Diundangnya Kelompok Hindu Sayap Kanan India, R20 Akui Tengah Cari Solusi Damai

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 29 September 2022
Diundangnya Kelompok Hindu Sayap Kanan India, R20 Akui Tengah Cari Solusi Damai

Jubir R20 Najib Azca. (Foto: Dok Humas R20)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Forum Agama G20 (R20) akan mengundang Rashtriya Swayamsevak Sangh (RSS), sebuah organisasi kelompok nasionalis radikal Hindu sayap kanan India.

RSS sudah mengonfirmasi akan hadir pada perhelatan R20 yang akan diselenggarakan di Nusa Dua, Bali pada 2-3 November 2022.

Juru Bicara R20 Muhammad Najib Azca menjelaskan bahwa undangan untuk kelompok ini setidaknya dilatari karena tiga alasan utama.

Baca Juga:

Transformasi dan Peranan BUMN Jadi Bahasan Sebelum KTT G20

Pertama, R20 merupakan agenda yang menempel pada forum G20.

Karena itu, peserta yang diundang sebagian besar mewakili negara-negara yang termasuk dalam Forum G20. India merupakan salah satu peserta G20.

“Representasi tokoh-tokoh agama anggota G20 akan diundang. Kami mengikuti pola dan pakem G20,” ujarnya kepada Merahputih.com, Kamis (29/9).

Meskipun demikian, adapula peserta R20 yang bukan representasi dari anggota G20.

Najib mencontohkan kehadiran tokoh agama dari Vatikan yang bukan merupakan anggota G20.

Begitu pula tokoh agama dari Uni Emirat Arab. Walaupun bukan anggota G20, tokoh dari kedua negara ini sangat penting.

Kedua, perwakilan RSS diundang karena organisasi itulah yang direkomendasikan oleh pemerintah India.

Sebab, RSS merupakan akar kekuatan dari Partai Bharatiya Janata (BJP) yang saat ini berkuasa di negara itu.

“Kita berkoordinasi dan mengundang tokoh yang direkomendasikan dari pemerintah India dalam R20. Rekomendasi untuk R20 salah satunya (tokoh) dari RSS,” kata Najib.

Apalagi, Presidensi G20 di tahun 2023 akan dipegang India.

Karenanya, Nahdlatul Ulama (NU) sebagai penyelenggara berkoordinasi dengan pemerintah India dan mendapatkan rekomendasi dari mereka.

“Untuk India, kita mengikuti rekomendasi, (yaitu) dari RSS,” katanya.

Baca Juga:

Sherpa Presidensi G20 Indonesia ke-3 Susun Leader’s Declaration G20

Pada intinya, tokoh yang dipilih tidak memusuhi pemerintah.

Hal ini tidak lain guna menjaga hubungan baik antarnegara, dalam hal ini adalah hubungan Indonesia sebagai tuan rumah dengan negara lainnya.

Ketiga, jika memang RSS dianggap bermasalah karena rekam jejaknya, terutama dalam memperlakukan minoritas, justru R20 merupakan forum yang tepat untuk membicarakan itu.

“Selama ini, (jika) tidak senang dan tidak setuju, hanya koar-koar dari jauh. Forum ini memang mengundang tokoh-tokoh agama untuk membicarakan isu sensitif itu,” kata Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu.

Luka-luka sejarah yang terjadi di masa lalu dibicarakan secara jujur guna membangun rekonsiliasi. R20 memang digelar salah satunya untuk membicarakan hal itu.

“Kita ingin agama menjadi bagian dari solusi dalam peradaban. Selama ini, agama justru jadi masalah seperti di India. Kalau mau mencari solusi, diajak bicara pemimpinnya,” ujar pengajar di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (UGM) itu.

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menyampaikan bahwa pihaknya memang tengah membangun dialog dengan pemerintah India dan RSS.

Dialog ini dibangun guna mendorong proses keterlibatan yang konstruktif dalam mengatasi ancaman terhadap umat Islam dan kaum minoritas di negara tersebut.

