Disuruh Hasto, Megawati Mejeng Saat Pembukaan Sekolah Partai

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 10 September 2021
Disuruh Hasto, Megawati Mejeng Saat Pembukaan Sekolah Partai

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat pembukaan Sekolah Partai, Jumat (10/9). Foto: Istimewa

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengatakan kondisi pandemi COVID-19 takkan menghentikan partainya melaksanakan pendidikan kader demi menghadirkan calon pemimpin yang berkemampuan dan memiliki 'roso'.

Megawati mengatakan itu saat hadir secara virtual dari kediamannya di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/9), membuka Sekolah Partai pendidikan untuk Kader Madya DPP PDIP. Kegiatan itu dilaksanakan di gedung Sekolah Partai PDIP di Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Baca Juga

Saat Bahas Pandemi dan Vaksinasi, Megawati Minta Jokowi Tegar Hadapi COVID-19

Megawati awalnya menyebut dirinya harus 'mejeng' sesuai permintaan sang sekretaris jenderal Hasto Kristiyanto di acara pembukaan itu. Sebab, isu dan hoaks beredar kencang di dua hingga tiga hari terakhir bahwa Megawati sedang kritis serta dirawat di RSPP Jakarta.

"Alhamdulillah saudara-saudara sekalian, anak-anakku, dan termasuk rekan-rekan pers yang juga banyak menanyakan kondisi saya beberapa hari lalu, makanya saya disuruh mejeng, ya beginilah saya. Masih tetap aktif," kata Megawati.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat pembukaan Sekolah Partai, Jumat (10/9). Foto: Istimewa

Namun, yang membuatnya lebih bahagia adalah karena pendidikan ini akhirnya dilaksanakan usai peresmian Gedung Sekolah Partai pada 23 Agustus lalu.

"Sehingga tentu seperti biasanya kita langsung bergerak cepat meskipun dalam suasana pandemi. Insya Allah kami dapat melakukannya dengan melakukan kaderisasi nasional, sekarang tingkat madya," kata Megawati.

Dengan proses pendidikan ini, partai ingin secara terus menerus menggembleng anggota serta seluruh stakeholder.

"Tentu niat utamanya menjadikan kader-kader yang saya sebut petugas partai, akan menjadi pemimpin bangsa, yang selain berpengetahuan, mumpuni, juga mempunyai dari sisi saya selalu bilang roso, itu punya fighting spirit, tidak gampang menyerah. Tadi Pak Hasto sampaikan, semangat seperti api tak kunjung padam, terus menyala," urai Megawati.

Tujuan akhirnya adalah memastikan republik Indonesia berdiri tegak, dan membantu rakyat di semua lini. Megawati meyakini bahwa jika PDIP selalu konsisten, rakyat akan bereaksi dengan makin mencintai partai berlambang banteng itu.

"Dengan mengucapkan bismillahirrohmanirrohim, maka dengan ini saya buka dengan resmi kaderisasi nasional Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tingkat madya," ujar Megawati. (Pon)

Baca Juga

Hasto Tegaskan Megawati dalam Kondisi Sehat

#PDIP #Megawati Soekarnoputri #Hasto Kristiyanto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Presiden Prabowo Bertemu Megawati Bahas Politik, Said Abdullah: Murni Silaturahmi
Pertemuan kedua tokoh tersebut berlangsung dalam suasana duka setelah wafatnya Guruh Soekarnoputera, adik Megawati.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Bertemu Megawati Bahas Politik, Said Abdullah: Murni Silaturahmi
Indonesia
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra
Kabar duka menyelimuti Tanah Air atas meninggalnya Guruh Soekarnoputra. Simak momen haru saat Megawati hadir langsung ke TPU Karet Bivak dan kenangan terakhir sang maestro seni.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Dari AS hingga Asia, Forum CALD Soroti Gelombang Populisme dan Kemunduran Demokrasi
Demokrasi menghadapi tantangan serius ketika kekuasaan politik dan ekonomi semakin terkonsentrasi, kepercayaan publik terhadap institusi melemah, ketimpangan membesar, serta populisme mendapatkan ruang untuk berkembang.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Dari AS hingga Asia, Forum CALD Soroti Gelombang Populisme dan Kemunduran Demokrasi
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Bagikan