Dituding Radikal, Prabowo: Itu Fitnah Murahan

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Rabu, 27 Februari 2019
Dituding Radikal, Prabowo: Itu Fitnah Murahan

Prabowo. (Divisi Komunikasi dan Media BPN Prabowo-Sandi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Calon Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Pancasila, dan UUD 1945. Komitmen itu disampaikan Prabowo menjawab tudingan yang menyebut dirinya adalah bagian dari kelompok radikal.

"Saya mantan TNI, sejak umur 18 tahun saya sudah persembahkan jiwa raga saya untuk negara, rela mati bagi NKRI. Saya akan buktikan komitmen saya kepada NKRI, Pancasila, dan UUD 1945," kata Prabowo saat menghadiri deklarasi dukungan GPK Jawa Tengah & Daerah Istimewa Yogyakarta di Gedung Pemuda Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (27/2).

Prabowo menilai, cap radikal yang menempel kepadanya merupakan buntut dari kedekatannya dengan kalangan Islam, para ulama serta kiai. Menurut Ketua Umum Partai Gerindra itu, tudingan radikal adalah fitnah murahan yang sengaja di sebar untuk menurunkan elektabilitasnya di pemilu.

"Kalau ada bom, yang dituding Islam, tapi belum tentu. Islam kita adalah Islam rahmatan lilalamin. Islam yang membawa manfaat bagi seluruh umat dan sekalian alam," kata Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Prabowo lantas bercerita asal-usul kedekatannya dengan para ulama dan kiai. Prabowo mengatakan, kedekatannya dengan kiai terjalin sejak dirinya menjadi prajurit.

"Tentara itu sering dikirim ke daerah operasi, siap mati. Biasanya sebelum berangkat ke daerah operasi, kita soean ke kiai, minta doa," kata mantan Komandan Jenderal Kopassus tersebut.

Karenanya, Prabowo memastikan dirinya akan mengayomi seluruh rakyat Indonesia tak memandang dari agama mana, suku, etnis, seperti telah dimandatkan oleh dan UUD 1945.

"Saat menerima mandat dari rakyat pada 17 April nanti, semua agama, semua suku, etnis, akan kita ayomi. Jadi tidak benar kalau Prabowo dibilang radikal," kata mantan Komandan Jenderal Kopassus tersebut.

Wakafkan Hidup untuk Bangsa

Prabowo saat di mimbar. (Divisi Komunikasi dan Media BPN Prabowo-Sandi)
Prabowo saat di mimbar. (Divisi Komunikasi dan Media BPN Prabowo-Sandi)

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo kembali menegaskan dirinya tiada henti berjuang untuk Indonesia, untuk kesejahteraan rakyat. Sebagai bangsa yang merdeka, dia menyatakan, tidak boleh ada lagi rakyat Indonesia yang kelaparan dan tidak berpendidikan.

"Saya akan wakafkan sisa hidup saya untuk rakyat Indonesia, karena saya berhutang kepada rakyat Indonesia. Saya bisa seperti sekarang ini bukan karena saya hebat, tetapi karena rakyat Indonesia. Saya tidak rela rakyat Indonesia masih sulit makan, sulit mendapat pekerjaan. Saya akan berjuang untuk kesejahteraan rakyat petani, nelayan, guru dan semuanya" tegasnya.

Dengan dukungan dari Gerakan Pemuda Ka'bah, Prabowo mengatakan dirinya merasa lebih muda dan semakin bertambah semangat berjuang bersama rakyat untuk Indonesia yang lebih baik.

"Saya merasa muda lagi melihat semangat saudara-saudara. Terima kasih atas dukungan yang luar biasa dari Gerakan Pemuda Ka'bah Jawa Tengah yang dipimpin Gus Wafi Maimun Zubair," kata Prabowo. (Pon)

Baca Juga: Deklarasi Dukung Prabowo-Sandi, PPP Versi Muktamar Jakarta: Sesuai Aspirasi Akar Rumput

#Prabowo #Pilpres 2019 #Kampanye Hitam
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Bakal Kenalkan Prabowonomics di World Economic Forum
Dalam paparan tersebut, Presiden Prabowo juga akan membahas mengenai capaian-capaian yang telah diraih Pemerintah dalam satu tahun masa pemerintahan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Januari 2026
Presiden Bakal Kenalkan Prabowonomics di World Economic Forum
Indonesia
Presiden Prabowo Bakal Pidato Khusus di World Economic Forum
World Economic Forum merupakan pertemuan tingkat dunia yang rutin digelar tiap tahun sejak 1971 di Davos, Swiss.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Januari 2026
Presiden Prabowo Bakal Pidato Khusus di World Economic Forum
Indonesia
Prabowo Janji Bangun 10 Kampus Baru Gunakan Bahasa Inggris Jadi Pengantar
Kerja sama pendidikan dengan kampus terkemuka di Inggris ini, kata Teddy, diharapkan dapat meningkatkan peringkat universitas Indonesia di dunia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Januari 2026
Prabowo Janji Bangun 10 Kampus Baru Gunakan Bahasa Inggris Jadi Pengantar
Indonesia
Kerja Sama Maritim Indonesia - Inggris Bakal Serap 600 Ribu Pekerja
Inggris menyepakati pembuatan kapal tangkap ikan untuk nelayan sebanyak 1.582 unit.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Januari 2026
Kerja Sama Maritim Indonesia - Inggris Bakal Serap 600 Ribu Pekerja
Indonesia
Ditemani Jajaran Konglomerat Indonesia, Presiden Prabowo Bertemu Pengusaha Inggris
Sesi working lunch itu berlangsung selama lebih dari sejam. Seluruh pertemuan dan pembicaraan di dalam ruangan berlangsung tertutup untuk wartawan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
Ditemani Jajaran Konglomerat Indonesia, Presiden Prabowo Bertemu Pengusaha Inggris
Indonesia
Prabowo Senang Dialog Pendidikan Dengan Russell Group Yang Menaungi 24 Universitas Riset Produktif
Selain menyoroti kerja sama pendidikan, Prabowo juga menilai sejumlah pertemuan di bidang ekonomi berlangsung positif.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
Prabowo Senang Dialog Pendidikan Dengan Russell Group Yang Menaungi 24 Universitas Riset Produktif
Dunia
Agenda Prabowo Dalam Lawatan ke Inggris dan Swiss
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memberikan pidato kunci (keynote speech) dalam acara World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, pada Kamis, 22 Januari 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
Agenda Prabowo Dalam Lawatan ke Inggris dan Swiss
Indonesia
Baru 1,1 Juta Mahasiswa Dapat Beasiswa, Presiden Prabowo Ingin Diperbanyak
Persoalan mengenai biaya kuliah dan beasiswa itu menjadi topik yang turut dibahas dalam pertemuan antara Presiden Prabowo dengan 1.200 guru besar
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Januari 2026
Baru 1,1 Juta Mahasiswa Dapat Beasiswa, Presiden Prabowo Ingin Diperbanyak
Indonesia
Prabowo Tambah Anggaran Riset Rp 4 Triliun, Ini Peruntukannya
Brian juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo mengarahkan agar riset perguruan tinggi selaras dengan agenda pembangunan industri nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Januari 2026
Prabowo Tambah Anggaran Riset Rp 4 Triliun, Ini Peruntukannya
Indonesia
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Azis optimis Indonesia mampu tumbuh menjadi negara besar dan bermartabat selama pemerintah konsisten menjaga keadilan dan rakyat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Januari 2026
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Bagikan