Disebut Perampok, Warga Bugis Malaysia Geruduk Rumah Mahathir Mohamad

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 18 Oktober 2017
Disebut Perampok, Warga Bugis Malaysia Geruduk Rumah Mahathir Mohamad

Mahathir Mohamad (Foto: Screenshot BBC)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad digeruduk lebih dari 200 anggota Persatuan Perpaduan Rumpun Bugis Melayu Malaysia (PRBM). Para warga Bugis Melayu melakukan unjuk rasa memprotes pidato Mahathir Mohamad terkait suku Bugis.

Wakil Presiden PRBM Tasman Matto, dalam pernyataannya ke media mengatakan pidato Mahathir Mohamad yang menyebut Bugis sebagai lanun, menyakitkan hati dan menyedihkan bagi seluruh masyarakat Bugis di Malaysia yang berjumlah sekitar satu juta orang. Para warga Bugis Melayu berunjuk rasa di rumah Mahathir Mohamad, Putrajaya, Rabu malam.

Tasman sebagaimana dilansir Antara, Rabu (18/10) mengatakan unjuk rasa mewakili masyarakat Bugis dari sejumlah negara bagian tersebut untuk membuat bantahan dan menuntut supaya Mahathir Mohamad menarik kembali pernyataannya.

Dalam acara yang digelar oleh Himpunan Rakyat Sayangi Malaysia pada Sabtu, 14 Oktober 2017 malam Mahathir Mohamad di Putrajaya menyebutkan keturunan Bugis sebagai orang lanun atau perampok.

Pernyataan tersebut diungkapkan Mahathir yang juga mantan orang kuat Malaysia itu untuk menyinggung lawan politiknya Perdana Menteri Datuk Seri Najib Tun Razak.

"Mungkin kerana (karena) dia berasal dari lanun Bugis. Entah macam mana dia sesat sampai ke Malaysia. Pergi baliklah ke Bugis," kata Mahathir Mohamad.

Tasman mengatakan sebagai negarawan dan bekas pemimpin negara beliau tidak sepatutnya mengeluarkan pernyataan demikian.

"Soal ras jangan kita bangkitkan kalau mau Malaysia terus maju, keamanan perlu kita jaga. Soal politik itu adalah ideologi masing-masing, tidak perlu kita campur adukkan. Jangan khianati keamanan ini," katanya pula.

Dia mengatakan pernyataan tersebut tidak hanya menyinggung masyarakat Bugis di negara ini, tetapi juga negara lain seperti di Indonesia.

Sebelumnya, Persatuan Bugis Johor juga membuat laporan ke polisi supaya mengambil tindakan terhadap ucapan Tun Dr Mahathir Mohamad yang dinilai menghina dan rasis.

Ketua Persatuan Bugis Johor, Datuk Awang Mohamad, mengatakan penyebutan Bugis itu lanun melukai masyarakat Bugis di Malaysia dan Nusantara.(*)

#Perdana Menteri Malaysia Najib Razak #Suku Bugis #Malaysia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Aktivis Malaysia Demo di KBRI Tuntut Pemerintah Indonesia Atasi Kebakaran Hutan
Mereka menuntut pemerintah Indonesia menyelesaikan permasalahan kabut asap lintas batas akibat kebakaran hutan dan lahan.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Aktivis Malaysia Demo di KBRI Tuntut Pemerintah Indonesia Atasi Kebakaran Hutan
Indonesia
Asap Karhutla Kalimantan Bisa Sampai Malaysia, Puan Minta Kemlu Segera Berkoordinasi
Puan Maharani meminta Kemlu berkoordinasi dengan Malaysia terkait dampak asap karhutla di Kalimantan yang dapat dirasakan hingga negara tetangga.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
Asap Karhutla Kalimantan Bisa Sampai Malaysia, Puan Minta Kemlu Segera Berkoordinasi
Indonesia
RI Buka Ruang Udara Kalimantan, Malaysia Susun Strategi Serangan Gabungan Modifikasi Cuaca Karhutla
Indonesia resmi membuka ruang udara Kalimantan untuk pesawat Malaysia dalam operasi modifikasi cuaca.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
RI Buka Ruang Udara Kalimantan, Malaysia Susun Strategi Serangan Gabungan Modifikasi Cuaca Karhutla
Indonesia
2 Pesawat Maritim Malaysia Bantu Pemadaman Karhutla Sumatra, Isi Ulang 6.000 Liter Air Hanya 12 Detik
Dua pesawat Bombardier CL-415MP milik APMM Malaysia membantu pemadaman karhutla di Sumatra. Kapasitas angkut 6.000 liter air, isi ulang hanya 12 detik, siklus penerbangan 7 menit.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
2 Pesawat Maritim Malaysia Bantu Pemadaman Karhutla Sumatra, Isi Ulang 6.000 Liter Air Hanya 12 Detik
Indonesia
Brunei Darussalam dan Malaysia Kompak Gunakan Mekanisme ASEAN Tanggapi Kabut Asap Karhutla Indonesia
Malaysia melalui Kementerian Sumber Daya Alam dan Keberlanjutan Lingkungan (NRES) juga akan mengirimkan surat resmi kepada Sekretariat ASEAN dalam waktu dekat.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Brunei Darussalam dan Malaysia Kompak Gunakan Mekanisme ASEAN Tanggapi Kabut Asap Karhutla Indonesia
Indonesia
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Meluas, 108 Sekolah di Sarawak Malaysia Ditutup
Penutupan dilakukan untuk melindungi siswa dari paparan kabut asap yang diduga berasal dari kebakaran hutan di Indonesia.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Meluas, 108 Sekolah di Sarawak Malaysia Ditutup
Indonesia
Kopilot Bawa Narkoba ke Indonesia, Pemerintah Malaysia Bakal Tempatkan Polisi di Bandara KLIA
Malaysia mempertimbangkan penugasan anggota kepolisian di dalam Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) untuk mencegah hal serupa terjadi
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 Agustus 2026
Kopilot Bawa Narkoba ke Indonesia, Pemerintah Malaysia Bakal Tempatkan Polisi di Bandara KLIA
Indonesia
Kopilot Malaysia Airlines Bawa Narkoba ke Indonesia, DPR Minta Jalur Kru Pesawat Diperketat
Kasus tersebut harus menjadi evaluasi agar pengawasan terhadap jalur kru penerbangan semakin diperketat.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopilot Malaysia Airlines Bawa Narkoba ke Indonesia, DPR Minta Jalur Kru Pesawat Diperketat
Indonesia
Pilot Malaysia Diduga 3 Kali Bawa Narkotika ke Indonesia, Terima Bayaran Rp 219 Juta
Bareskrim Polri mengungkap pilot Malaysia Mohd Saufi bin Othman diduga tiga kali membawa narkotika ke Indonesia. Tersangka mengaku menerima bayaran Rp 219,4 juta.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
Pilot Malaysia Diduga 3 Kali Bawa Narkotika ke Indonesia, Terima Bayaran Rp 219 Juta
Indonesia
Pilot Malaysia Positif Narkoba saat Terbangkan Pesawat ke RI, Diduga sudah Berkali-Kali Selundupkan Sabu dan Ekstasi
Hasil pemeriksaan menunjukkan MS positif mengonsumsi MDMA, metamfetamin, dan kokain.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
Pilot Malaysia Positif Narkoba saat Terbangkan Pesawat ke RI, Diduga sudah Berkali-Kali Selundupkan Sabu dan Ekstasi
Bagikan