Donasi Oksigen Konsentrator Capai 17 Ribu

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Juli 2021
Donasi Oksigen Konsentrator Capai 17 Ribu

Pengiriman oksigen konsentrator. (Foto: MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Pusat menyiapkan strategi dalam memenuhi peningkatan kebutuhan oksigen untuk para pasien Covid-19. Saat ini kebutuhan oksigen medis meningkat lebih dari lima kali lipat dibandingkan periode sebelum Lebaran tahun 2021.

“Kebutuhan oksigen kita sebelum Lebaran 400 ton per hari. Sekarang sudah naik menjadi 2.500 ton per hari. Kapasitas produksi di Indonesia 1.700 ton per hari, sehingga kita ada gap. Karena sama seperti obat, kenaikannya tinggi sekali,” ujar Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Senin (26/7).

Baca Juga:

Kampung Jokowi Masuk PPKM Level 4 COVID-19, Luhut Kirim 150 Oksigen Konsentrator

Ia menegaskan, mengatasi kekurangan oksigen tersebut, Menkes menjelaskan bahwa pemerintah berupaya mengadakan oksigen konsentrator, baik melalui jalur impor maupun dukungan dari negara-negara sahabat. Selanjutnya, oksigen konsentrator akan didistribusikan ke seluruh rumah sakit dan tempat isolasi terpusat Covid-19 yang memerlukan.

"Setiap 1.000 oksigen konsentrator bisa memproduksi sekitar 20 ton oksigen per hari. Ini sudah ada donasi 17 ribu dan mulai berdatangan. Kita rencana sudah beli 20 ribu unit yang nanti akan kita distribusikan ke seluruh rumah sakit dengan tempat isolasi agar orang yang membutuhkan oksigen, yang positif, bisa menghirup oksigen yang dihasilkan oleh oksigen konsentrator ini,” jelas Budi.

Menkes menuturkan, dengan memanfaatkan oksigen konsentrator, pemerintah telah mengurangi kebutuhan tabung oksigen besar, transportasi logistik, serta pabrik-pabrik oksigen berukuran besar.

"Jadi kita menghilangkan kebutuhan tabung yang besar-besar, kita menghilangkan kebutuhan transportasi logistik yang juga susah, kita juga menghilangkan kebutuhan pabrik-pabrik oksigen besar yang harus kita bangun dengan cepat," katanya.

Strategi lainnya yang dilakukan oleh pemerintah adalah dengan memanfaatkan kapasitas ekstra dari pabrik-pabrik industri yang memproduksi oksigen untuk menghasilkan cairan oksigen yang akan didistribusikan ke seluruh rumah sakit.

Oksigen medis. (Foto: Antara)
Oksigen medis. (Foto: Antara)

“Kita dapat dengan memanfaatkan extra capacity dari pabrik-pabrik oksigen yang ada di Indonesia, maupun extra capacity dari pabrik industri lain yang memproduksi oksigen misalnya pabrik baja, smelter, nikel, kemudian juga pabrik pupuk, mereka juga memproduksi oksigen di dalam negeri, itu yang nanti akan kita tarik dan kita distribusikan ke seluruh provinsi,” ujarnya.

Menkes turut berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam pemenuhan kebutuhan oksigen di Indonesia.

"Saya mengucapkan terima kasih di sini karena banyak organisasi-organisasi sosial, banyak juga negara tetangga yang sudah membantu Indonesia untuk mengadakan oksigen," katanya. (Knu)

Baca Juga:

Jawa Barat Telah Terima Ribuan Tabung Oksigen

#Oksigen Medis #Kelangkaan Oksigen #Kemenkes #COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kemenkes Kirim Lebih daripada 2.000 Nakes untuk Tangani Dampak Kesehatan Karhutla
Kemenkes mengungkapkan ada 7 provinsi serta 63 kabupaten dan kota terdampak karhutla.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Kemenkes Kirim Lebih daripada 2.000 Nakes untuk Tangani Dampak Kesehatan Karhutla
Indonesia
Hasil Cek Kesehatan Gratis, 2,95 Juta Orang Alami Gangguan Mata, Bisa Alami Kebutaan
Banyak dari orang-orang itu tidak menyadari bahwa dirinya punya gangguan penglihatan, dan menunda tindak lanjut hingga terlambat atau buta permanen.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Hasil Cek Kesehatan Gratis, 2,95 Juta Orang Alami Gangguan Mata, Bisa Alami Kebutaan
Indonesia
Kemenkes Bakal Bangun 1.988 Puskesmas Baru, Rombak Wajah Layanan Kesehatan
Wamenkes menekankan pentingnya kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan untuk mengimbangi modernisasi fasilitas medis.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Kemenkes Bakal Bangun 1.988 Puskesmas Baru, Rombak Wajah Layanan Kesehatan
Lifestyle
Influenza A Merebak, Gunakan Masker Buat Kurangi Risiko Penularan
Influenza menular melalui melalui partikel pernapasan yang dikeluarkan ketika penderita batuk, bersin, berbicara, atau bernapas,
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Influenza A Merebak, Gunakan Masker Buat Kurangi Risiko Penularan
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Indonesia
Pemerintah Tingkatkan Kesiapan Hadapi Dampak El Nino bagi Kesehatan
Dampaknya mencakup keterbatasan akses air bersih, peningkatan suhu ekstrem, risiko karhutla, penurunan kualitas udara, hingga ancaman ketahanan pangan.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Pemerintah Tingkatkan Kesiapan Hadapi Dampak El Nino bagi Kesehatan
Indonesia
Vape Mengandung Etomidate Merajalela, DPR Desak Kemenkes dan BNN Susun Regulasi
Komisi IX DPR RI meminta Kemenkes dan BNN menyusun regulasi penggunaan vape. Sebab, vape mengandung etomidate merajalela.
Soffi Amira - Rabu, 23 September 2026
Vape Mengandung Etomidate Merajalela, DPR Desak Kemenkes dan BNN Susun Regulasi
Indonesia
Angka Kasus ISPA Tembus 174 Ribu, Kemenkes Soroti Dampak Asap Karhutla
Kemenkes mencatat 174.694 kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla sepanjang Agustus hingga 21 September 2026. Sebanyak 40.363 kasus merupakan balita.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Angka Kasus ISPA Tembus 174 Ribu, Kemenkes Soroti Dampak Asap Karhutla
Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Bagikan