Donald Trump Ditembak, Jokowi Doakan Kesembuhan
Presiden Jokowi.(foto: dok Septres)
MERAHPUTIH.COM - PENEMBAKAN terhadap mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membuat Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) terkejut. Hal itu diungkapkan Jokowi melalui unggahan di media sosial X (Twitter) @Jokowi, Minggu (14/7).
"Saya terkejut dan sedih atas kejadian penembakan terhadap mantan Presiden Donald Trump hari ini," ujar Jokowi. Ia mendoakan kesembuhan bagi Trump dan semua korban dalam insiden itu.
"Doa saya bagi kesembuhannya dan semua orang yang menjadi korban pada insiden ini," jelas Jokowi. Ia mengecam segala bentuk tindakan kekerasan dalam kehidupan berdemokrasi.
"Segala bentuk kekerasan tidak dapat dibenarkan di dalam kehidupan berdemokrasi di seluruh dunia," tambahnya.
Baca juga:
Trump ditembak saat berkampanye di Kota Butler, Negara Bagian Pennsylvania, Sabtu (13/7) waktu setempat.
Mantan presiden Amerika Serikat yang mencalonkan diri lagi itu terluka di telinga kanan. Pelaku penembakan ialah Thomas Matthew Croocks. Ia langsung ditembak anggota secret service hingga tewas, tak lama setelah kejadian.(knu)
Baca juga:
Donald Trump Ditembak saat Kampanye, Pengamat Duga Ada Upaya Menggagalkan Jadi Presiden AS
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Persija Secara Resmi Umumkan Bergabungnya Jean Mota, Eks Rekan Lionel Messi di Inter Miami
Klasemen Super League 2025/2026 Setelah Persib Bandung Kalahkan Malut United 2-0
Rumah-Rumah di Bantul Rusak Akibat Gempa M 6,4 Pagi Tadi, Warga Terluka Dilarikan ke RS
Cetak Sejarah, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Final untuk Pertama Kali Usai Tumbangkan Jepang 5-3 secara Dramatis
Donald Trump Peringatkan Iran Jangan Coba-Coba Bangun Nuklir Baru
2 Orang Terluka, Macan Tutul Masuk Desa Maruyung Bandung Masih Berkeliaran
Ribuan Video dan Foto Kasus Epstein, Publik Lapar dan Haus Informasi Kejahatan
Drone Iran Ditembak Jatuh Saat Dekati Kapal Perang USS Abraham Lincoln di Laut Arab
Teman KKN UGM Jadi Saksi di PN Solo, Jokowi Disebut Punya Nama Panggilan 'Jack'
Ekspor Indonesia Tertekan Tarif Trump