"NU meyakini bahwa satu-satunya cara untuk mengatasi kepedihan sejarah yang mengakar dan mempromosikan hidup berdampingan secara damai adalah dengan merangkul semua pihak untuk menolak terlibat dalam sentimen kebencian dan permusuhan," kata Yahya. (Knu)

Baca Juga:

Jelang KTT G20, Booking Tiket Pesawat ke Bali Sulit Didapat

#G20 #KTT G20 #India
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Mendag Gelar Pertemuan dengan India, Penguatan Investasi hingga Peningkatan Akses Pasar
Pertemuan dilaksanakan di sela rangkaian BRICS Trade Ministers' Meeting (TMM) pada 6–7 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Minggu, 09 Agustus 2026
Mendag Gelar Pertemuan dengan India, Penguatan Investasi hingga Peningkatan Akses Pasar
Indonesia
PM Modi Senang Terus Bersama Presiden Prabowo Selama Tiga Hari Kunjungan
Modi menyampaikan penghargaan atas keramahan pemerintah dan masyarakat Indonesia yang menyambut kunjungannya dengan penuh persahabatan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
PM Modi Senang Terus Bersama Presiden Prabowo Selama Tiga Hari Kunjungan
Indonesia
Restorasi Besar Candi Prambanan Rampung 2029, PM Modi : Wisatawan India akan Tertarik Berkunjung
Modi juga bakal kembali ke Indonesia untuk meresmikan restorasi tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Restorasi Besar Candi Prambanan Rampung 2029, PM Modi : Wisatawan India akan Tertarik Berkunjung
Indonesia
Presiden Prabowo Kasih Lampu Hijau India Bangun Kampus Riset Teknologi Terbesar di Indonesia
Dukungan itu sejalan dengan komitmen kedua pemimpin memperkuat kerja sama pendidikan, riset, teknologi, kebudayaan, dan hubungan antarmasyarakat kedua negara.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Presiden Prabowo Kasih Lampu Hijau India Bangun Kampus Riset Teknologi Terbesar di Indonesia
Indonesia
Presiden Prabowo Dorong Sabang–Andaman Jadi Koridor Strategis Baru Indonesia–India
Pengembangan konektivitas tersebut menjadi salah satu poin kerja sama antarmasyarakat (people-to-people) yang dibahas bersama Modi. 

Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Presiden Prabowo Dorong Sabang–Andaman Jadi Koridor Strategis Baru Indonesia–India
Berita Foto
Kunjungan Kenegaraan PM India Narendra Modi ke Parlemen RI Perkuat Hubungan Indonesia–India
Presiden Prabowo Subianto berfoto bersama dengan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 07 Juli 2026
Kunjungan Kenegaraan PM India Narendra Modi ke Parlemen RI Perkuat Hubungan Indonesia–India
Indonesia
PM Modi Paparkan Visi Gangga-Mahakam di Senayan, Era Baru Hubungan Dengan Indonesia
Modi merujuk pada jarak antara Sabang di Aceh dengan Proyek Great Nicobar, yang sedang dikembangkan India untuk mendukung industri maritim dan konektivitasnya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
PM Modi Paparkan Visi Gangga-Mahakam di Senayan, Era Baru Hubungan Dengan Indonesia
Indonesia
Indonesia dan India bakal Kerja Sama Kembangkan Teknologi Nuklir
Kerja sama yang disepakati mencakup bidang politik, penanggulangan terorisme hingga pengembangan teknologi nuklir.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Indonesia dan India bakal Kerja Sama Kembangkan Teknologi Nuklir
Indonesia
Presiden Prabowo Anugerahi PM India Narendra Modi Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia Adipurna
Kunjungan kenegaraan Modi menjadi simbol komitmen kedua negara untuk terus memperkuat persahabatan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Presiden Prabowo Anugerahi PM India Narendra Modi Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia Adipurna
Indonesia
Presiden Prabowo Bertemu PM Modi, Indonesia-India Sepakat Kerja Sama Pendidikan dan Pertahanan hingga Pugar Candi Prambanan
Salah satu dari kesepakatan antara Indonesia dan India yakni melakukan pemugaran atau restorasi dari Candi Prambanan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Presiden Prabowo Bertemu PM Modi, Indonesia-India Sepakat Kerja Sama Pendidikan dan Pertahanan hingga Pugar Candi Prambanan
Bagikan