Donald dan Melania Trump Melanggar Tradisi Amerika

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Rabu, 20 Januari 2021
Donald dan Melania Trump Melanggar Tradisi Amerika

Melania Trump dianggap melanggar kebiasaan tradisional yang biasa dilakukan oleh Presiden dan Ibu Negara selepas jabatannya (Foto: instagram @flotus)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SUDAH menjadi tradisi bagi Ibu Negara yang ramah menyambut pendahulunya untuk sekadar minum teh dan tur ke Gedung Putih. Namun Melania Trump sama sekali tidak menghubungi Ibu Negara Baru AS, Jill Biden. Itu diutarakan oleh Putri Biden, Ashley, yang duduk bersama Jenna Bush Hagger dalam sebuah wawancara pada hari Selasa (20/1).

Hagger bertanya pada Ashley", "Apakah ibumu sudah mendengar dari Melania Trump tentang melakukan protokol tradisional?

"Tidak. menurutku mereka tidak melakukan protokol tradisional. Yang disayangkan, tapi menurutku kita semua baik-baik saja dengan itu," jawab Ashley, seperti yang dikutip dari people.com.

Baca Juga:

Bertabur Bintang di Pelantikan Joe Biden

Donald Trump dan Melanie Trump dianggap melanggar kebiasaan tradisional yang biasa dilakukan Presiden Amerika Serikat selepas jabatannya (Foto: instagram @flotus)

Trump berpaling dari tradisi yang seharusnya mereka jalankan. Seperti yang pernah dilakukan oleh Presiden Barack Obama dan Ibu Negara Michelle Obama saat itu.

Tahun lalu, Michelle mengingat kembali tugas sebagai ibu negara kepada Melanie. Michelle menuliskan di Instagram, bahwa para pemimpin Amerika perlu untuk menghormati proses pemilihan dan melakukan bagian (mereka) untuk mendorong kelancaran transisi kekuasaan.

Saat dia menjelaskan di Instagram, pemerintahan yang akan keluar, mengundang staf Trump yang masuk ke Gedung Putih dengan memo terperinci. Kemudian menginformasikan apa yang telah di pelajari selama delapan tahun terakhir.

Baik Presiden Donald Trump dan istrinya menghindari kebiasaan itu. Trump menghabiskan waktu berbulan-bulan dengan membuat klaim tidak berdasar bahwa itu dicuri darinya, serta berusaha untuk membalikkan hasil dengan hampir semua cara yang diperlukan.

Awal bulan ini, Trump mencuitkan kalau dia tidak akan menghadiri upacara pelantikan Biden pada hari Rabu (20/01) atau hari Kamis (21/01) di Indonesia.

"Kepada semua yang bertanya, saya tidak akan menghadiri pelantikan pada 20 Januari," tulis Donald Trump.

Baca Juga:

Tiffany Trump Umumkan Pertunangan

Ibu negara sebelum Melania Trump yakni Michelle Obama, tetap menjalani kebiasaan tradisional dengan menyambut Melania Trump dengan baik (Foto: instagram @flotus)

"Saya harus jujur dan mengatakan bahwa semua ini tidak mudah bagi saya," tulis Michelle Obama di Instagram.

"Donald Trump telah menyebarkan kebohongan rasis tentang suami saya yang telah membahayakan keluarga saya. Itu bukanlah sesuatu yang siap saya maafkan. Tapi saya tahu bahwa, demi negara kita, saya harus menemukan kekuatan dan kedewasaan untuk kesampingkan amarah saya," tambahnya.

Terlepas dari tantangan yang jelas terkait dengan mengesampingkan perbedaannya, mengingat tahun-tahun yang dihabiskan Trump untuk menyebarkan teori konspirasi bahwa Presiden Obama tidak lahir di Amerika. Michelle menulis bahwa menyambut mereka ke Gedung Putih, secara langsung, adalah hal yang benar untuk dilakukan.

