Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

DPR Minta Pemda Percepat Perbaikan Infrastruktur Pascagempa Bantul

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 03 Juli 2023
DPR Minta Pemda Percepat Perbaikan Infrastruktur Pascagempa Bantul

Warga melihat bangunan rumahnya yang roboh pascagempa di Pacarejo, Gunungkidul, DI Yogyakarta, Sabtu (1/7/2023). (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/aww)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Upaya pemulihan dan rekonstruksi pascagempa di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) penting untuk segera dilakukan.

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta agar perbaikan infrastruktur rusak akibat gempa yang berpusat di Kabupaten Bantul itu tidak berkepanjangan.

Baca Juga

115 Bangunan di Wonogiri Rusak Akibat Gempa Bumi Bantul

"Pemerintah daerah perlu membentuk tim khusus untuk mengkoordinasikan dan mempercepat proses perbaikan infrastruktur pascagempa. Sehingga, kegiatan masyarakat bisa berlangsung normal kembali," kata Puan, Senin (3/6).

Puan mengucapkan belasungkawa untuk korban gempa yang meninggal dunia serta keprihatinan mendalam bagi korban-korban luka akibat gempa.

"Pemerintah harus memastikan merawat korban sampai sembuh," ujarnya.

Tak hanya di DIY dan Jawa Tengah, gempa Bantul juga mengakibatkan sejumlah rumah dan bangunan fasilitas umum di Jawa Timur rusak, seperti di Kabupaten Pacitan. Sejumlah warga juga masih ada yang mengungsi akibat rumahnya rusak, maupun karena trauma dan takut dengan adanya gempa susulan.

Pemerintah, kata Puan, harus memastikan adanya program perbaikan yang efektif dan tepat sasaran, serta memastikan agar dana bantuan tersedia untuk memulihkan daerah yang terdampak.

"Rehabilitasi untuk rumah dan fasilitas umum yang rusak harus dipastikan memenuhi standar bangunan tahan gempa mengingat daerah DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Timur merupakan wilayah rawan gempa,” jelasnya.

Baca Juga

BPBD Ungkap Data Kerusakan dan Korban Jiwa akibat Gempa Bantul

Politikus PDIP ini pun meminta perhatian Pemerintah untuk para korban yang mengungsi. Ia mengatakan, Pemerintah harus memastikan tersedianya tenda pengungsian yang layak dan aman, serta dengan fasilitas sanitasi yang memadai.

“Korban yang terpaksa mengungsi di tenda karena rumahnya rusak harus menghadapi kondisi hidup yang sulit di tengah keadaan yang tidak stabil. Bantuan makanan, air bersih, dan pelayanan kesehatan harus terus diberikan kepada para pengungsi. Tempat pengungsian juga harus nyaman dan ramah anak maupun lansia dan ibu hamil/menyusui. Semua kebutuhan masyarakat terdampak gempa harus bisa dipenuhi sebaik mungkin,” lanjutnya.

Puan juga menekankan perlunya perbaikan segera terhadap fasilitas pendidikan yang terdampak gempa. Apalagi sebentar lagi sekolah memasuki tahun ajaran baru sehingga perbaikan fasilitas pendidikan yang rusak harus menjadi prioritas agar tidak mengganggu proses belajar mengajar.

“Rehabilitasi sekolah yang rusak akibat bencana harus menjadi prioritas karena keberlangsungan pendidikan merupakan amanat undang-undang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa secara berkeadilan, dalam hal ini termasuk pendidikan di daerah bencana," terang Puan.

Di sisi lain, DPR juga mendorong Pemerintah Daerah agar turun tangan memberikan bantuan kepada keluarga yang terdampak gempa bumi. Puan mengingatkan pentingnya cepat tanggap bencana terhadap masyarakat, khususnya yang tinggal di tenda-tenda pengungsian.

"Pemerintah Daerah harus segera mengambil tindakan untuk membantu mereka yang terdampak dan memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi," tegasnya.

Sementara untuk korban gempa yang rumahnya mengalami kerusakan ringan, Puan meminta Pemerintah untuk tetap memantau agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Sebab ada beberapa rumah yang mengalami retak-retak akibat gempa.

