Direktur FBI Kemungkinan Resign Setelah Trump Ngantor di Gedung Putih

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Kamis, 12 Desember 2024
Direktur FBI Kemungkinan Resign Setelah Trump Ngantor di Gedung Putih

Presiden AS Terpilih Donald Trump (Foto: Partai Republik AS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Direktur FBI Chris Wray akan mengundurkan diri pada akhir pemerintahan Biden, kata lembaga itu pada hari Rabu pekan ini. Ia juga yakin akan dipaksa keluar oleh Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump setelah menjabat sebagai presiden.

Trump, yang awalnya mencalonkan Wray setelah memecat direktur FBI sebelumnya, pernah mengumumkan akan mencalonkan Kash Patel untuk jabatan tersebut, meskipun Wray masih memiliki sisa tiga tahun dari masa jabatan 10 tahunnya, demikian diberitakan CNN, Kamis (12/12).

Patel telah bertemu dengan para senator untuk membangun dukungan bagi pemungutan suara konfirmasi tahun depan.

Wray telah bergumul dengan keputusan apakah akan mengundurkan diri atau tidak mengingat keinginan Trump untuk menggantikannya, kata beberapa sumber, dan ingin memfasilitasi transisi yang tertib.

Baca juga:

FBI Peringatkan Pengguna iPhone dan Android Tak Saling Kirim SMS, Ada Apa?

Namun, beberapa orang di FBI khawatir kepergiannya akan menormalkan kecenderungan Trump untuk mengganti direktur FBI yang tidak disukainya, karena posisi tersebut seharusnya berada di antara pemerintahan dan terlindungi dari politik.

Wray mengambil alih pimpinan lembaga tersebut setelah Trump memecat Direktur James Comey menyusul penyelidikan yang dilakukannya terkait campur tangan Rusia dalam pemilihan umum 2016. Wray menjabat setelah Comey, yang tim FBI-nya juga menyelidiki penggunaan server email pribadi Hillary Clinton, meninggalkan biro tersebut pada bulan Mei 2017.

Sebagai direktur baru, Wray dipandang oleh banyak anggota parlemen sebagai pilihan yang solid untuk menstabilkan keadaan sulit, tetapi ia akhirnya mengalami nasib yang sama seperti pendahulunya. Ini bertepatan setelah ia juga mengawasi tim FBI yang menyelidiki Trump.

Minggu ini, Trump mengatakan di acara “Meet the Press” di NBC, bahwa dia tidak “senang” dengan Wray. "Dia menyerbu rumah saya," kata Trump saat itu. (ikh)

#Donald Trump
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Dunia
Israel Belum Siap Serangan Balasan, Trump Batalkan Serangan ke Iran
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menyatakan keprihatinan mendalam mengenai potensi dampak terhadap stabilitas regional.
Alwan Ridha Ramdani - 2 jam, 36 menit lalu
Israel Belum Siap Serangan Balasan, Trump Batalkan Serangan ke Iran
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Presiden AS, Donald Trump, dikabarkan akan menangkap Presiden RI, Prabowo Subianto, jika melakukan kerusakan alam hingga terjadi bencana.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Dunia
Obsesi Donald Trump Caplok Greenland Bakal Jadi Lonceng Kematian NATO
Denmark memperingatkan obsesi Presiden Donald Trump mencaplok Greenland akan menjadi lonceng kematian bagi aliansi militer Atlantik Utara atau NATO.
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Obsesi Donald Trump Caplok Greenland Bakal Jadi Lonceng Kematian NATO
Dunia
Trump Kritik Pasukan Khusus Denmark Cupu, Gagal Lindungi Greenland dari Rusia-China
Presiden AS Donald Trump menegaskan Denmark tidak dapat diandalkan untuk melindungi Greenland dari potensi ancaman Rusia maupun China.
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Trump Kritik Pasukan Khusus Denmark Cupu, Gagal Lindungi Greenland dari Rusia-China
Indonesia
Trump Kembali Ancam Iran, Siap Ambil Tindakan Keras
Iran menekankan bahwa intervensi Amerika Serikat itu secara khusus melanggar prinsip kedaulatan nasional, nonintervensi dalam urusan internal negara, dan larangan ancaman atau penggunaan kekerasan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Trump Kembali Ancam Iran, Siap Ambil Tindakan Keras
Indonesia
Bahas Tarif Trump dan Impor Energi, Menko Airlangga Datangi KPK
Trump meminta Indonesia memberikan akses pada sumber daya alam, mineral serta meminta Indonesia membeli minyak dari Amerika.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Bahas Tarif Trump dan Impor Energi, Menko Airlangga Datangi KPK
Dunia
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran
Presiden AS Donald Trump mengumumkan kebijakan baru berupa tarif sebesar 25 persen terhadap semua negara yang masih menjalin perdagangan dengan Iran.
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran
Dunia
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Tangkapan layar di Truth Social yang dibuat seperti biografi Wikipedia, mengklaim Trump sebagai presiden sementara Venezuela mulai Januari 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Dunia
Iran Membara, Trump Masih 'Keep Calm' Belum Kirim Pasukan ke Teheran
Kekacauan di Iran sendiri dipicu oleh ambruknya nilai tukar Rial yang menyebabkan inflasi hebat
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Iran Membara, Trump Masih 'Keep Calm' Belum Kirim Pasukan ke Teheran
Dunia
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Keputusan ini menandai sikap tidak setuju atas ambisi Trump yang kian meluas di belahan Barat.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Bagikan