Dokumen Rahasia AS: Soeharto Perintahkan Prabowo Culik Aktivis 98

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Rabu, 25 Juli 2018
Dokumen Rahasia AS: Soeharto Perintahkan Prabowo Culik Aktivis 98

Aksi mahasiswa menolak Sidang Istimewa MPR. (Foto: Wikipedia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SECARA mengejutkan, Arsip Keamanan Nasional (NSA) di Amerika membuka Dokumen Kedutaan Besar Amerika Serikat di Indonesia antara 1997-1999 ke publik. Jika dihitung aturan pembukaan arsip rahasia, dokumen tersebut belum layak rilis di muka publik

Biasanya, arsip dokumen AS baru dibuka ke publik setelah 50 tahun atau 25 tahun jika dirasa dokumen sangat sensitif. Sedangkan peristiwa 1997-1999 baru saja terjadi 20 tahun yang lalu.

NSA dalam pemaparannya membuka sebanyak 34 dokumen pada masa prareformasi. Salah satu dari dokumen rahasia menceritakan tentang peran Prabowo Subianto dalam kasus penghilangan aktivis pada masa itu.

Aksi long march 1998. (Foto: Dok. Muhammad Firman Hidayatullah)
Aksi long march 1998. (Foto: Dok. Muhammad Firman Hidayatullah)

Pada arsip tertanggal 7 Mei 1998, staf Kedutaan Besar AS di Jakarta kala itu mengungkap catatan mengenai nasib para aktivis yang tiba-tiba menghilang.

Arsip tersebut juga memaparkan bahwa para aktivis yang menghilang boleh jadi ditahan di fasilitas Kopassus di jalan lama yang menghubungkan Jakarta dan Bogor.

Yang lebih mengejutkan, dokumen rahasia tersebut juga memuat keterlibatan Prabowo. Dalam arsip tersebut dituliskan bahwa nama Prabowo muncul setelah percakapan seorang staf politik Kedutaan Besar AS di Jakarta dengan seorang pemimpin organisasi mahasiswa.

Narasumber tersebut mengaku mendapat informasi dari Kopassus bahwa penghilangan paksa dilakukan Grup 4 Kopassus. Lebih lanjut, informasi itu menyebut konflik antara divisi Kopassus dan Grup 4 masih dikendalikan Prabowo.

"Penghilangan itu diperintahkan Prabowo yang mengikuti perintah dari Presiden Soeharto," tulis dokumen tersebut.

Sehari setelah itu, arsip tertanggal 8 Mei 1998 menceritakan kelanjutannnya. Arsip tersebut tertuliskan bahwa ada perpecahan di tubuh militer Indonesia mengenai cara menghadapi demonstran.

Wiranto yang menjabat sebagai Panglima TNI kala itu diperintahkan bersikap tegas terhadap para demonstran. Kemudian ia memerintahkan agar mahasiswa tidak menggelar demonstrasi di jalan-jalan, namun pada saat yang sama mengatakan kepada mereka bahwa militer tidak bermusuhan.

Pada waktu yang sama, Susilo Bambang Yudhoyono, yang saat itu menjadi bawahan Wiranto, melontarkan ide untuk mengumpulkan semua anggota MPR demi menentukan masa depan negara (diduga menggantikan Suharto).

"Jika benar, ini mengindikasikan niatan 'Kubu Wiranto'," sebut dokumen itu.

Di sisi lain, Prabowo berupaya mencegah demonstrasi semakin ganas di Jakarta.

"Prabowo terlibat perebutan kekuasaan dengan Wiranto," tulis arsip tersebut.

Prabowo sendiri bukan tidak pernah membahas tentang keterlibatannya dalam penghilangan aktivis. Pada masa kampanye pemilihan presiden 2014, ia berulangkali menekankan dirinya tidak bersalah karena murni mengikuti perintah atasan.

"Sebagai seorang prajurit, kami melakukan tugas kami sebaik-baiknya. Itu merupakan perintah atasan saya," kata dia dalam debat capres pertama tahun 2014. (*)

Baca juga: Dokumen Rahasia AS Bocor, Prabowo Bilang Sebaiknya Soeharto Lengser Maret 1998

#Prabowo #Aktivis 1998
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
2 Tahun Pemerintah Prabowo Dinilai Bikin Stres Warga, Gerinda Sebut Laporan Celios Tidak Objektif
Sugiat mempertanyakan metode penilaian dalam laporan Celios yang menurutnya lebih mencerminkan opini kelompok tertentu dibandingkan ukuran objektif kinerja pemerintahan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
2 Tahun Pemerintah Prabowo Dinilai Bikin Stres Warga, Gerinda Sebut Laporan Celios Tidak Objektif
Indonesia
Mesir Berikan Kuota Tambahan Beasiswa Bagi Mahasiswa Indonesia
Prabowo menyoroti kerja sama sektor pendidikan kedua negara yang sudah terjalin erat, terbukti dari banyaknya mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Mesir.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Mesir Berikan Kuota Tambahan Beasiswa Bagi Mahasiswa Indonesia
Indonesia
Presiden Prabowo dan Presiden Mesir el-Sisi Kecam Pembangunan Permukiman Ilegal Oleh Israel
Kedua pemimpin juga dalam kesempatan itu sepakat untuk terus melanjutkan kontribusi dalam mendorong perdamaian dan memberikan bantuan kemanusiaan untuk Palestina.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Presiden Prabowo dan Presiden Mesir el-Sisi Kecam Pembangunan Permukiman Ilegal Oleh Israel
Indonesia
Bahasan Pertemuan Presiden Prabowo dengan Presiden Mesir Abdel Fattah Al-Sisi
Indonesia menjadi tujuan terakhir dalam rangkaian lawatan Al-Sisi ke Asia setelah mengunjungi Korea Selatan pada 6–9 Oktober dan Malaysia pada 9–10 Oktober.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Bahasan Pertemuan Presiden Prabowo dengan Presiden Mesir Abdel Fattah Al-Sisi
Indonesia
Prabowo Anggap Investor Percaya Indonesia Sebagai Saudara
"Adalah masalah kehormatan bagi bangsa Indonesia untuk menjaga mitra-mitra kita. Mitra-mitra kita, kita anggap sebagai saudara-saudara kita," ujarnya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Prabowo Anggap Investor Percaya Indonesia Sebagai Saudara
Indonesia
Akhirnya! Indonesia Luncurkan Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik
Nilai ekspor kawasan mencapai 11 miliar dolar AS. Jika digabung dengan Kawasan Industri Morowali, total ekspor mencapai 28 miliar dolar AS atau sekitar 10 persen dari ekspor Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Akhirnya! Indonesia Luncurkan Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik
Indonesia
Prabowo Luncurkan Sejumlah Program Hilirisasi di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park Rp 180 Triliun
Prabowo bertolak dari Jakarta menuju Maluku Utara pada Kamis (8/10) pagi untuk meluncurkan program hilirisasi senilai 10,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp 180 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Prabowo Luncurkan Sejumlah Program Hilirisasi di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park Rp 180 Triliun
Indonesia
Pujian Prabowo ke Letjen TNI Richard Tampubolon; Tenang Aja, Saya Sudah Lihat Kau
Presiden Prabowo menyaksikan penyerahan uang sebanyak Rp13,24 triliun dari Satgas PKH, yang diwakili oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Pujian Prabowo ke  Letjen TNI Richard Tampubolon; Tenang Aja, Saya Sudah Lihat Kau
Indonesia
Prabowo Senang Satgas PKH Setor Duit Tunai Rp 52 Triliun Dari Praktek Curang
setiap ada upaya untuk melawan penyelundupan dan memberantas semua praktik kecurangan, selalu ada perlawanan yang ditujukan kepada aparat dan pemerintah.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Prabowo Senang Satgas PKH Setor Duit Tunai Rp 52 Triliun Dari Praktek Curang
Indonesia
Terima Rp 13,2 Triliun Dari Denda Bidang Kehutanan, Prabowo: Kekayaan Kita Banyak
Dengan aksi penyelamatan itu, maka negara berhasil mencegah kerugian sekitar Rp 400 triliun, yang seharusnya dapat digunakan untuk berbagai bantuan masyarakat
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Terima Rp 13,2 Triliun Dari Denda Bidang Kehutanan, Prabowo: Kekayaan Kita Banyak
Bagikan