DPR Soroti Potensi Kenaikan Biaya Haji 2026, Imbas Konflik di Timur Tengah

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 08 April 2026
DPR Soroti Potensi Kenaikan Biaya Haji 2026, Imbas Konflik di Timur Tengah

Arsip - Ibadah Haji. (Kemenag)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisi VIII DPR RI menggelar rapat kerja dengan Kementerian Haji dan Umrah guna membahas persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi di tengah dinamika global yang belum stabil.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid, menyoroti kondisi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang masih memanas, termasuk konflik yang melibatkan Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Menurut dia, situasi tersebut berdampak pada kenaikan harga minyak dunia serta pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Kondisi itu, lanjut Wachid, perlu dicermati karena berpotensi memengaruhi biaya penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.

Baca juga:

Kloter Pertama Haji 2026 Berangkat 22 April, Presiden Prabowo Dijadwalkan Lepas Jemaah

“Komisi VIII ingin mendapatkan penjelasan apakah terdapat potensi kenaikan biaya penyelenggaraan ibadah haji dari besaran yang telah ditetapkan, termasuk komponen kenaikannya serta sumber pembiayaannya,” ujar Wachid di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/4).

Selain soal biaya, Komisi VIII juga meminta penjelasan terkait kesiapan teknis penyelenggaraan haji. Salah satunya mengenai kesesuaian kontrak layanan yang telah ditandatangani Kementerian dengan hasil rapat kerja sebelumnya pada 29 Oktober 2025.

Komisi VIII turut menyoroti konsep pelaksanaan murur dan tanazul yang direncanakan dalam penyelenggaraan haji tahun ini.

Wachid meminta kejelasan terkait jumlah jemaah yang akan mengikuti skema tersebut, termasuk rencana mobilisasi dan sosialisasinya.

Baca juga:

Persiapan Haji 2026 Belum Optimal, DPR Soroti Tenda Arafah dan Mina

Lebih jauh, DPR juga menaruh perhatian pada kesiapan fasilitas di kawasan Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).

Berdasarkan hasil pengawasan pada 2 April 2026, Komisi VIII menilai belum ada progres signifikan dalam penyediaan sejumlah fasilitas penting.

“Seperti maktab yang belum di-paving block, jumlah toilet khususnya untuk jemaah perempuan yang masih kurang, serta fasilitas penunjang lainnya yang belum siap,” kata Wachid.

Ia menegaskan bahwa berbagai aspek tersebut harus segera dibenahi mengingat waktu penyelenggaraan haji semakin dekat.

Baca juga:

Kasus Korupsi Kuota Haji Bertambah, KPK Tetapkan 2 Tersangka Baru

Menurut dia, kesiapan layanan menjadi faktor krusial untuk menjamin kenyamanan dan keselamatan jemaah.

Politisi Partai Gerindra itu berharap Kementerian Haji dan Umrah dapat memberikan penjelasan komprehensif sekaligus memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, sehingga pelaksanaan ibadah haji 2026 dapat berlangsung optimal. (Pon)

#Haji 2026 #Biaya Haji 2026 #Konflik Timur Tengah #Kementerian Haji #Komisi VIII DPR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Data Desil Tak Sesuai Kondisi Warga, DPR Minta Kemensos dan BPS Bergerak Cepat
DPR menyoroti ketidaksesuaian data desil yang berpotensi membuat warga miskin kehilangan bansos, subsidi energi, hingga bantuan pendidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
Data Desil Tak Sesuai Kondisi Warga, DPR Minta Kemensos dan BPS Bergerak Cepat
Indonesia
Kemenhaj Serahkan 34 Kasus ke Bareskrim Polri
Kasus tersebut berasal dari penyelenggaraan haji khusus dan umrah.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Kemenhaj Serahkan 34 Kasus ke Bareskrim Polri
Indonesia
Kepuasan Jemaah Haji 2026 Melonjak, Ini Layanan dengan Nilai Tertinggi Menurut BPS
Survei BPS mencatat Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 mencapai 83,28 dan masuk kategori sangat memuaskan. Layanan bandara tertinggi 84,76.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Kepuasan Jemaah Haji 2026 Melonjak, Ini Layanan dengan Nilai Tertinggi Menurut BPS
Indonesia
Bakom RI Ungkap Presiden Prabowo Minta Masa Tunggu Haji Dipersingkat
Pemerintah telah memangkas dan menyamaratakan masa tunggu keberangkatan jemaah haji reguler, dari semula rata-rata 40 tahun menjadi rata-rata 26 tahun.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Bakom RI Ungkap Presiden Prabowo Minta Masa Tunggu Haji Dipersingkat
Indonesia
Hanya Jadikan Lahan Bisnis, Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah Bakal Ditertbkan
Setiap lembaga harus menjalankan fungsi sesuai ketentuan. KBIHU, misalnya, harus berperan sebagai lembaga pembimbing ibadah, bukan menjalankan aktivitas bisnis yang menyimpang dari tugasnya.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Hanya Jadikan Lahan Bisnis, Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah Bakal Ditertbkan
Indonesia
Komisi VIII DPR Prediksi Ongkos Haji 2027 Berpotensi Naik, Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi
Kenaikan sejumlah komponen biaya di Indonesia maupun Arab Saudi menjadi faktor utama yang berpotensi mendorong naiknya ongkos penyelenggaraan ibadah haji.
Frengky Aruan - Minggu, 05 Juli 2026
Komisi VIII DPR Prediksi Ongkos Haji 2027 Berpotensi Naik, Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi
Indonesia
Operasional Jemaah Haji 2026 Rampung, Menhaj RI Catat Sejumlah Kekurangan
Kementerian Haji dan Umrah akan terus melakukan pendampingan hingga seluruh jemaah dinyatakan laik terbang dan dapat dipulangkan ke Indonesia.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
Operasional Jemaah Haji 2026 Rampung, Menhaj RI Catat Sejumlah Kekurangan
Indonesia
224 Jamaah Kloter 43 Tiba di Makassar Tutup Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026
Kepulangan kloter terakhir haji Sulsel di Bandara Hasanuddin menutup operasional haji 2026. Sebanyak 202.636 haji reguler diberangkatkan ke tanah suci.
Wisnu Cipto - Rabu, 01 Juli 2026
224 Jamaah Kloter 43 Tiba di Makassar Tutup Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026
Indonesia
90 Persen Jemaah Haji Indonesia Sudah Pulang, Kemenhaj Pastikan Layanan Berlanjut hingga Kloter Terakhir
Kemenhaj mencatat sekitar 90 persen jemaah haji dan petugas telah kembali ke Indonesia. Sebanyak 184.322 orang sudah tiba, layanan tetap berjalan hingga kloter terakhir.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 29 Juni 2026
90 Persen Jemaah Haji Indonesia Sudah Pulang, Kemenhaj Pastikan Layanan Berlanjut hingga Kloter Terakhir
Indonesia
Kisah Tukang Tambal Ban asal Semarang Naik Haji berkat Bantuan Pemerintah Indonesia dan UEA
Sejak mendaftar haji pada 2014, Sulaji dengan tekun menyisihkan penghasilannya sebagai tukang tambal ban untuk mewujudkan cita-cita berhaji.
Dwi Astarini - Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Tukang Tambal Ban asal Semarang Naik Haji berkat Bantuan Pemerintah Indonesia dan UEA
Bagikan