Ditolak Pendukung Jokowi-Amin di Bali, Sandi Ucapkan Terima Kasih
Sandi saat kunjungan ke Bali. (Twitter/@sandiuno)
MerahPutih.com - Cawapres RI Sandiaga Salahuddin Uno meminta para pendukungnya di Pulau Dewata supaya tetap adem ayem pascakejadian sambutan spanduk bertuliskan "Bali Basis 01 Jokowi-Amin".
"Kita jangan gampang terpecah-belah, kita jangan gampang terintimidasi atau terprovokasi," kata Sandiaga Uno di sela-sela menghadiri acara Teras Dialog di YYDiaz Sinergi Center, Denpasar, Sabtu (23/2) malam seperti dilansir Antara.
Menurut Cawapres yang berpasangan dengan Prabowo Subianto itu, Bali sebagai gerbang pariwisata dan ikon internasional harus dijaga kondisinya agar tetap sejuk dan mengutamakan perdamaian.
"Saya tadi pagi buka kaca, saya lambaikan salam dan di beberapa titik, ada di Klungkung, Gianyar, di Karangasem juga disambut seperti itu," katanya.
Meski begitu, Sandi tetap menghadapinya dengan santai. Karena ia paham betul bahwa kejadian itu merupakan bagian dari demokrasi.
"Itu bagian dari demokrasi yang tidak boleh kita 'baperin', nyantai aja. Bahwa mereka adalah saudara-saudara kita, mereka menginginkan pesta demokrasi yang sejuk," ungkapnya.
Sandi pun berpesan kepada para pendukungnya di Bali supaya tidak melakukan tindakan yang sama jika Pasangan Calon Presiden RI Jokowi-Ma'ruf Amin ke Pulau Dewata.
"Karena mungkin kita bermaksud untuk menyambut juga, tetapi bisa dianggap provokasi atau intimidasi," ujarnya.
Ia meminta para pendukung agar tidak memasang-masang spanduk balasan.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta mengharapkan agar energi yang ada sebaiknya diarahkan untuk hal-hal yang positif karena masih banyak permasalahan yang dihadapi rakyat yang membutuhkan solusi.
"Kita tidak boleh bikin suasana panas," kata Sandiaga.
Ia tidak menginginkan adanya aksi tandingan karena dikhawatirkan justru dapat memicu terjadinya gesekan di tengah kondisi Bali yang membutuhkan suasana tetap kondusif.
"Saya sebagai seorang mantan entreprenur terbiasa menghadapi jatuh bangun, saya selalu berprasangka baik kepada Tuhan Yang Mahakuasa. Apa yang datang pada saya, saya rasakan sebagai penyemangat saya. Itu menjadi karunia yang Tuhan berikan karena tidak mungkin orang capek-capek berdiri di pinggir jalan teriak-teriak seperti itu kalau tidak ingin menyambut kita," katanya.
Oleh karena itu, menurut Sandiaga, sebaiknya para pendukungnya berterima kasih saja dan menganggap tindakan pemasangan spanduk sebagai letupan cinta dan sayang.
Sebagai informasi, sebelumnya kedatangan Cawapres Sandiaga Uno ke Bali, Sabtu (23/2), mendapat penyambutan sejumlah orang yang membawa spanduk "Bali Basis 01 Jokowi-Amin".
"Penyambutan" itu dimulai sejak rombongan Sandiaga keluar dari Bandara I Gusti Ngurah Rai. Massa membentangkan spanduk sambil mengacungkan satu jari atau jempolnya sambil meneriakkan: "Jokowi... Jokowi...."
Dalam perjalanan dari Kabupaten Gianyar menuju lokasi kunjungan lainnya, massa yang membawa spanduk serupa berdiri di tepi jalan sambil bersorak menyebut nama Jokowi-Ma'ruf Amin.
Di Klungkung, ada juga spanduk-spanduk bertuliskan "Tak Akan Pilih#Sandiwara, Pilih Jokowi Saja". (*)
Baca Juga: Jagad, Relawan Gatot Nurmantyo Alihkan Dukungan Total untuk Prabowo-Sandi
Bagikan
Berita Terkait
Dukungan Projo ke Prabowo Dinilai Langkah Terhormat Dalam Politik Kebangsaan
Temui Jokowi di Solo, Sandiaga Ngaku Konsultasi agar PPP Masuk Parlemen
Ridwan Kamil Bertemu Sandiaga Uno di Masa Tenang Pilkada Jakarta
Akhiri Tugas sebagai Menteri, Sandiaga Uno Berpeluang Jadi Sekjen UNWTO
Jumlah Penonton MotoGP Indonesia di Mandalika Ditarget Tembus 120 Ribu
Reza Arap Ikhlas bila Kemenparekraf enggak Jadi Reimburse
Ancaman Megathrust, Sandiaga Uno Serukan Kewaspadaan Wisata Pesisir
Ancaman Gempa Megathrust, Sandiaga Uno: Tetap Berwisata dengan Kewaspadaan
Sandiga Uno Segera Tentukan Sikap di Pilkada Jabar
Paket Wisata 3B Kemenparekraf Incar Kunjungan 24 Ribu Wisatawan