Drone Baru Korlantas Polri Bisa Pantau Kemacetan Sejauh 20 Kilometer
Menko PMK Muhadjir Effendy dan Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Raden Slamet Santoso. (Foto: Dok. Humas Polri)
MerahPutih.com - Korlantas Polri menyiapkan drone baru untuk memantau arus lalu lintas saat mudik Lebaran 2024.
Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Raden Slamet Santoso mengatakan, pihaknya menyiapkan sebuah drone baru yang dapat memantau ruas jalan hingga sejauh 20 km.
"Ini untuk meningkatkan kemampuan monitoring," katanya di posko Korlantas Polri, Gerbang Tol Jakarta - Cikampek, Kamis (4/4).
Dengan drone ini, kemacetan-kemacetan yang tak terjangkau CCTV bisa dibantu dilengkapi dengan informasi yang diberikan.
Slamet menjelaskan bahwa drone tersebut bisa melakukan zoom hingga puluhan kali lebih dekat.
Baca juga:
Korlantas Antisipasi Pergerakan Kendaraan Saat Arus Mudik dan Balik Lebaran 2024
"Bisa zoom sampai 30 kali,” ujar Slamet.
Pemudik nanti bisa mengakses informasi itu.
“Kami meninfokan kepada pemilik handphone yang ada dalam jangkauan. Sehingga masyarakat bisa mengetahui jalur di depannya itu padat atau tidak," terangnya
Sementara itu, Menko PMK, Muhadjir Effendy, mengungkapkan ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan akan dijadikan pilihan mengatasi kepadatan arus mudik Lebaran 2024.
Nantinya, Tol Japek II Selatan ini akan dipakai saat momen penerapan contraflow dari arah Jakarta menuju Bandung atau ketika penerapan sistem satu arah (one way).
"Kami sudah menyiapkan jalur opsional yaitu Japek II Selatan sepanjang 8,5 Km. Apabila ada rekayasa lalu lintas contraflow, masuk Jakarta kalau nanti kontrolnya hanya satu jalur satu jalan. Jadi, hanya menyisakan dari Bandung-Jakarta, hanya satu jalur, satu bahu. Itu nanti jalur tol fungsional Japek Selatan akan dibuka," kata Muhadjir di tempat yang sama.
Baca juga:
Muhadjir menerangkan, pemberlakuan ini dilakukan ketika terjadi situasi satu arah, baik dari Jakarta ke Bandung maupun sebaliknya.
Muhadjir juga menyebut persiapan terus dimatangkan agar Japek II Selatan dapat digunakan.
"Sekarang sedang disiapkan mudah-mudahan itu bisa mempermudah dan memperlancar terutama mereka-mereka yang akan mudik dari Bandung ke Jakarta," ungkap Muhadjir. (knu)
Baca juga:
Singgung Kecanggihan Drone Tanpa Awak, Jokowi Minta TNI-Polri Belajar Iptek
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Antisipasi Mudik 2026, Korlantas Polri Gencar Razia Angkutan Ilegal
Korps Lalu Lintas Terapkan E-BPKB Bagi Kendaraan Anyar di 2027
Korlantas Sebar 315 Kamera Canggih yang Bisa Deteksi Plat Nomor Otomatis, Tilang Kini Tak Perlu Debat sama Petugas
5,1 Juta Kendaraan Lintasi Jalan Tol ASTRA Infra Selama Nataru 2025-2026
Kediaman Diserang Drone, Putin: Tidak Akan Dibiarkan Tanpa Balasan
Jelang Tahun Baru 2026, Arus Penyeberangan dari Jawa ke Sumatera Melonjak Tajam
Libur Nataru 2026, 32 Ribu Penumpang dan 7.000 Kendaraan Menyeberang dari Jawa ke Sumatra
Menag Minta Pengurus Masjid Berikan Layanan Bagi Para Pemudik Nataru dan Musafir
Pantau Mudik Nataru di Stasiun Gambir, AHY Ingatkan Keselamatan dan Kesiapan Operasional
Masuk Masa Nataru 2026, Lonjakan Keberangkatan Diprediksi Berlangsung Pekan Depan