Dorong Prestasi Atlet, PBSI Ingin Perbaiki Sport Science

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 18 Maret 2024
Dorong Prestasi Atlet, PBSI Ingin Perbaiki Sport Science

Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie di Final All England 2024. Foto: PBSI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), akan berfokus untuk memperbaiki "sport science" atau inovasi pengembangan prestasi berbasis data. Hal itu dilakukan untuk mendongkrak prestasi atlet di ajang internasional.

Sekretaris Jenderal PP PBSI, M Fadil Imran menyebutkan, selain di All England 2024, tim bulu tangkis Indonesia juga menuai hasil optimal di Orleans Masters dan Vietnam International Challenge, yang digelar pada waktu bersamaan. Jadi, perbaikan aspek nonteknis seperti sport science harus dilakukan secara terus-menerus.

"Dari All England, Orleans, dan Vietnam sudah terbaca pekerjaan rumah kami. Kami harus memperbaiki aspek nonteknis dan serius dalam pengembangan lebih lanjut di sektor tunggal putri, ganda putri, dan ganda campuran," kata Fadil, Senin (18/3).

Baca juga:

Fajar/Rian Pertahankan Gelar Juara Ganda Putra di All England 2024

Menurutnya, semua hasil dalam ajang itu merupakan implementasi dari strategi Tim Ad Hoc Olimpiade Paris 2024 PBSI, yaitu fokus pada perbaikan peringkat atlet, serta inovasi melalui penerapan sport science dan tailor-made program.

Penerapan inovasi itu dijalankan dengan melakukan analisa performa yang dibantu teknologi video tagging dan data base, pembuatan profil performa atlet yang terukur secara kuantitatif, serta pelibatan pendekatan psikologi olahraga dalam latihan.

“Pelan tapi pasti kami melihat perkembangan yang sejalan dengan strategi menghadapi Olimpiade. Semoga momentum yang baik ini (hasil All England dan turnamen lain) bisa kami jaga sampai di Paris dan dapat melanjutkan tradisi emas di Olimpiade," kata Fadil yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Ad Hoc Olimpiade Paris 2024 PBSI.

Baca juga:

12 Pertandingan Bulu Tangkis di 2024 Buat Tiket Olimpiade Paris

Fajar/Rian pertahankan gelar juara ganda putra di All England
Fajar/Rian pertahankan gelar juara ganda putra di All England. Foto: Dok/PBSI

Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan, doa, kritik, dan saran dari seluruh masyarakat Indonesia dalam setiap langkah yang diambil PBSI.

Pada ajang All England 2024, Indonesia meraih dua gelar melalui Jonatan Christie di sektor tunggal putra dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di ganda putra.

Selain itu, kemenangan itu menjadi spesial karena mengakhiri penantian 30 tahun untuk "all Indonesian final" di sektor tunggal putra. Sebelumnya, terjadi pada All England 1994 saat Hariyanto Arbi berhadapan dengan Ardy Bernardus Wiranata.

Sementara itu, ganda putra juga spesial. Sebab, Fajar/Rian mampu mempertahankan gelar yang direbut dalam All England edisi sebelumnya. (*)

Baca juga:

Kalahkan Ginting di All Indonesian Final, Jonatan Christie Juara All England 2024

#Olahraga #Bulu Tangkis #PBSI
Bagikan
Ditulis Oleh

Soffi Amira

Berita Terkait

Berita Foto
Indonesia Open 2026: Alwi Farhan Lolos Ke Babak 16 Besar usai Kalahkan Tunggal India Lakhsya Sen
Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan mengembalikan kok kepada Tunggal India Lakhsya Sen dalam babak pertama Indonsia Open 2026 di Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 02 Juni 2026
Indonesia Open 2026: Alwi Farhan Lolos Ke Babak 16 Besar usai Kalahkan Tunggal India Lakhsya Sen
Olahraga
Fajar/Fikri Kalah di Final, Tim Indonesia Pulang Tanpa Gelar dari Singapore Open 2026
Harapan Indonesia meraih gelar di ajang Singapore Open 2026 pupus setelah pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri kalah di babak final.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Fajar/Fikri Kalah di Final, Tim Indonesia Pulang Tanpa Gelar dari Singapore Open 2026
Olahraga
NOC Indonesia Dorong Organisasi Olahraga Mandiri demi Prestasi Dunia
NOC Indonesia menegaskan pentingnya independensi organisasi olahraga untuk menciptakan prestasi berkelanjutan menuju Asian Games 2026 dan Olimpiade 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
NOC Indonesia Dorong Organisasi Olahraga Mandiri demi Prestasi Dunia
Olahraga
Coach Milo Akui Dewa United Tim Bagus, Layak Ada di Posisi Pertama
'Laskar Sambernyawa' butuh tiga poin untuk menjaga asa bertahan Super League musim 2026/2027.
Dwi Astarini - Sabtu, 16 Mei 2026
Coach Milo Akui Dewa United Tim Bagus, Layak Ada di Posisi Pertama
Olahraga
Intercity Evergreen Veterans Basketball 2026 Jaga Warisan Ekosistem Basket Nasional, Ketum Perbasi DKI: Bukan Soal Menang dan Kalah
Ketua Perbasi DKI Jakarta Lexyndo Hakim menyebut Intercity Evergreen Veterans Basketball 2026 menjadi ajang silaturahmi dan nostalgia bagi pebasket senior dari berbagai daerah.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Intercity Evergreen Veterans Basketball 2026 Jaga Warisan Ekosistem Basket Nasional, Ketum Perbasi DKI: Bukan Soal Menang dan Kalah
Olahraga
Ketua Umum PB IWbA Aang Sunadji Sebut Banyak Atlet Muda Woodball Indonesia Siap Tampil di Kejuaraan Dunia, Ingatkan Konsistensi Regenerasi
Jika sebelumnya didominasi atlet senior, kini regenerasi mulai terlihat signifikan dengan kemunculan atlet-atlet muda dari kalangan pelajar hingga mahasiswa.
Dwi Astarini - Selasa, 12 Mei 2026
Ketua Umum PB IWbA Aang Sunadji Sebut Banyak Atlet Muda Woodball Indonesia Siap Tampil di Kejuaraan Dunia, Ingatkan Konsistensi Regenerasi
Lifestyle
AXIS Cup 2026 Digelar di 88 Kota, Siapkan Hadiah Rp 100 Juta hingga Tiket ke FFNS
AXIS Cup 2026 akan digelar di 88 kota di Indonesia. Event ini menyiapkan hadiah senilai Rp 100 juta.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
AXIS Cup 2026 Digelar di 88 Kota, Siapkan Hadiah Rp 100 Juta hingga Tiket ke FFNS
Indonesia
Gagal di Piala Thomas dan Uber 2026, PBSI Siap Rombak Pelatih
Baik di sektor putra maupun putri, Indonesia mempunyai potensi atlet muda yang sangat melimpah dan bisa menjadi regenerasi ke depannya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 08 Mei 2026
Gagal di Piala Thomas dan Uber 2026, PBSI Siap Rombak Pelatih
Olahraga
Dewa United Banten Juarai Grup A BCL Asia-East 2026, Taklukkan Hi-Tech
Secara total, Dewa United Banten mengenas 10 poin selama fase grup.
Dwi Astarini - Sabtu, 02 Mei 2026
Dewa United Banten Juarai Grup A BCL Asia-East 2026, Taklukkan Hi-Tech
Olahraga
Pertama Kali Sejak 1958, Indonesia Gagal Lolos Fase Grup Piala Thomas
Hasil ini menjadi catatan kelam bagi bulu tangkis Indonesia yang selama ini dikenal sebagai salah satu kekuatan utama dunia dengan koleksi 14 gelar juara.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 April 2026
Pertama Kali Sejak 1958, Indonesia Gagal Lolos Fase Grup Piala Thomas
Bagikan