"Kecintaan kami pada negara mengharuskan kami untuk menghormati hasil pemilu. Bahkan, ketika kami tidak menyukai mereka atau berharap hasilnya berbeda kepresidenan bukan milik satu individu atau satu partai," tutupnya. (Ryn)

Baca Juga:

Tom Hanks Jadi Host Acara Pelantikan Joe Biden

#Donald Trump #Melania Trump #Joe Biden
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
DPR AS meloloskan resolusi penghentian serangan ke Iran dengan dukungan anggota Partai Republik. P
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
Dunia
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Total 15 negara pernah diancam Presiden AS Donal Trump, 7 di antaranya benar-benar diserang, termasuk Iran, Irak, Suriah, Yaman, Venezuela, Nigeria, dan Somalia.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Dunia
Trump Ancam Hancurkan Oman Jika Ikuti Jejak Iran Kuasai Selat Hormuz
Presiden AS Donald Trump memperingatkan Oman agar tidak mencoba menguasai Selat Hormuz.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Trump Ancam Hancurkan Oman Jika Ikuti Jejak Iran Kuasai Selat Hormuz
Dunia
AS Bidik Perusahaan China Pelanggar Sanksi Iran, Donald Trump Siapkan Aturan Baru Dalam Pekan Ini
Terkait keinginan Iran yang mengajukan penundaan (moratorium) pengayaan uranium selama dua dekade, Donald Trump menuntut kepastian yang mutlak.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
AS Bidik Perusahaan China Pelanggar Sanksi Iran, Donald Trump Siapkan Aturan Baru Dalam Pekan Ini
Dunia
Donald Trump Klaim AS-China Sepakat Bendung Ambisi Nuklir Iran
Selain isu nuklir, Trump menyoroti ketegangan di Selat Hormuz yang mengganggu jalur perdagangan global
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
Donald Trump Klaim AS-China Sepakat Bendung Ambisi Nuklir Iran
Dunia
Kesepakatan Dagang AS-China 2026, Trump Borong Boeing dan Damai dengan Xi Jinping
Pertemuan tingkat tinggi ini turut menghadirkan raksasa teknologi AS seperti Elon Musk (Tesla), Jensen Huang (Nvidia), dan Tim Cook (Apple)
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Kesepakatan Dagang AS-China 2026, Trump Borong Boeing dan Damai dengan Xi Jinping
Dunia
Xi Jinping Semprot Trump Soal Taiwan, Minta Jangan 'Main Api' Jika Tak Ingin Hubungan AS-China Terbakar
Dalam kunjungan ini, Trump membawa gerbong pengusaha kelas berat Amerika Serikat untuk memperluas ekspansi bisnis
Angga Yudha Pratama - Kamis, 14 Mei 2026
Xi Jinping Semprot Trump Soal Taiwan, Minta Jangan 'Main Api' Jika Tak Ingin Hubungan AS-China Terbakar
Indonesia
Xi Jinping Ingatkan Donald Trump Isu Taiwan Bisa Picu Perang Besar
Selain membahas kedaulatan wilayah, pertemuan tersebut juga menyinggung ketegangan perdagangan dan konflik di Timur Tengah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 14 Mei 2026
Xi Jinping Ingatkan Donald Trump Isu Taiwan Bisa Picu Perang Besar
Dunia
China Bakal Singgung Penjualan Senjata AS saat Bertemu Trump di Beijing
Trump mengatakan, hal itu untuk menjawab pertanyaan apakah Amerika Serikat seharusnya menjual senjata kepada Taiwan, pulau yang memiliki pemerintahan sendiri tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
China Bakal Singgung Penjualan Senjata AS saat Bertemu Trump di Beijing
Indonesia
Perundingan Damai Gagal, Trump Keluarkan Ancaman Baru
Amerika Serikat akan menghancurkan siapa pun yang mendekati persediaan uranium yang diperkaya milik Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 11 Mei 2026
Perundingan Damai Gagal, Trump Keluarkan Ancaman Baru
Bagikan