Dispertan KPP Solo Terjunkan 60 Orang Personel Pantau Hewan Kurban

Mula AkmalMula Akmal - Selasa, 05 Juli 2022
Dispertan KPP Solo Terjunkan 60 Orang Personel Pantau Hewan Kurban

Petugas Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Peternakan (Dispertan KPP) Solo memeriksa kesehatan hewan kurban, Senin (4/7). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Peternakan (Dispertan KPP) Solo menerjunkan sebanyak 60 personel untuk memantau kondisi hewan kurban, baik yang diperjualbelikan maupun yang akan dipotong menjelang Hari Raya Idul Adha.

Sekretaris Dispertan KPP Kota Solo, Evy Nurwulandari mengatakan, munculnya kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) jadi perhatian Pemkot Solo. Atas dasar itu, pihaknya menerjunkan petugas kesehatan hewan di lima kecamatan untuk memantau hewan.

Baca Juga:

Dana Desa Bisa Digunakan untuk Atasi Wabah PMK

"Kita cek kesehatan hewan-hewan kurban di tempat penjualan, penampungan maupun di masjid ataupun lokasi penyembelihan hewan," ujar Evy, Senin (4/7).

Dikatakannya, pemeriksaan hewan tidak hanya pada saat penampungan saja, tetapi juga saat pembagian daging. Pihaknya juga memberikan sosialisasi pada petugas penyembelihan hewan kurban terkait ciri-ciri penyakit PMK.

"Termasuk syarat-syarat hewan ternak yang diperbolehkan untuk dijadikan hewan kurban sesuai dengan fatwa MUI, kita beri tahu," katanya.

Ia mengatakan untuk lokasi penyembelihan harus ada tempat untuk merebus sehingga nanti untuk kepala ekor kaki dan jeroan harus direbus selama 30 menit. Kemudian bagi hewan gejala PMK yang berat dalam hal ini dianggap sudah tidak layak.

Baca Juga:

DPD RI Minta Pemerintah Gerak Cepat Tangani Wabah PMK Jelang Idul Adha

"Sedangkan untuk vaksin PMK, tidak menjadi syarat wajib bagi hewan ternak bisa menjadi hewan kurban," katanya.

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan di tempat penjualan hewan ternak di Mojosongo yang dilakukan Dispertan KPP, tidak ditemukan hewan yang sakit.

“Pemeriksaan kita selalu memberikan surat hasil pemeriksaan hewan baik di tempat penjualan maupun di tempat pemotongan. Di Mojosongo ini alhamdulillah semuanya sehat,” kata Evy.

Salah satu pengelola penjualan ternak di Mojosongo, Kiswanto mengatakan, pihaknya menyediakan 170-an ekor sapi dan 600-an ekor kambing untuk Idul Adha tahun ini.

“Rata-rata harga sapi mulai Rp 19,6 juta hingga Rp 24 juta dan untuk kambing Rp 2,1 juta sampai Rp 4,5 juta. Kalau Idul Adha seperti ini harganya memang naik 20 persen dibandingkan hari biasanya,” pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Anies Pastikan Hewan Kurban Pasokan dari Luar Jakarta Aman dari PMK

#Hewan Kurban #Idul Adha
Bagikan
Ditulis Oleh

Mula Akmal

Jurnalis dan profesional komunikasi dengan pengalaman memimpin redaksi, menggarap strategi konten, dan menjembatani informasi publik lintas sektor. Bagi saya, setiap berita adalah peluang untuk menghadirkan akurasi, relevansi, dan dampak nyata bagi pembaca.

Berita Terkait

Indonesia
Kemenag Catat Perputaran Uang lewat Hewan Kurban Idul Adha 1447 H Tembus Rp 18 Triliun
Selain berdampak sosial, pelaksanaan kurban tahun ini juga memiliki nilai ekonomi yang sangat besar.
Dwi Astarini - Jumat, 05 Juni 2026
Kemenag Catat Perputaran Uang lewat Hewan Kurban Idul Adha 1447 H Tembus Rp 18 Triliun
Indonesia
Bapanas Klaim Harga Pangan Terkendali Lewati Badai Geopolitik dan Idul Adha
Bapanas menegaskan harga pangan nasional tetap terkendali usai Idul Adha 2026 meski ada gejolak geopolitik.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Bapanas Klaim Harga Pangan Terkendali Lewati Badai Geopolitik dan Idul Adha
Indonesia
Liburan Idul Adha Berujung Maut, 1 Keluarga Ditemukan Tewas Dalam Tenda Kemping
Satu keluarga ditemukan tewas di dalam tenda saat berkemah di Temanggung, Jawa Tengah. Polisi menduga keracunan makanan, autopsi dan pemeriksaan forensik masih berlangsung.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Liburan Idul Adha Berujung Maut, 1 Keluarga Ditemukan Tewas Dalam Tenda Kemping
Indonesia
PDIP Kritik Pengadaan 1.098 Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: jangan Jadi Branding Politik
Publik berhak mempertanyakan transparansi dan pengawasan penggunaan APBN.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
PDIP Kritik Pengadaan 1.098 Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: jangan Jadi Branding Politik
Indonesia
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Sementara itu, Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menegaskan program bantuan sapi kurban Presiden memiliki dasar hukum dan mekanisme resmi dalam sistem keuangan negara.
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Indonesia
Ketua Komisi III DPR Anggap Prabowo Tak Langgar Aturan dan Hukum Gunakan APBN untuk Bantuan Sapi Kurban
Habiburokhman mengatakan bantuan hewan kurban tersebut justru merupakan bentuk kehadiran negara untuk membantu masyarakat, pondok pesantren, masjid, tokoh agama, dan kelompok masyarakat lain
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Ketua Komisi III DPR Anggap Prabowo Tak Langgar Aturan dan Hukum Gunakan APBN untuk Bantuan Sapi Kurban
Indonesia
Presiden Prabowo Salurkan Seribu Lebih Ekor Sapi pada Momen Idul Adha, Selaras dengan Semangat Kurban
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar buka suara soal Presiden Prabowo Subianto yang menyalurkan lebih dari seribu hewan kurban
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Presiden Prabowo Salurkan Seribu Lebih Ekor Sapi pada Momen Idul Adha, Selaras dengan Semangat Kurban
Indonesia
Menteri Agama: Daging Kurban Bukan Cuma Buat Muslim, Tapi untuk Semua Orang Kelaparan
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan distribusi daging kurban Idul Adha tidak hanya untuk umat Islam, tetapi juga untuk semua warga tanpa memandang agama.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Menteri Agama: Daging Kurban Bukan Cuma Buat Muslim, Tapi untuk Semua Orang Kelaparan
Indonesia
78 Hewan Kurban Masjid Istiqlal Baru Disembelih Hari Ini, Termasuk 2 Sapi Jumbo dari Prabowo dan Gibran
Panitia diminta memastikan darah hasil penyembelihan tidak mencemari sungai sekitar Masjid Istiqlal.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
78 Hewan Kurban Masjid Istiqlal Baru Disembelih Hari Ini, Termasuk 2 Sapi Jumbo dari Prabowo dan Gibran
Tradisi
Tradisi Grebeg Besar Idul Adha: Gunungan di Masjid Agung Solo Raib dalam Hitungan Menit
Gunungan jaler melambangkan peran laki-laki sebagai pencari nafkah, sedangkan gunungan estri melambangkan perempuan yang mengelola hasil nafkah untuk kebutuhan keluarga.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Tradisi Grebeg Besar Idul Adha: Gunungan di Masjid Agung Solo Raib dalam Hitungan Menit
Bagikan