Donald Trump Mendadak Jadi Karyawan McD, Kok Bisa?
Calon Presiden AS, Donald Trump. (Foto: Partai Republik AS)
MerahPutih.com - Mantan presiden sekaligus kandidat calon presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump, mendadak jadi karyawan di McDonald's, di Philadelphia, Minggu (20/10).
Hal tersebut dilakukannya untuk menyinggung sang rival di Pilpres AS 2024, Kamala Harris. Sebelumnya, Kamala mengaku pernah bekerja paruh waktu di McDonald's.
Aksi Donald Trump ini dianggap sebagai ejekan kepada Kamala Haris. Hal itu pun mengundang banyak spekulasi, bahwa yang dilakukan Trump tidak pantas.
Sebelumnya, pada medio September saat wawancara bersama Stephanie Ruhle dari MSNBC, Harris berbicara tentang pengalamannya bekerja di McDonald's.
Baca juga:
"Sebagian alasan saya berbicara tentang pengalaman bekerja di McDonald's adalah karena ada orang yang bekerja di McDonald's di negara kami yang tengah berusaha membesarkan keluarga," jelasnya.
Sementara itu, Trump yang diberitakan ABC News mengatakan, telah lama menentang Harris yang menceritakan pelajaran hidupnya saat bekerja di McDonald's selama liburan musim panas. Saat itu, Kamala masih menjadi mahasiswa di Howard University.
Saat melakukan pekerjaannya di McDonald's, Trump ditanyai oleh reporter setempat mengenai bagaimana tanggapannya soal Harris.
"Harris adalah 'orang yang paling memecah belah yang pernah saya lihat'," kata Trump dikutip dari ABC News, Selasa (22/10).
Baca juga:
Bahkan, ia juga menuduh Kamala berbohong tentang lamaran pekerjaannya di McDonald's. Lantas, Trump tak lupa mengucapkan selamat ulang tahun kepada Harris melalui jendela drive-through McDonald's.
Sambil bercanda dan mengatakan mungkin dirinya akan memberinya bunga atau kentang goreng sebagai hadiah kepada Harris.
Melihat tingkat Trump, penasihat kampanye senior Harris, Ian Sams menyebutkan, acara McDonald's dari Trump merupakan tanda keputusasaannya saat Hari Pemilihan semakin dekat.
"Ketika Trump merasa putus asa, yang dia tahu hanyalah berbohong. Dia tidak bisa mengerti bagaimana rasanya memiliki pekerjaan musim panas karena dia diberi jutaan dolar di atas piring perak, hanya untuk menyia-nyiakannya," kata Sams dalam sebuah pernyataan. (Tka)
Bagikan
Tika Ayu
Berita Terkait
Israel Belum Siap Serangan Balasan, Trump Batalkan Serangan ke Iran
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Obsesi Donald Trump Caplok Greenland Bakal Jadi Lonceng Kematian NATO
Trump Kritik Pasukan Khusus Denmark Cupu, Gagal Lindungi Greenland dari Rusia-China
Trump Kembali Ancam Iran, Siap Ambil Tindakan Keras
Bahas Tarif Trump dan Impor Energi, Menko Airlangga Datangi KPK
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Iran Membara, Trump Masih 'Keep Calm' Belum Kirim Pasukan ke Teheran
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela