan

"Pendekatan kami berhasil menavigasi di semua lingkungan yang diuji. Perhatikan bahwa kebijakan kami dilatih dalam simulasi dan tidak pernah terkena salah satu lingkungan atau kondisi ini pada saat pelatihan," ungkap tim perancang Quadritors dalam makalahnya.

Drone ini mampu terbang mencapai kecepatan 40 kilometer per jam. (Foto: The Next Web)


Tim perancang Quadrotors merupakan gabungan dari pihak Robotics and Perception Group sebagai perwakilan Universitas dan Intelligent Systems Lab perwakilan Intel cabang Amerika Serikat dan Jerman.

Dikutip dari The Next Web, quadrotors dirancang memiliki kecepatan tinggi, yakni bisa menempuh 40 kilometer per jam. Teknologi kecerdasan buatan (AI) juga disematkan pada drone ini, sehingga memungkinkan untuk bermanuver dengan amat lincah. Teknologi AI tersebut dikembangkan di University of Zurich.

Baca Juga:

Rusia Hadirkan Drone Tempur Super Canggih dalam Persaingan Alutsista

Lalu, quadrotors menggunakan perhitungan tersambung dengan sistem pada komputer. Awalnya, drone ini melakukan uji coba melalui lingkungan simulasi, tapi banyak hambatan dalam prosesnya. Oleh karena itu, tim perancang memindahkan lokasi eksperimen ke lingkungan nyata.


Data hasil simulasi digunakan untuk melatih jaringan saraf dalam drone. Nantinya, ini mampu memprediksi jalur penerbangan berdasarkan informasi dari sensor yang terintegrasi secara fisik. Kemudian, kumpulan data itu menjadi pedoman Quadrotors melewati reruntuhan bangunan, bekas kereta, dan hutan.

Pendekatan lewat AI memberikan beberapa keunggulan. Pemetaan langsung melalui pengamatan sensorik dapat mengurangi tertundanya pemrosesan data. Teknologi ini juga meningkatkan ketahanan melawan gangguan persepsi, seperti gambar buram dan hilangnya data.

Sekarang, tim perancang ini ingin mengembangkan sensor lebih cepat, sehingga Quadrotors bisa terbang aman bergerombol walau kecepatannya bertambah. (bed)

Baca Juga:

Drone 'R2-D2' akan Menjadi Penolong Pilot Pesawat Tempur

#Wisata #Teknologi #Drone
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Tekno
Redmi Note 17 Pro Max Kantongi Sertifikasi NBTC, Bawa Baterai Super Besar!
Redmi Note 17 Pro Max muncul di sertifikasi NBTC Thailand. HP itu membawa kamera 200MP dan baterai 10.000mAh.
Soffi Amira - Selasa, 21 Juli 2026
Redmi Note 17 Pro Max Kantongi Sertifikasi NBTC, Bawa Baterai Super Besar!
Tekno
OPPO Find X10 Lolos Sertifikasi, Spesifikasi dan Jadwal Rilisnya Mulai Terungkap
OPPO Find X10 kabarnya meluncur September 2026. HP ini sudah lolos sertifikasi dan siap diluncurkan.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
OPPO Find X10 Lolos Sertifikasi, Spesifikasi dan Jadwal Rilisnya Mulai Terungkap
Indonesia
Keuntungan Ekonomi dari AI tak Boleh hanya Dirasakan Pengusaha Besar
Pemerintah diharap dapat memastikan distribusi manfaat ekonomi dari AI berlangsung lebih adil.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Keuntungan Ekonomi dari AI tak Boleh hanya Dirasakan Pengusaha Besar
Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Tekno
Bocoran Redmi Note 17 Global Terungkap, Spesifikasinya Berbeda dari Versi China
Redmi Note 17 versi global kini sudah bocor. Namun, HP tersebut akan meluncur sebagai POCO M8 Power.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Bocoran Redmi Note 17 Global Terungkap, Spesifikasinya Berbeda dari Versi China
Tekno
Redmi Note 17 Pro Meluncur dengan Baterai Jumbo 9.000 mAh, Harganya Mulai Rp 4,2 Juta
Redmi Note 17 Pro resmi meluncur di Tiongkok. HP ini membawa baterai 9.000mAh. Berikut spesifikasi lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 15 Juli 2026
Redmi Note 17 Pro Meluncur dengan Baterai Jumbo 9.000 mAh, Harganya Mulai Rp 4,2 Juta
Tekno
Redmi Note 17 Resmi Meluncur, Bawa Layar OLED 7 Inci dan Baterai Jumbo 8.000 mAh
Redmi Note 17 resmi meluncur di Tiongkok. HP ini memadukan layar dan baterai besar. Berikut spesifikasi lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 15 Juli 2026
Redmi Note 17 Resmi Meluncur, Bawa Layar OLED 7 Inci dan Baterai Jumbo 8.000 mAh
Indonesia
Wong Kito Pemburu Kuliner-Belanja Langsung Gas, Dibuka Rute Baru Pelembang-Bandung!
Bandara Husein Sastranegara Bandung buka rute baru ke Bandar Lampung dan Palembang mulai Agustus 2026. Wings Air melayani penerbangan langsung dengan pesawat ATR 72 berkapasitas 72 kursi.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Wong Kito Pemburu Kuliner-Belanja Langsung Gas, Dibuka Rute Baru Pelembang-Bandung!
Tekno
OPPO Find X10 Pro Max Bocor! Usung 3 Kamera 200MP dan Chip 2nm, Jadi Flagship Paling Gahar?
OPPO Find X10 Pro Max kabarnya akan membawa tiga kamera 200MP. HP tersebut digadang-gadang sebagai flagship paling gahar.
Soffi Amira - Senin, 13 Juli 2026
OPPO Find X10 Pro Max Bocor! Usung 3 Kamera 200MP dan Chip 2nm, Jadi Flagship Paling Gahar?
Indonesia
Dalam 48 Jam, Iran Serang Pangkalan AS di Timur Tengah Dengan Rudal dan Drone Skala Besar
Ketegangan di kawasan meningkat dalam beberapa hari terakhir seiring saling balas serangan antara pasukan Amerika Serikat dan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
Dalam 48 Jam, Iran Serang Pangkalan AS di Timur Tengah Dengan Rudal dan Drone Skala Besar
Bagikan