DPR Minta Pemerintah Berlakukan Moratorium Bebas Visa untuk Turis Tiongkok

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 03 Februari 2020
DPR Minta Pemerintah Berlakukan Moratorium Bebas Visa untuk Turis Tiongkok

Petugas BNPB memotret pesawat TNI yang membawa WNI dari Wuhan China, di Natuna, Minggu. (Antara/Cherman)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid meminta pemerintah memberlakukan moratorium bebas visa dari Tiongkok sampai jangka waktu yang tepat. Mengingat jumlah korban virus Corona yang terus meningkat dan penyebarannya yang dikhawatirkan terus meluas.

"Stop arus masuk turis dari Tiongkok. Untuk keperluan turis ditutup dulu. Untuk kepentingan lain silahkan dikaji dulu sesuai kebutuhan. Intinya perlu ada pembatasan jumlah pengunjung masuk dari Tiongkok," kata Meutya Hafid dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Minggu (2/2).

Baca Juga

Tiba di Batam, WNI dari Wuhan Langsung Dimasukkan ke Pesawat TNI

Sebagaimana diketahui Indonesia menerapkan bebas visa dari sejumlah negara sehingga turis dari manapun dapat masuk secara cepat ke Indonesia. Beberapa negara seperti Amerika Serikat dan Australia juga telah mengeluarkan keputusan serupa yakni pembatasan akses masuk kapal-kapal yang datang dari Tiongkok.

Meutya juga meminta pemerintah melakukan penguatan pengawasan dan deteksi dini di border atau perbatasan dan semua pintu masuk ke Indonesia.

"Saya berharap semua pintu masuk dan keluar pelabuhan dan bandara (Indonesia) disediakan alat pemindai agar terdeteksi siapa saja yang terduga terinfeksi virus," ujarnya.

Proses pemindahan WNI dari Wuhan di Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batam, Minggu (2/2/2020). ANTARA/Yuniati Jannatun Naim

Untuk diketahui, korban meninggal dunia akibat wabah virus corona di Tiongkok terus bertambah. Sampai hari ini, jumlah orang tewas karena virus mematikan asal Wuhan itu sudah mencapai 304 orang. Jumlah kematian itu semuanya terjadi di Provinsi Hubei.

Baca juga:

Masker N95 vs Surgical Mask, Mana Lebih Efektif Cegah Penularan Virus Corona?

Sementara di seluruh Tiongkok, total jumlah korban terinfeksi hingga Minggu, 2 Februari 2020 sudah mencapai 14.380 orang atau meningkat sekitar 2.590 dalam 24 jam. (Pon)

#Virus Corona #Pasien Corona #Penyakit Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan