Sains

DNA dari Rambut Beethoven Ungkap Penyakit yang Diidap si Maestro

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Senin, 27 Maret 2023
DNA dari Rambut Beethoven Ungkap Penyakit yang Diidap si Maestro

para ilmuwan melarutkan potongan-potongan itu menjadi larutan dan mengeluarkan potongan-potongan DNA. (Foto: YouTube/CTV NEWS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

HAMPIR dua abad setelah kepergian sang Maestro, Ludwig van Beethoven, para peneliti mengambil DNA dari helai rambutnya. Mereka mencari petunjuk tentang masalah kesehatan, tinnitus, dan gangguan pendengaran yang dialaminya.

Sayangnya, para peneliti belum dapat memecahkan kasus ketulian sang komposer asal Jerman atau penyakit perutnya yang parah. Namun lewat DNA tersebut, mereka menemukan risiko genetik untuk penyakit hati, ditambah infeksi hepatitis B yang merusak hati Beethoven pada bulan-bulan terakhir hidupnya.

Menurut penelitian yang diterbitkan Rabu (22/3) di jurnal Current Biology, faktor-faktor tadi hadir sejalan dengan kebiasaan Beethoven menenggak minuman keras yang kronis. Mungkin itu memicu gagal hati yang secara luas diyakini telah menjadi penyebab kematiannya.

Mengutip NBC, minggu ini menandai peringatan 196 tahun kematian Beethoven di Wina pada 26 Maret 1827, dalam usia 56 tahun. Sang komposer sendiri menulis bahwa dia ingin para dokter mempelajari masalah kesehatannya setelah dia meninggal.

Baca juga:

Siapakah Elise di Balik Mahakarya Beethoven?

“Dengan Beethoven khususnya, penyakit terkadang sangat membatasi karya kreatifnya. Dan bagi para dokter, selalu menjadi misteri apa yang sebenarnya ada di baliknya,” kata Axel Schmidt, penulis studi sekaligus ahli genetika di Rumah Sakit Universitas Bonn di Jerman.

Sejak kematian Beethoven, para ilmuwan telah lama mencoba mengumpulkan sejarah medis Beethoven dan telah menawarkan berbagai kemungkinan penjelasan untuk banyak penyakitnya.

Kini dengan kemajuan teknologi DNA, para peneliti telah mampu menarik petunjuk genetik dari helaian rambut Beethoven yang telah dipotong dan diawetkan.

"Setelah membersihkan rambut Beethoven satu helai pada satu waktu, para ilmuwan melarutkan potongan-potongan itu menjadi larutan dan mengeluarkan potongan-potongan DNA," kata Tristan James Alexander Begg, penulis studi dan antropolog biologi di University of Cambridge.

Baca juga:

Beethoven Ulang Tahun ke-250. Ini Cara Merayakannya

beethoven
Para ilmuwan telah lama mencoba mengumpulkan sejarah medis Beethoven. (Foto: Unsplash/Beatriz Miller)

Meski tidak menemukan tanda-tanda genetik yang jelas tentang apa yang menyebabkan masalah pencernaan Beethoven, para peneliti menemukan bahwa penyakit celiac dan intoleransi laktosa bukanlah penyebabnya.

“Di masa depan, genom mungkin menawarkan lebih banyak petunjuk saat kita belajar lebih banyak tentang bagaimana gen memengaruhi kesehatan,” kata Begg.

Sementara itu, pertanyaan kunci tentang apa yang menyebabkan tinnitus parah dan kehilangan pendengaran Beethoven masih belum terjawab.

“Hal tersebut mungkin sulit untuk diketahui, karena genetika hanya dapat menunjukkan kepada kita setengah dari persamaan faktor alam dan pengasuhan yang membentuk kesehatan kita,” ungkap Dr. Avraham Z. Cooper dari Ohio State University, yang tidak terlibat dalam penelitian ini.

Namun, Avraham menambahkan bahwa misteri adalah bagian dari apa yang membuat Beethoven begitu menawan. "Saya pikir memiliki fakta yang tidak dapat kita ketahui tidak apa-apa," kata Cooper. (dsh)

Baca juga:

Jerman Buat Kampanye 'Temukan Beethoven' Guna Tingkatkan Wisatawan

#Sains #Musik Klasik #Musik
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Lifestyle
Timurnesia, Genre Baru Musik Indonesia Timur Resmi Digaungkan Pemerintah
Kementerian Kebudayaan memperkenalkan Timurnesia sebagai genre musik baru Indonesia Timur untuk memperkuat identitas, ekosistem, dan pengakuan nasional.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 37 menit lalu
Timurnesia, Genre Baru Musik Indonesia Timur Resmi Digaungkan Pemerintah
ShowBiz
Album 'Awal Masa' Jadi Ruang Paling Personal Raissa Faranda lewat Proyek GUNGS
GUNGS, proyek solo Raissa Faranda, merilis album debut 'Awal Masa' yang mengeksplorasi trauma, ingatan, dan ketakutan akan kehilangan makna hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Album 'Awal Masa' Jadi Ruang Paling Personal Raissa Faranda lewat Proyek GUNGS
Indonesia
Single 'Nol' Jadi Cara Monkey To Millionaire Lepas Energi Kolektif
Monkey To Millionaire merilis single 'Nol' sebagai penanda konsistensi mereka setelah lebih dari dua dekade berkarya dan empat album yang telah dilepas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Single 'Nol' Jadi Cara Monkey To Millionaire Lepas Energi Kolektif
ShowBiz
Kolaborasi Global PREP dan Sunset Rollercoaster Hadirkan Single 'Do What You Gotta'
PREP berkolaborasi dengan Sunset Rollercoaster dalam lagu 'Do What You Gotta'. Lagu bernuansa hangat ini bercerita tentang lembaran baru dan pencarian cinta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Kolaborasi Global PREP dan Sunset Rollercoaster Hadirkan Single 'Do What You Gotta'
ShowBiz
Fresly Nikijuluw Rilis 'Manyasal Pakai Hati', Lagu tentang Penyesalan dalam Cinta
Penyanyi Fresly Nikijuluw merilis single terbaru berjudul 'Manyasal Pakai Hati'. Lagu ini mengangkat kisah penyesalan dan ketulusan dalam percintaan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Fresly Nikijuluw Rilis 'Manyasal Pakai Hati', Lagu tentang Penyesalan dalam Cinta
ShowBiz
Palm Trees Rilis 'Gojod Bae', Lagu Kritik Sosial yang Ajak Generasi Muda untuk Bergerak
Band alternatif reggae Palm Trees merilis single terbaru 'Gojod Bae' bersama Tebsky. Suarakan kritik sosial generasi muda yang terjebak zona nyaman
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Palm Trees Rilis 'Gojod Bae', Lagu Kritik Sosial yang Ajak Generasi Muda untuk Bergerak
Fun
Lirik Lagu “Rindu” Karya Terbaru Angel Pieter Ajak Hati Berdamai
Angel Pieter kembali menghadirkan karya musik terbarunya berjudul “Rindu”.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Lirik Lagu “Rindu” Karya Terbaru Angel Pieter Ajak Hati Berdamai
ShowBiz
Konser Comeback BTS di Gwanghwamun Tayang Live Streaming di Netflix pada 21 Maret, Hadiah Lebaran buat ARMY Nih
Konser di Gwanghwamun akan disiarkan langsung di Netflix ke lebih dari 190 negara di seluruh dunia.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
  Konser Comeback BTS di Gwanghwamun Tayang Live Streaming di Netflix pada 21 Maret, Hadiah Lebaran buat ARMY Nih
Indonesia
Lirik Lagu 'Tanyaku' dari Sevels
Band yang bermula dari kewajiban sekolah, saat ini tumbuh menjadi semangat bermusik yang tidak bisa dihentikan.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Lirik Lagu 'Tanyaku' dari Sevels
ShowBiz
SANTASANTAP Rilis EP 'RUN', Catatan Refleksi Diri dalam Balutan Reggae Soul
Unit reggae soul SANTASANTAP merilis EP kedua 'RUN' berisi refleksi ego dan kegelisahan, dengan single utama 'Ego Jatuh Berserakan'.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
SANTASANTAP Rilis EP 'RUN', Catatan Refleksi Diri dalam Balutan Reggae Soul
Bagikan