"Pemerintah perlu memberikan bantuan medis dan evakuasi jika diperlukan, serta memastikan adanya akses ke air bersih, makanan, dan kebutuhan lainnya. Keselamatan warga harus jadi hal utama,” pungkas Puan. (Pon)

Baca Juga

Update Gempa Bantul: 1 Orang Meninggal, 106 KK Terdampak, 9 Orang Luka

#Gempa Bumi #Puan Maharani
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Puan Minta Hormati Penyidikan yang Sedang Berjalan
Ketua DPR RI, Puan Maharani, angkat bicara soal belum ditahannya eks Jampidsus, Febrie Adriansyah.
Soffi Amira - 1 jam, 30 menit lalu
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Puan Minta Hormati Penyidikan yang Sedang Berjalan
Dunia
Gempa Magnitudo 7,3 Guncang Meksiko Selatan, Picu Peringatan Tsunami
Warga di Negara Bagian Chiapas dan Oaxaca, Meksiko, serta di Guatemala dan El Salvador merasakan guncangan yang cukup kuat.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 Juli 2026
Gempa Magnitudo 7,3 Guncang Meksiko Selatan, Picu Peringatan Tsunami
Indonesia
Gempa Terkini Magnitudo 5.5 Guncang Barat Daya Banten, Tidak Berpotensi Tsunami
Laporan pemantauan berlanjut hingga pukul 03.05 WIB guna mendeteksi potensi bahaya lanjutan dari dalam bumi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 Juli 2026
Gempa Terkini Magnitudo 5.5 Guncang Barat Daya Banten, Tidak Berpotensi Tsunami
Indonesia
Ini Yang Bikin Gempa Dangkal di Talaud, Sulawesi Utara
Guncangan dengan skala intensitas II MMI juga dilaporkan dirasakan oleh beberapa orang di kawasan Tobelo, yang ditandai dengan adanya benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Ini Yang Bikin Gempa Dangkal di Talaud, Sulawesi Utara
Dunia
6.462 Orang Berhasil Dievakusi Hidup-Hidup dari Reruntuhan Gempa Dahsyat Venezuela
Gempa dahsyat Venezuela menewaskan 3.342 orang dan melukai 16.740 lainnya. Tim SAR berhasil mengevakuasi 6.462 korban hidup-hidup dari reruntuhan, dengan ribuan keluarga menerima bantuan.
Wisnu Cipto - Senin, 06 Juli 2026
6.462 Orang Berhasil Dievakusi Hidup-Hidup dari Reruntuhan Gempa Dahsyat Venezuela
Indonesia
Gempa M 6,2 Guncang Halmahera Barat, Getaran Gegerkan Warga di Malut
BMKG mengungkap gempa tersebut memiliki kedalaman 100 kilometer. Dengan pusat di 67 kilomter barat laut Halmahera Barat.
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
Gempa M 6,2 Guncang Halmahera Barat, Getaran Gegerkan Warga di Malut
Indonesia
HUT ke-80 Bhayangkara, Puan Maharani Tekankan Profesionalisme dan Akuntabilitas Polri
Puan Maharani menegaskan Hari Bhayangkara ke-80 harus menjadi momentum memperkuat legitimasi Polri melalui pelayanan profesional, transparan, dan akuntabel.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
HUT ke-80 Bhayangkara, Puan Maharani Tekankan Profesionalisme dan Akuntabilitas Polri
Indonesia
Rapat Paripurna DPR Sahkan 7 Anggota KIP 2026-2030, ini Daftarnya
DPR juga menyetujui tiga calon tambahan yang akan menjadi daftar pergantian antarwaktu (PAW).
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
Rapat Paripurna DPR Sahkan 7 Anggota KIP 2026-2030, ini Daftarnya
Dunia
20 Jenazah Baru Ditemukan, Korban Tewas Gempa Venezuela Jadi 1.450 Orang
Jumlah korban tewas gempa Venezuela meningkat menjadi 1.450 orang. Lebih dari 25.000 personel penyelamat dikerahkan, didukung tim internasional dan anjing pelacak.
Wisnu Cipto - Senin, 29 Juni 2026
20 Jenazah Baru Ditemukan, Korban Tewas Gempa Venezuela Jadi 1.450 Orang
Dunia
PBB Proyeksikan 6,7 Juta Korban Terdampak Gempa Venezuela, 2 Juta di Ibu Kota Caracas
PBB memproyeksikan 6,76 juta orang terdampak gempa Venezuela, termasuk 2 juta di Caracas. IOM siapkan bantuan darurat.
Wisnu Cipto - Minggu, 28 Juni 2026
PBB Proyeksikan 6,7 Juta Korban Terdampak Gempa Venezuela, 2 Juta di Ibu Kota Caracas
Bagikan