Jagad, Relawan Gatot Nurmantyo Alihkan Dukungan Total untuk Prabowo-Sandi

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Sabtu, 23 Februari 2019
Jagad, Relawan Gatot Nurmantyo Alihkan Dukungan Total untuk Prabowo-Sandi

Jaringan Nasional Garda Depan (Jagad) relawan Gatot Nurmantyo For NKRI mendukung capres-cawapres nomor 02. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Jaringan Nasional Garda Depan (Jagad) relawan Gatot Nurmantyo For NKRI resmi menyatakan dukungan politik pada capres-cawapres nomor 02, Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019. Deklarasi digelar di Lor In Hotel, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah, Sabtu (23/2).

Deklarasi dilakukan secara simbolis dengan menyerahkan hasil rapat koordinasi nasional (Rakornas) Jagad, serta memakaikan baju warna biru bertuliskan Prabowo-Sandi di dada oleh Ketua Badan Nasional (BPN) Djoko Santoso pada Ketua Presidium Jagad, Agus Yusuf.

Jaringan Nasional Garda Depan (Jagad) relawan Gatot Nurmantyo For NKRI mendukung capres-cawapres nomor 02. (MP/Ismail)
Jaringan Nasional Garda Depan (Jagad) relawan Gatot Nurmantyo For NKRI mendukung capres-cawapres nomor 02. (MP/Ismail)

"Kita sebagai relawannya Gatot Nurmantyo mengalihkan dukungan pada Prabowo-Sandi. Dukungan ini sesuai hasil rakornas Jagad yang dihadiri perwakilan 34 provinsi se-Indonesia," ujar Ketua Presidium Jagad, Agus Yusuf kepada MerahPutih.com.

Ia menjeskan, alasan Jagad memilih Prabowo-Sandi karena ingin perubahan sesuai keinginan Gatot saat didukung Jagad maju sebagai capres. Namun, sampai batas waktu pendaftaran capres di KPU ditutup, tidak ada yang mengusung Gatot sebagai capres.

"Kita total mendukung Prabowo-Sandi. Terkait arah dukungan ke nomor 02 sudah disampaikan Jagad ke Gatot" katanya.

Yusuf menegaskan, tidak ada arahan khusus dari Gatot untuk memerintahkan mendukung Prabowo-Sandi. Gatot memberikan kebebasan pada relawan untuk menentukan sikap politik masing-masing.

"Kita langsung menggelar rakornas Jagad. Hasilnya mengarahkan dukungan pada Prabowo-Sandi," katanya.

Ketua BPN Prabowo Sandi, Djoko Santoso, mengapresiasi dukungan Jagad ke Prabowo-Sandi. Ia berpesan pada relawan agar bersatu memenangkan Prabowo-Sandi pada 17 April mendatang.

"Kita ini sedang berperang meraih kemerdekaan kedua. Harus kita rebut kemenangan itu. Kalau tidak negeri ini bakal semakin gelap," kata Djoko.

Diketahui, Jagad mengaku sebagai pihak yang bertanggungjawab atas pemasangan spanduk dengan foto Gatot di saat peresmian kantor pusat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi di Kelurahan Sumber, Kecamatan Bajarsari, Solo Jawa Tengah Jumat (10/1).

Pemasangan spanduk itu mendapatkan protes keraa Gatot dan meminta agar spabduk diturunkan. (Ism)

Baca Juga: Menyimak Sumpah Prabowo saat Hadiri Silaturahim Akbar di Medan

#Prabowo #Pro Prabowo #Prabowo-Sandiaga #Pilpres 2019
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Sebut Pakar Pesan Pemimpin Tidak Boleh Joget, Rakyat Kita Suka Joget
“Saya sudah dipesan saya tidak boleh joget. Jadi, pakar-pakar itu, mereka merasa tidak pantas pemimpin Indonesia joget. Gimana? Rakyat kita suka joget kok,” kata Prabowo
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 19 September 2026
Prabowo Sebut Pakar Pesan Pemimpin Tidak Boleh Joget, Rakyat Kita Suka Joget
Indonesia
PAN Tegaskan Bakal Terus Bersama Prabowo Subianto
Zulhas mengatakan kebersamaan tersebut bukan semata-mata didasarkan pada kalkulasi politik atau keinginan untuk berada dalam pemerintahan,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
PAN Tegaskan Bakal Terus Bersama Prabowo Subianto
Indonesia
Dipuji Prabowo Sebagai Gubernur Terbaik Walau Beda Partai, Pramono: Biar Publik Menilai
Pengakuan itu harus menjadi motivasi bagi partai politik lainnya untuk melahirkan kader yang bisa bekerja untuk rakyatnya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Dipuji Prabowo Sebagai Gubernur Terbaik Walau Beda Partai, Pramono: Biar Publik Menilai
Indonesia
Prabowo Janji Beri Sanksi Tambahan ke Perusahaan Penyebab Karhutla
Presiden juga memerintahkan pimpinan-pimpinan daerah segera mencabut peraturan daerah yang membuka ruang adanya pembakaran hutan dan lahan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Prabowo Janji Beri Sanksi Tambahan ke Perusahaan Penyebab Karhutla
Indonesia
Presiden Prabowo Spill akan Ada Investasi Besar Masuk ke Indonesia
Aktivitas investasi tetap berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Presiden Prabowo Spill akan Ada Investasi Besar Masuk ke Indonesia
Indonesia
Persiden Prabowo Tegaskan Hubungan Personal tak Ganggu Penegakan Hukum, Sebut tak Punya Kawan
Kepentingan negara harus ditempatkan di atas hubungan pribadi maupun kepentingan kelompok.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Persiden Prabowo Tegaskan Hubungan Personal tak Ganggu Penegakan Hukum, Sebut tak Punya Kawan
Indonesia
Presiden Prabowo Ungkap 3 Masalah Bangsa yang Harus Segera Dibereskan: Pangan, BBM, Kemiskinan
Kebutuhan pangan dan energi menjadi prioritas utama pemerintah karena berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Presiden Prabowo Ungkap 3 Masalah Bangsa yang Harus Segera Dibereskan: Pangan, BBM, Kemiskinan
Indonesia
Dana Desa Sudah Mengalir, Tapi Jembatan tak Terbangun, Presiden Prabowo: Ke Mana Uang Itu?
Prabowo mempertanyakan mengapa kebutuhan dasar masyarakat masih belum seluruhnya terpenuhi meski pemerintah telah mengalokasikan anggaran ke daerah dan desa
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Dana Desa Sudah Mengalir, Tapi Jembatan tak Terbangun, Presiden Prabowo: Ke Mana Uang Itu?
Indonesia
Alasan Prabowo Tambah Batalion TNI di Berbagai Wilayah
Prabowo menegaskan penguatan pertahanan diarahkan untuk membangun sistem pertahanan dan keamanan yang lebih baik.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Alasan Prabowo Tambah Batalion TNI di Berbagai Wilayah
Indonesia
Pengangkatan Guru Kembali ke Pemerintah Pusat, Prabowo Janjikan Rekrut Dari Kampus Terbaik
Penyerahan kewenangan rekrutmen guru kepada pemerintah daerah menghadirkan tantangan tersendiri, terutama dalam menjaga objektivitas dan kualitas tenaga pendidik.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Pengangkatan Guru Kembali ke Pemerintah Pusat, Prabowo Janjikan Rekrut Dari Kampus Terbaik
Bagikan