Ditanya Soal Situs Revolusi Mental Puan Emoh Komentar

Bahaudin MarcopoloBahaudin Marcopolo - Jumat, 28 Agustus 2015
Ditanya Soal Situs Revolusi Mental Puan Emoh Komentar

Menko PMK Puan Maharani saat meresmikan Sail Tomini 2015 di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (28/8) (Antara Foto/Widodo S Jusuf)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani enggan mengomentari website www.revolusimental.go.id yang tidak bisa diakses setelah sehari diluncurkan.

"Tanya saja ke deputi saya," kata Puan saat meresmikan Sail Tomini 2015 di Dermaga JICT II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (28/8).

Diberitakan Merahputih.com sebelumnya Menteri Puan meluncurkan situs www.revolusimental.go.id pada Senin (24/8). Situs tersebut diklaim untuk saling bertukar informasi dan menggalang kerjasama untuk membangun dan membumikan gerakan nasional Revolusi Mental.

Namun sehari usai diluncurkan situs tersebut tidak bisa diakses. Akibat tidak bisa diakses situs tersebut panen kecaman. Bahkan politikus Gerindra menuding situs revolusi mental sebagai situs abal-abal. Pembuatan situs tersebut dikabarkan Rp140 miliar.

Belakangan Sesmenko PMK Sugihartatmo dalam jumpa persnya Kamis (27/8) menjelaskan bahwa pembuatan situs tersebut hanya memakan anggaran Rp200 juta. Anggan pembuatan situs diambil dari alokasi dana yang sudah ada di PMK, sebab alokasi anggaran Rp149 miliar di APBNP untuk PMK belum cair.

Pantauan Merahputih.com hingga Jumat siang (28/8) situs revolusi mental yang diluncurkan Kemenko PMK hingga kini belum bisa diakses. (bhd) 

BACA JUGA: 

Kemenko PMK: Alokasi Anggaran Website Revolusi Mental Maksimal Rp200 Juta 

Anak Buah Prabowo Sebut Website Revolusi Mental Abal-abal 

Netizen Cemooh Website Revolusi Mental Rp140 Miliar 

 

 

 

#Sail Tomini 2015 #Revolusi Mental #Puan Maharani
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Menurutnya, seluruh daerah perlu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama saat curah hujan tinggi.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti wacana pendidikan gratis hingga PTN. Ia meminta untuk dikaji terlebih dahulu.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Berita
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Puan Maharani meminta pemerintah memaksimalkan pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan sekitar Anak Krakatau, Selat Sunda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Indonesia
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
DPR akan memberikan dukungan selama tambahan anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
Indonesia
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Puan mengatakan DPR siap mendukung jika hasil kajian menyimpulkan integrasi kedua lembaga tersebut dapat membuat pemantauan dan mitigasi bencana lebih efektif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Puan Maharani mengingatkan tingginya ancaman gempa di Indonesia dan mendorong pemerintah memperkuat kesiapsiagaan serta penanganan bencana terpadu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Indonesia
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Kabut asap yang ditimbulkan dapat mengganggu kesehatan warga sekaligus menghambat aktivitas pendidikan, transportasi, hingga kegiatan ekonomi.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Indonesia
Asap Karhutla Kalimantan Bisa Sampai Malaysia, Puan Minta Kemlu Segera Berkoordinasi
Puan Maharani meminta Kemlu berkoordinasi dengan Malaysia terkait dampak asap karhutla di Kalimantan yang dapat dirasakan hingga negara tetangga.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
Asap Karhutla Kalimantan Bisa Sampai Malaysia, Puan Minta Kemlu Segera Berkoordinasi
Bagikan